Be my Valentine
Valentine, Valentine… Hari itu datang lagi akhirnya…
Hari di mana banyak orang yang membagi coklat ke teman-teman, dan beberapa di antaranya membagi dengan khusus ke orang yang “dicintai” atau “disayangi”.
Hari di mana bunga mawar berwarna-warni diberikan dari seorang lelaki atau perempuan kepada kekasihnya.
Hari di mana warna pink menjadi warna dunia dalam satu hari dan gambar hati ada di setiap sudut kota.
Hari di mana dunia bergembira akan kehadirannya.
Hari di mana akan banyak terucap kalimat “would you be my Valentine?”
Di kala dunia sedang diliputi rasa gembira, tapi kok saya merasa biasa aja. Malah merasa agak… hampa…
Hhhh… Saya sendiri dari dulu sebenarnya ga terlalu merayakan hari Valentine. Kalaupun ada yang ngasih cokelat juga dari teman aja, err, belum ada dari orang yang spesial. Itupun hanya pas jaman masih SMA, dan ga berlanjut lagi setelah kuliah.
Yah, tapi bagaimanapun hari ini tetap harus dirayakan dengan gembira.
(Ga! hari ini harus diboikot… Hiehehehehe…) Yaks, ada pergulatan dalam pikiran. Huiiiii… Lupakan… lupakan…
Uhh, mau ngasi sesuatu ke dia. Ato ucapin sesuatu paling ga. Hmm, SMS aja deh… Hahaha… (You’ll always be my valentine.)
At last, Happy Valentine Day to all…






Latest Comments