UTS ke-5
Kurang dari 24 jam, mahasiswa Binus akan merayakan suatu hal yang menegangkan. Sebuah peristiwa yang terjadi hanya sekali seumur hidup. Sebuah peristiwa yang disebut UTS Ke-5. Bagi yang belum tahu apa itu UTS, UTS adalah Ujian Tengah Semester.
Aneh dan aneh. UTS ini tampaknya ga terlalu menegangkan seperti UTS-UTS sebelumnya. Masih teringat waktu semester 1, UTS masih jauh-jauh hari, banyak mahasiswa sudah kalang kabut nyari kisi-kisi ke sana kemari. Buku-buku yang belum sempat dibeli sebelumnya langsung dibeli semua. Tukang fotocopy penuh, bahkan bundel soal-soal ujian dari tahun-tahun sebelumnya laku keras.
Semester 2, keadaan yang ada ga terlalu berubah. Masih banyak yang mencari buku sampai membeli bundel soal ujian tahun sebelumnya. Semester 3 dan 4, rasanya sudah mulai agak reda ditandai dengan kepanikan yang datang dalam waktu yang tidak terlalu lama sebelum ujian seperti semester 1 dan 2. Hanya saja mencari bahan-bahan seperti fotocopy dan hunting kisi-kisi dar kelas lain masih banyak terjadi dan lumrah (dan rasanya masih akan terjadi sampai semester-semester yang akan datang).
Ketika semester 5 datang, rasanya kepanikan berganti dengan kepasrahan. Sejauh pengamatan, banyak yang masih online di YM, padahal dulu kalau sudah hari-hari seperti ini banyak yang ga online karena “sibuk dan serius belajar”. @_@ Ternyata sudah banyak yang berubah selama 2 tahun belakangan. Mungkin karena proses adaptasi itu sendiri sudah berjalan selama 2 tahun sehingga mahasiswa-mahasiswa nya juga sudah terbiasa dengan keadaan UTS dan UAS. Apalagi pada semester 5 ini sudah terpisah oleh peminatan dan terdapat mata kuliah peminatan yang berbeda antara satu kelas dengan kelas lainnya sehingga mau minta kisi-kisi dari kelas lain juga agak sulit untuk mata kuliah ini.
Anyway, bagi para Binusian, selamat menempuh UTS ke-5 ini. Good luck.




