IE8? Will it change the way web-developers build up their web?
Berita mengenai pengembangan Internet Explorer 8 oleh Microsoft sudah lama tercium. Akan tetapi beberapa hari belakangan, tepatnya tanggal 12 Desember 2007, muncul lagi berita yang mengejutkan yaitu IE8 berhasil melakukan rendering test Acid2 tanpa cacat. Sebagai catatan saja, Acid2 yang merupakan sebuah test yang dibuat untuk menguji apakah suatu web dapat melakukan rendering halaman web site dengan benar sesuai dengan standar. Bila sebuah web-browser mampu menampilkan dengan tepat, maka akan tercipta gambar smiley. Acid2 ini sendiri tidak bisa dianggap sebagai standar, melainkan hanya sebagai test. Sebagai catatan, Firefox 1 dan 2 serta IE7 dan 6 tidak dapat merender Acid2 dengan sempurna.
Test ini sendiri tidak akan memberi dampak yang terlalu besar bagi pengguna biasa atau sekadar visitor dari suatu website. Pengunjung web umumnya tidak akan melihat perubahan berarti dari penampilan webpage karena para developer web justru sudah membuat beberapa trik khusus agar web tersebut bisa ditampilkan tanpa cacat walau di IE sekalipun. Adapun pengguna biasa mendapat keuntungan dari fitur-fitur tambahan lain yang tidak berhubungan dengan test ini.
Hal ini justru cukup menggembirakan bagi beberapa web developer, termasuk saya. Walau demikian, apakah hal ini benar-benar membuat saya bahagia? Tentu saja tidak. Kenyataannya jauh dari harapan yang diberi dari IE8 tersebut.
Walau Firefox 2 tidak berhasil melewati test ini, akan tetapi Firefox 3 (yang pada saat itu masih berstatus Alpha) sudah mampu menampilkan test ini dengan sempurna di pertengahan tahun 2006. Berarti secara kotor bisa dikatakan bahwa IE8 tertinggal 1,5 tahun dalam hal ini dari Firefox 3 yang akan menggunakan mesin Gecko 1.9. Sedangkan browser seperti Opera dan Safari sudah sejak lama berhasil melewati test ini dalam rilis resminya. Info lengkap mengenai Acid2 bisa dibaca di Wikipedia.
Satu hal yang pasti, migrasi ke IE8 tidak akan mudah. Terbukti sejak dirilisnya IE7 tahun lalu, saat ini IE6 masih mendominasi pasar web-browser. IE6 yang memiliki kekurangan dalam menampilkan gambar PNG sampai saat ini masih menjadi kendala utama bagi web developer untuk membuat situs web dengan efek transparansi dan gambar yang tranpsaran. Tidak lupa juga kelemahan dalam CSS-nya yang tidak luput membuat web developer menjadi stres. Apalagi terdapat kemungkinan IE8 hanya dirilis untuk Windows Vista, yang berarti pengguna XP masih akan banyak menggunakan IE6 dan 7.
Bila Acid2 digunakan untuk mengetes kemampuan CSS 2, maka CSS 3 yang akan menjadi standar berikutnya mungkin belum akan didukung dengan baik. Untuk melakukan pengetesan CSS 3, dapat dilakukan di www.css3.info.
Mari kita tunggu saja berita baik lagi dari pengembang IE8 dan juga pengembang web browser lainnya.





