WordPress 2.8 dan Masalah Timeout dengan Auto-Update
Yay, akhirnya setelah WordPress versi 2.8 resmi diluncurkan 2 hari yang lalu, blog ini terupdate juga dengan versi teranyar. Awalnya sih banyak masalah, tapi masalah ini sama seperti yang sebelum-sebelumnya ketika aku mencoba untuk melakukan auto-update melalui fasilitas baru yang disediakan sejak versi 2.7 yang lalu, yaitu timeout.
Untuk WordPress 2.8 sendiri, ga banyak perubahan sih sejauh yang aku liat dalam beberapa menit ini. Hanya ada tambahan satu submenu yaitu “Add new themes” yang terletak di bawah menu Appearance. Selain itu interface untuk widgets juga agak berubah dengan dipisahkannya widgets yang sudah dipakai dan juga widgets yang belum terpakai. Dan masih di menu Appearance, untuk Editor themes juga sudah tersedia fungsi syntax highlighting yang bisa mempermudah dalam mengedit source code untuk themes. Hanya itu sih untuk sementara yang aku lihat dari WordPress baru ini.
Dan seperti yang aku katakan, aku sedikit mengalami masalah ketika menggunakan fitur auto-update untuk meng-update engine WP 2.8. Ketika menjalankan auto-update, WP tidak berhasil mendownload file WP 2.8 terbaru karena masalah timeout yang hanya disediakan sebanyakan 30 detik saja. Di sana didapatkan hasil bahwa hosting yang aku gunakan hanya berhasil mendownload 1,8 MB file dari wordpress.org, mungkin juga karena speed download hosting yang kurang. Adapun pesan yang muncul di layar adalah:
Download failed.: Operation timed out after 30000 milliseconds with 1840273 bytes received
Dengan inisiatif dan juga rasa kesal karena kemarin juga gagal menggunakan auto-update karena DNS lookup gagal, akhirnya aku mencari dengan Google juga untuk solusinya dan langsung kena sasaran. Dan hasilnya adalah sebuah solusi jitu untuk meningkatkan lama waktu sebelum terjadi timeout di nazham.com (dan memang ini yang aku cari, cara untuk meningkatkan waktu timeout).
Ga terlalu susah sih caranya. Anyway jangan lupa backup dulu file yang disebutkan di sini supaya kalau ada apa-apa, aku ga disalahkan, ups… maksudnya supaya Anda ga pusing sendiri kalau error
- Pertama-tama, download dan buka direktori wp-admin/includes dan cari file files.php yang terdapat di blog Anda, kemudian buka di editor kesayangan Anda.
- Cari baris yang berisi
$response = wp_remote_get($url, array('timeout' => 30));
Oke, di sini mungkin agak susah kalau menelusuri satu per satu, dan setiap versi WP pun mungkin berbeda barisnya. Cara yang paling gampang adalah dengan menggunakan fasilitas search dan mengetikkan “30″ sebagai keywordnya. Yup, cuma tulis angka itu saja soalnya aku udah coba dan memang cuma hanya ada di satu tempat saja kata yang menggunakan keyword itu. - Ubah angka 30 menjadi 60 atau 90 (kalau aku sih menaruh nilai 120 di sana
), sehingga kurang lebih baris itu menjadi:
$response = wp_remote_get($url, array('timeout' => 60)); - Simpan perubahan dan upload lagi ke direktori sebelumnya (bila menggunakan FTP dan membuka langsung dari server, harusnya file otomatis diupload ketika perubahan disimpan).
- Coba gunakan lagi fasilitas auto update dan ucapkan selamat tinggal pada timeout
Jadi kalau Anda menemukan hosting yang Anda gunakan cukup lemot untuk mendownload WP versi terbaru secara otomatis, maka Anda bisa coba menggunakan cara di atas. Bila hosting memerlukan lebih banyak waktu, kita berikan mereka lebih banyak waktu. Hiehehehe…
Oke deh, selamat mencoba dan ber-WordPress ria.






August 5th, 2009 at 16:01
I usually don’t post in Blogs but your blog forced me to, amazing work.. beautiful …