Facebook: The Real Social Networking Site


Tags: ,

Pernah mendengar nama Facebook? Kalau belum mengenal Facebook (selanjutnya disebut FB), anda tentu mengenal yang namanya Friendster (FS). Yap, FB memiliki fungsionalitas yang hampir sama dengan FS, yaitu social networking site atau situs jejaring sosial. Situs seperti inilah yang kini banyak membuat orang-orang tergila-gila dan addicted atau kecanduan. Bahkan tidak jarang bagi beberapa orang, dunia internet identik hanya untuk membuka situs seperti ini.

FS telah menjadi salah satu situs social networking yang paling besar, khususnya di Indonesia. FS menyediakan banyak fitur standar yang dimiliki oleh situs social networking pada umumnya, seperti menambah daftar teman, saling mengirim pesan atau message, mengirim foto, membuat pengumuman, membuat komunitas atau group, dan saling bercerita dan berpendapat melalui testimonial kepada teman anda. Dengan ramainya jumlah orang yang ada di FS maka ga jarang orang-orang yang belum memiliki account di FS dianggap belum gaul. Yah, maka dari itu ga jarang ada orang yang mendaftar di FS hanya karena dipaksa oleh temannya sehingga ia mengikuti hal ini hanya untuk meredam “serangan ajakan” dari temannya itu. Setelah hal ini berlalu, account pun ditinggalkan dan tak pernah lagi diurusi.

Saya sendiri udah mengikuti FS sejak lebih dari 2 tahun lalu. Beberapa bulan belakangan, saya cenderung mengurangi aktifitas saya di FS. Salah satu alasannya adalah banyak bugs yang benar-benar mengganggu. Salah dalam menerjemahkan (parsing) tulisan menjadi HTML menjadi salah satu hal yang cukup membuat frustasi. Masalah dalam cookie juga sering menyerang sehingga halaman home sering harus direload berulang-ulang yang tentu saja menghabiskan waktu dan bandwidth. Ada pula masalah dalam serangan bot dan spam yang umumnya menyerang group dengan membuat link ke website-website yang “ga beres”.

Dua minggu belakangan, saya menemukan Facebook yang lebih menarik daripada FS. Hampir semua fungsionalitas di FS terdapat di FB, hanya saja dengan nama yang sedikit berbeda karena masalah hak cipta dan paten. Salah satunya adalah Testimonial menjadi The Wall. FB dikembangkan dengan cukup profesional dan rapi dibanding FS. Jumlah iklan yang terdapat di FB juga jauh lebih sedikit. Pengaturan privacy yang ada cenderung terlihat powerfull sehingga tidak jarang hal ini bisa membuat bingung pengguna baru. Akan tetapi bila cukup menguasai fitur ini, tentu ruang privacy anda juga cukup aman.

Satu hal yang membuat FB jauh meninggalkan FS adalah banyaknya application yang dapat ditambahkan di profile dan account FB. Application yang disediakan mulai dari games, utilities sampai tambahan untuk membuat profile lebih “bermakna” menjadikan FB cukup mudah membuat addict penggunanya (bahkan saya sendiri sudah cukup addict dengan FB :p ). Pengguna dapat menambah aplikasi (fluff)Friend untuk memelihara binatang di profile-nya, aplikasi SuperPokey untuk berinteraksi dengan user lain melalui tindakan yang aneh-aneh, mengirim hadiah ke profile user lain dengan aplikasi MyGifts dan sebagainya. Aplikasi-aplikasi yang tersedia pun tidak hanya dibuat oleh pihak FB. Pengguna FB yang lain juga dapat membuat aplikasi sendiri yang nantinya dapat digunakan oleh para user FB. Aplikasi-aplikasi inilah yang menghidupkan jiwa “social networking” pada FB.

Belakangan ini cukup banyak teman-teman saya yang mendaftar di FB dan masih cukup banyak yang akan bergabung di FB. Hanya saja beberapa di antaranya masih terlalu FS-ish atau masih terpengaruh pada budaya di FS yang beberapa diantaranya bisa dilihat di bawah. Selain itu saya juga akan menulis akibatnya bila budaya tersebut masih dibawa ke FB. ;)

  1. Masih banyak user yang mencari teman dengan memposting, “add saya di email xxxx@example.com ya!”. Ini salah satu ciri orang yang masih FS banget. :D Hahaha… Satu hal yang penting di sini adalah masalah privacy yang saya tulis di atas. Dengan menjadi friend, umumnya user dapat melihat informasi kontak seperti nomor telepon, alamat rumah dan yang lainnya. Maka bila anda menerima semua orang yang melakukan request menjadi friend anda, maka tentu orang itu bisa saja memanfaatkan informasi kontak anda untuk hal-hal yang ga berkenan seperti spamming.
  2. Masih banyak user yang asal “add as friend” pada setiap kontak yang dilihatnya. Resiko yang timbul sama dengan resiko pada poin pertama yaitu masalah privacy.

Sebenarnya bukan masalah besar bila anda melakukan kedua hal di atas karena setiap user memiliki hak untuk mengelola dan memberitahukan hal-hal privat kepada pengguna lain melalui profilenya. Walau demikian harap dipertimbangkan masalah yang mungkin timbul akibat perbuatan anda terhadap profile anda sendiri. :)

Berikut ini adalah beberapa tips yang bisa digunakan ketika menggunakan FB.

  1. Letakkan hanya applications yang benar-benar anda gunakan di profile. Bila anda meletakkan semua application anda dalam profile, bukan hanya akan memberatkan dan membuat lama page loading profile anda sendiri, akan tetapi juga membuat tampilan profile anda terlihat berantakan. Bila anda jarang menggunakan applications tersebut, hapus atau cukup sembunyikan dari halaman profile. Bila applications disembunyikan dari profile, anda sendiri tetap dapat mengakses applications sendiri dari sidebar yang terdapat di sebelah kiri atas.
  2. Jangan serta-merta menerima ajakan untuk menambah application ke profile anda. Permasalahannya sama dengan poin pertama.
  3. Atur privacy untuk contact information anda menjadi setingkat friend saja, dan tentunya hanya menerima friend requests dari yang benar-benar anda kenal saja.

Bila anda benar-benar penasaran dengan kemampuan FB, silahkan anda coba sendiri di http://www.facebook.com dan daftarlah.

Selamat mencoba dan ber-Facebook ria. ^^

6 Responses to “Facebook: The Real Social Networking Site”

  1. a2121 Says:

    HYAH, dia promosi lg di sini.. :))

  2. Gue Says:

    masih betah di FS tuh,

    thanks yah..

  3. Digimaster Etersoul Says:

    Ow, oke. Selamat ber-FS ria… :D Wakakakakak…

  4. dominikus Says:

    ths banget infonya, sangat bermanfaat. Silakan kunjungi blog aku ya. :p

  5. Indy Says:

    Tanya dong!

    Belakangan gue suka sama FB karena temen gue pernah nunjuki FBnya ke gue, dan applikasinya banyaak banget dan bagus akhirnya gue juga bikin tapi gue ga tau caranya nambah aplikasi bisa tolong ga ajarin cara nambah aplikasi di FB gue mau nambahin applikasi kaya nickname, gift atau lainnya yang seru…

    Makasiiiiiiiiiiiiiiiih banget!! :heart: :heart: :heart:

  6. ching Says:

    @ Indy:
    cara yang paling gampang yah mintalah teman anda untuk menginvite app yang anda inginkan, tapi belakangan anda akan merasakan sedikit yah katakanlah kesal karena invitation dari beberapa app itu tetap datang walaupun anda telah meng-add nya di account FB anda…
    bikin penuh di bagian request aja..

    cara lain yah anda bisa mencari application yang anda inginkan dengan menggunakan fasilitas search yang telah disediakan oleh FB sendiri..

    cuma sekadar mengingatkan, pertamanya sih emang enak nge-add macem-macem app tapi lama2 bikin penuh juga tuh… yg ada bingung sendiri.. soalnya yg sering digunakan yah paling-paling itu-itu aja :|

    selamat ber-FB ria ;)

Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

:alien: :angel: :angry: :-l :blink: :blush: :cheerful: :cool: :cry: :devil: :dizzy: :ermm: :face: :getlost: :D :happy: :heart: :kissing: :lol: :ninja: :pinch: :| :( :shocked: :sick: :sideways: :silly: :sleeping: :) :p :unsure: :w00t: :wassat: :whistle: ;) :x :bat: :beer: :cake: :camera: :cat: :clock: :cocktail: :cup: :dog: :email: :film: :kiss: :lightbulb: :note: :phone: :present: :rose: :star: :tup: :tdown: :wiltedrose: :unlove: