Sound of Blackbox
Satu tahun yang lalu, tepatnya pada tanggal 1 Januari 2007, aku dalam perjalanan pulang dari Bangka ke Jakarta setelah liburan yang aku habiskan selama 2 minggu di sana. Saat itu aku benar-benar menikmati perjalanan udara dengan menggunakan pesawat terbang karena memang terakhir kali naik pesawat terbang sebelum waktu itu adalah ketika SMP atau malah SD. Yah, kalau dipikir-pikir harga tiket pesawat memang mahal dibanding dengan transportasi laut.
Sesampainya di rumah, yang aku dengar pertama kali adalah berita jatuhnya pesawat Adam Air. Hingga kini diberitakan black box pesawat naas itu berhasil diangkat dari daerah sekitar Majene setelah berbulan-bulan tidak dapat diangkat karena kedalaman laut tempat pesawat itu jatuh termasuk kedalaman yang amat dalam.
Pesawat diperkirakan mengalaman disfungsi dalam peralatan yang mengatur keseimbangan dan posisi pesawat sehingga pesawat miring sampai lebih dari 100º ke arah kanan dan kecepatannya pun lebih cepat dari kecepatan normal yang pada akhirnya jatuh ke laut dalam.
Belakangan sangat gencar diberitakan mengenai keberadaan rekaman suara cockpit dari pesawat naas itu pada saat-saat terakhir sebelum pesawat itu jatuh. Pertama kali aku mendengar soal rekaman ini adalah dari guruku yang ada di sekolah pada hari Sabtu kemarin dan aku memang belum sempat mendengarnya. Aku juga tidak terlalu penasaran dengan suara yang ada.
Eh, malah pada Minggu pagi, suara itu sudah menjadi menghebohkan dan diberitakan di televisi. Aku pun mendengarkan suara itu dengan seksama di televisi dan suara itu benar-benar menyayat hati. Tak bisa dibayangkan bila kita sedang berada di dalam pesawat itu dan bertindak sebagai pilot yang ada di sana melihat pesawat yang kita terbangkan jatuh ke laut terbuka dalam posisi yang setengah terbalik. Aaaaaaaaa!!! >_<
Bagaimanapun rekaman itu memang terdengar sangat menakutkan, walau itu juga menjadi momok yang menakutkan bagi KNKT alias Komisi Nasional Keselamatan Transportasi karena pada dasarnya rekaman pada blackbox atau kotak hitam tidak boleh sampai beredar luas di masyarakat dan hanya boleh dipergunakan untuk penyelidikan. Beredarnya rekaman suara yang mirip dengan suara yang ada pada blackbox bisa mencoreng nama baik Indonesia, bukan karena suara yang menakutkan itu ataupun bagaimana pembicaraan pilot dan co-pilot dalam pesawat itu, tetapi lebih karena tidak bisa menjaga isi dari blackbox sesuai dengan peraturan internasional yang ada.
Rasanya memang bukan sesuatu yang etis untuk memperdengarkan suara itu kepada publik, mengingat hal ini juga akan membuat keluarga korban terluka karena sampai saat ini, tidak ada satupun korban jiwa yang bisa diangkat dari kedalaman laut tempat pesawat itu jatuh. Dan mungkin akan menambah rasa takut masyarakat pada pengguna penerbangan di negeri ini. Yah, pada akhirnya rekaman itu memang hanya berdampak buruk dan tidak memiliki dampak baik.





