Archive for July 15th, 2009

Kiamat oh kiamat, tahun 2012 kah?

Adalah sebuah event yang paling ga ditunggu-tunggu manusia, atau justru malah ditunggu-tunggu, tergantung persepsi orang terhadap sebuah hal yang dinamakan kiamat. Banyak juga kata lain untuk menggantikan kata “kiamat” ini, mulai dari akhir jaman, akhir semesta, hari terakhir, atau hari-di-mana-tidak-akan-ada-lagi-matematika (yeay!) sampai kepada penggunaan bahasa keren seperti armageddon, end of day dan sebagainya. Banyak juga alasan dan teori-teori mengenai hari yang spesial ini, dan akhirnya banyak juga yang mengupasnya ke dalam berbagai film, mulai dari bencana kosmik dan astronomi seperti Knowing, Armageddon, Deep Impact; atau juga karena bencana alam, seperti gunung berapi raksasa selayaknya letusan Gunung Tambora dan letusan gunung api pembentuk danau Toba; atau malah karena ulah manusia sendiri seperti perang dunia yang menggunakan nuklir atau senjata biologis. Sedangkan satu hal yang semakin sering didengungkan adalah karena global warming dan juga karena kalender orang jaman dulu cuma diproduksi sampai tahun 2012.

Oke, aku di sini bukan orang yang mau menyanggah kiamat semakin dekat dan bakal datang dalam 3 tahun lagi kalau mengikuti ramalan bangsa Maya. Paling ga kiamat di jaman digital udah dilewati ketika melewati batas milenium yang terakhir yaitu Y2K, dan tentu tidak semua menikmati dan merasakan hari kiamat ini, termasuk juga aku. Kemudian para ilmuwan jaman sekarang dengan ilmu eksaknya meyakini bahwa kiamat akan datang lagi nanti tahun 2038, tepatnya tanggal 19 Januari 2038, jam 03:14:07 GMT, dan aku lebih percaya dengan ramalan ini. Yeah, pada saat itu kita semua akan mengucapkan selamat tinggal pada arsitektur 32-bit dan beralih ke dunia baru bernama 64-bit, kecuali ada yang mau kembali lagi ke masa di mana dunia ini terbentuk pada tanggal 1 Januari 1970. :) We call it UNIX epoch, dude.

Kembali ke masalah serius, kiamat, yang sesungguhnya tentunya. Makin dekat ke hari kiamat yang diramal-ramalkan dan banyak dibicarakan oleh orang-orang itu, makin sering pula banyak isu-isu mengerikan. Seperti link YouTube yang diberikan kepada salah seorang temanku yang juga me-request artikel ini juga, seakan-akan banyak teori konspirasi mengenai akhir jaman, seperti seakan-akan ingin dibuat manusia. Di sana dikatakan bahwa pemerintah dunia sudah setuju untuk melakukan pengurangan penduduk secara masal pada beberapa tahun mendatang untuk menyeimbangkan alam dan akhirnya mengontrol aktivitas manusia karena jumlahnya lebih sedikit, yeah, mungkin dengan menanamkan chip setan yang diisu-isukan dulu itu.

Dan tentu pikiran pertama yang datang setelah melihat video itu, “great, another hoax”. Kalau dipikir-pikir seberapa mungkin dan siap pemerintahan negara-negara dunia akan menghadapi milyaran mayat bergelimpangan yang menimbulkan penyakit karena proses biologis dalam pembusukan itu? Lagipula seberapa siap pemerintah negara-negara kehilangan potensi sumber daya manusia, kekuatan negara, kekuatan militer dan politik karena pengurangan penduduk itu? Hey, remember, humans are greedy. Yah, semua manusia itu rakus dan ingin menjadi lebih berkuasa dibandingkan dengan yang lain, termasuk juga pemerintahan negara, apalagi yang dinamakan politik. Memotong jumlah penduduk berarti memotong kekuatan sendiri. Sekarang aja lagi isu-isunya, bahwa para remaja dan anak-anak adalah suplai masa depan sebagai konsumen rokok. Artinya memotong jumlah penduduk berarti mengurangi suplai konsumen di masa yang akan datang, dan kalau ekstrimnya dan hiperbola-nya yang berhubungan dengan pemerintahan adalah mengurangi suplai tentara masa depan.

Dulu aku pernah membaca di Kompas — mungkin sudah 1 tahun lebih, bahwa suplai pangan dunia saat ini sudah tidak seimbang dengan jumlah ledakan penduduknya. Toh akhirnya ketika jumlah penduduk bumi sudah melebihi 8 milyar atau 10 milyar, pertumbuhan penduduk akan berbalik arah menjadi di bawah nol alias negatif dengan sendirinya karena bumi sudah tidak bisa menyuplai makanan dan air bersih kepada penduduk dunia, di mana yang akan terkena dampak paling besar adalah negara-negara miskin, terutama yang berada di daerah sub-sahara Afrika. Hal ini semakin diperparah dengan konversi lahan pertanian untuk konsumsi menjadi lahan pertanian untuk produksi tanaman bahan bakar, seperti penghasil bio-diesel dan bio-etanol. Yak, secara umum memang alam akan menemukan titik keseimbangannya, ketika populasi bertambah banyak, suatu saat populasi akan menurun dengan sendirinya mungkin karena sebuah hal yang disebut sebagai hari kiamat.

Bukan tidak mungkin juga keadaan ini ditambah dengan bumbu-bumbu mistis dan teologis bahwa Tuhan menghukum manusia karena keserakahan manusia sendiri. Hey, lagipula kalau Tuhan ingin menghukum manusia atau menciptakan hari kiamat, apakah kita tahu kalau kapan kiamat itu terjadi? Apakah Tuhan memberi wahyu kepada bangsa Maya dan mengatakan akhir jaman terjadi tahun 2012? Oke, sekarang berpikir rasional, kalau kiamat benar-benar terjadi 3 tahun lagi, lalu apa yang Anda lakukan dalam 3 tahun ini? Pilihannya: memuaskan diri Anda dengan kesenangan duniawi, pergi ke seluruh penjuru dunia untuk berbuat baik dengan harapan masuk surga, lakukan semua hal seperti biasa karena menganggap ini cuma kegilaan yang dibuat oleh orang-orang kuno, atau justru mengharapkan diri Anda keluar dari dunia Matrix secepatnya. There is no spoon? Atau Anda punya pilihan Anda sendiri? :D

Kalau 2012 memang akhir dunia, percayalah, bahwa akhir dunia itu ga sepenuhnya buruk karena dunia baru selalu akan hadir setelah yang lama berakhir, yah semacam daur ulang gitu lah. Mungkin sudah saatnya manusia berubah dan menuju ke arah baik. Ups, aku lupa, ternyata kiamat aja ga cukup membuat manusia bisa berubah jadi baik, apalagi aku menulis pilihan untuk bersenang-senang dengan hal duniawi ketika kiamat sudah mau datang. My bad. Kembali ke realita, memang seperti inilah adanya, ketika kiamat datang, histeria pun mengguncang, terdengar suara-suara lantang, toh masih ada yang hirau kacang. :p

Andaikan kiamat bisa ditawar:

Kenapa sih kiamat cepat banget datang tahun 2012? Ga bisa diundur lagi yah? Yah, 3 tahun aja lah jadi 2015. Eh tunggu, kayanya jangka waktu segitu belum cukup buat jadi orang sukses. Mundur 10 tahun deh jadi 2022, angka bagus tuh buat kiamat banyak 2 nya. Eh, kalau segitu belum tentu blablabla… dengan tawar menawar dan argumen sendiri akhirnya: Kalau gitu sekalian deh tunggu aku tua dan bisa lihat anak cucu, kemudian meninggal dunia dengan tenang, baru kiamat itu terjadi.

Kalau kiamat bisa ditawar, maka pasti dunia ini ga akan kiamat sampai kapan pun. :) Dan ga perlu diusik rasa penasaran nanti tahun 2012 bakal terjadi apa. Asik juga. Keep thinking like that if it can save the humanity. :D

Sudah deh, kembali ke aktivitas seperti biasa. Lagian masih 3 tahun lagi kan baru tahun 2012 nya. Urusan kiamat besar itu urusan belakangan deh, soalnya kiamat-kiamat kecil bisa terjadi di samping Anda-Anda semua kalau Anda ga belajar dengan giat, atau nilai ulangan / ujian Anda ga lewat dari 5, atau ga lulus kuliah, atau dipecat dari kantor karena kerjaan ga beres karena baca blog ini. Huh? Tenang, sekarang harusnya karena baca blog ini justru membuat Anda sadar kalau ada kiamat kecil yang lebih mengerikan daripada kiamat besar tadi. Hehehe. Am I rite? :)