Piracy is “Pembajakan”
Entah sudah berapa lama entry ini bertahan di bagian draft karena dulu memang aku ingin menulis soal ini: “Pembajakan”. Yah sebuah hal yang sudah menjadi lumrah di negeri tercinta ini. Mulai dari software, film, lagu, buku, sampai produk semua dapat dibajak dengan mudah dan diproduksi secara massal seakan-akan undang-undang mengenai hak cipta dan kekayaan intelektual hanya sebagai penghias hukum saja.
Kali ini aku ga mau membicarakan soal pembajakan yang “umum”, melainkan pembajakan yang cukup khusus yaitu pembajakan tulisan. Dan subjek nya siapa lagi kalau bukan blog ini (dan juga blog-blog lain pada umumnya).
Beberapa bulan yang lalu aku sempat membaca di detikinet.com mengenai pembajakan isi blog (maaf, udah ga ketemu linknya lengkapnya). Di sana ada seorang blogger mengatakan harusnya orang yang isi blog-nya dibajak bangga karena isi dari blog-nya dapat dikenal lebih luas lagi karena “upaya” si pembajak blog tersebut, bukannya malah marah-marah. Oke, untuk beberapa poin memang aku setuju dengan pernyataan ini. Konten blog Anda akan semakin dikenal dan tentu Anda tidak akan sakit hati kalau konten itu tidak diklaim sebagai milik sang pembajak. Kalau memang tidak diklaim dan sang “pembajak” juga sudah memberi linkback atau trackback ke konten blog yang asli, itu bukan disebut pembajakan lagi karena itu semua sudah sesuai prosedur yaitu memberikan link kepada sang penulis asli untuk memberi “credit” kepada sang penulis yang asli.
Lalu bagaimana kalau konten yang Anda buat di copy-paste semuanya, atau sebagian dengan sedikit editan hanya untuk diklaim bahwa tulisan itu merupakan tulisan dia? Ah, sakit hati lah sang korban aku rasa.
Jadi tolonglah bagi blogger yang ingin “mengcopy” sebuah konten yang ada di blog orang lain, minta ijin kepada sang blogger atau paling tidak sertakan link balik kepada artikel atau konten dari sang blogger yang asli. Paling tidak itu menandai bahwa Anda menghargai hak ciptanya dan tidak mengklaim bahwa isi blognya adalah buatan Anda.
Oh, ada yang nanya pasti kenapa tiba-tiba aku jadi niat nulis seperti ini? Simple, dalam 3 bulan terakhir belakangan lumayan banyak link balik ke blog ini yang aku temukan di dashboard blog-ku, plugins Blog Stats, AWStats (dari CPanel) dan juga Google Analytics. Setelah ditelusuri, tampaknya blog yang aku buka memang hasil copy paste dari blogku, terutama artikel-artikel yang berhubungan dengan PHP dan beberapa “isu penting”. Dan tampaknya link yang aku dapatkan di blog nya pun bukan suatu link yang memang mengarah kepada “niat baik” melainkan hanya “lupa hapus” saja.
Satu contoh saja yaitu konten yang terdapat di suatu blog yang nun jauh di sana (kalau dilihat linknya tampak tulisan aneh-aneh, itu bukan link dengan maksud tersembunyi koq, hanya saja “ga enak” kalau nge-link langsung dan ngasih “point” buat si empunya blog). Bisa dilihat bahwa isi dari blog ini meninggalkan link pada bagian “tags” dan juga gambar smiley yang merupakan hotlink ke blog ini.
Believe it or not. Isinya mirip dengan entry blog mengenai Canon, oh, Canon yang pernah aku buat, hanya saja berbeda di satu baris terakhir saja.
Yah sudahlah, mau gimana lagi. Internet adalah dunia yang bebas, yang membatasi hanya etika dan niat penggunanya saja (dan juga tidak lupa bandwidth yang disediakan dari providernya). Tidak ada aturan baku juga di dunia virtual ini. Tapi semoga saja akan lebih banyak orang-orang yang “ngebajak” isi suatu blog dengan cara yang lebih terhormat dan etis.






February 3rd, 2009 at 21:45
wew baru aja tadi siang ikut seminar tentang plagiarism.
Memang dasar wil, masih banyak orang yang bermental buruk dan rendah, dan bermuka beton, berhati batu di negri atau kalau gak mo dibilang begitu yah akan g persempit menjadi di situs-situs blog; gak hanya di Indonesia sih tapi di banyak negara
, karena gak pernah disosialisasikan tentang plagiarism atau cara menghargai kerja keras orang lain kali yah.
Semestinya kalau yang tau diri tuh harusnya ,menyertakan bukti cited, atau link asal blog yang asli, selayaknya daftar pustaka.
)
Seseorang baru boleh tidak menyertakan bukti atau quotation bila memang merupakan suatu perihal yang benar-benar merupakan pengetahuan umum, bukan atas statement, pengalaman, dan penelitian orang lain (baru dapet pencerahan tadi siang,hehehe
Coba aja lu sindir-sindir dikit di blog tuh orang yang ada isi yang berasal dari blog lu wil, sapa tau bisa merasa paling gak merasa berdosa, kalo m yasi ada hati.

tapi paling gak berusaha supaya jangan ampe merugikan orang lain
Maap jadi rada emosi
Anyway kita hanya bisa berharap orang yang benar-benar bekerja keras atas kejujuran diri mendapat pahala yang lebih besar, dan yang berbuat curang mendapat cobaan sampai dia bertobat.
Huahuahua, jadi sok suci gini gua
Gua juga gak bener-bener paham sih tentang plagiarism