Archive for the ‘The Works’ Category

Secuil Kisah 3 Hari di Semarang (dan Sekitarnya)

Mungkin tidak banyak yang tahu, bahwa pada tanggal 12 April 2010 sampai dengan 14 April 2010 yang lalu aku pergi ke Semarang untuk bekerja. Yap, bekerja. Loh, emangnya aku udah punya pekerjaan yah? Untuk sementara ini statusnya masih kerja sebagai freelancer, choy. Tapi yah akhirnya juga tetap aja namanya bekerja karena aku pergi ke sono memang tujuannya untuk memenuhi tugas pekerjaanku.

Dan aku akui bahwa selama 3 hari 2 malam di Semarang sangat melelahkan karena seperti yang aku tulis di judul entry ini, bahwa aku bukan cuma ke Semarang saja, tapi juga kota-kota di sekitarnya yaitu Pekalongan dan Purwokerto. Perjalanan ini aku tempuh bersama Pak Henry, manajer proyek yang selama ini membimbingku, hanya saja aku harus melakukan perjalanan terpisah dengan Pak Hen yang menuju ke Blora dan Magelang. Dan masing-masing kedua kota itu ditempuh dengan perjalanan darat menggunakan mobil. Berjam-jam duduk di mobil tentu ga menyenangkan.

Oke, kita mulai saja ceritanya.

Hari 1: Tanggal 12 April 2010, Kampus 6 Pekalongan

Hari ini merupakan hari keberangkatanku. Bangun jam setengah 4 pagi, memperbaiki programnya sedikit sebelum mandi, kemudian mandi, siap-siap dan naik ke taksi. Seperti biasa, taksinya sudah datang dari jam 4 pagi, padahal aku pesan untuk jam setengah 5 pagi. Karena masih pagi-pagi buta, lalu lintas pun lancar dan ga sampai 20 menit sudah sampai ke Bandara Soekarno-Hatta Terminal 3. Ga sampai 10 menit kemudian, Pak Henry pun datang, kemudian kami melakukan check-in. Tak ada delay, akhirnya kami pun naik ke pesawat dan berangkat menempuh perjalanan udara selama 45 menit.

Pukul 07.00 kurang, kami tiba di Bandara Ahmad Yani, Semarang. Dan di sana kami dijemput oleh staf Poltekkes yang akan menemani kami ke masing-masing kota. Dari bandara, kami langsung berpisah menuju kota tujuan kami masing-masing. Pak Henry menuju ke Blora yang menghabiskan waktu 4 sampai 5 jam, aku sendiri menuju ke Pekalongan yang menghabiskan waktu 2 jam perjalanan.

Setelah 2 jam perjalanan, akhirnya sampai ke kampus Poltekkes di Pekalongan. Setelah sedikit ramah tamah dengan staf kampus, akhirnya aku pun diajak menuju perpustakaan untuk memasang aplikasi dan mengaturnya agar bisa digunakan. Karena ini merupakan hari pertama, jadinya agak kebingungan juga apa yang musti dilakukan. Apalagi server yang disediakan adalah Windows Server 2008, sedangkan client nya menggunakan Windows 7. Kedua operating system ini merupakan sesuatu yang cukup baru bagiku yang sampai saat ini masih senang berkutat cukup hanya di Windows XP dan Linux saja. Apalagi SQL Server yang digunakan di dalam servernya masih SQL Server 2000. Yah, kalau mau dibilang perbandingannya antara langit dan bumi antara SQL Server 2000 dengan Windows Server 2008.

Setelah utak-atik yang hampir 30 menit masih belum bisa mengkoneksikan client-nya, akhirnya aku mulai membawa training untuk aplikasi online library terlebih dahulu berhubung aplikasi ini merupakan aplikasi web yang dapat diakses dari internet. Training yang dijadwalkan 1 jam akhirnya molor menjadi 2 jam, terutama karena juga merupakan kali pertama aku memberi training di sini, jadinya semua aku jelaskan secara detail bahkan sampai meminta trainee mencoba modulnya satu per satu.

Setelah molor itu, akhirnya aku memasang aplikasinya Sistem Informasi Akademik di komputer server agar bisa dicoba langsung di sana mengingat client-nya masih belum bisa terhubung. Training untuk SIA pun dimulai dan pesertanya cukup banyak karena hampir semua staf di sana diperbolehkan untuk ikut walaupun tidak menggunakan aplikasi ini nantinya. Sama seperti library, training ini memakan waktu 4 jam dari 3 jam yang dijadwalkan karena masih sedikit kagok dengan aplikasinya mengingat aplikasi ini bukan aplikasi yang aku buat sehingga belum terlalu lancar dalam mendemokannya. Akhirnya training selesai pukul 17.00, dan aku melanjutkan kembali pengaturan server-nya. Sempat berkomunikasi dengan Pak Henry yang sedang ada di Blora juga, tetapi ternyata Pak Henry juga mengalami kegagalan di sana.

Di sini muncul diagnosa bahwa kemungkinan SQL Server 2000 sudah tidak compatible lagi dengan Windows Server 2008 di mana mungkin ada beberapa hal yang tidak tercatat karena perbedaan versi yang terlalu jauh sehingga port TCP/IP yang digunakan untuk berkomunikasi antara server dan client tidak terbuka. Alhasil setelah berkutat selama hampir 1 jam dan tidak mendapatkan hasil, ditambah lagi karena sudah mahgrib, aku pun menyerah dan menjanjikan akan mengirim panduan bila sudah berhasil nantinya. Bersama supir dan staf dari Semarang sebelumnya, kami langsung menuju ke Purwokerto karena perjalanan yang akan memakan waktu 2 sampai 3 jam. Ketika di bandara, staf tersebut sempat bilang bahwa setelah Pekalongan, kami akan kembali ke Semarang dulu dan besoknya akan berangkat ke Purwokerto jam 5 pagi, akan tetapi dibatalkan mengingat lebih mudah langsung ke Purwokerto.

Perjalanan kali ini tidak lancar, apalagi supirnya belum pernah menempuh perjalanan dari Pekalongan langsung ke Purwokerto. Melewati hutan yang gelap dan sepi, lalu tiba-tiba hujan deras, dan kemudian ada kecelakaan tepat di depan mata kami di mana seorang pengemudi motor dari arah berlawanan jatuh di saat hujan deras di tengah hutan tersebut. Untung saja supir mobil yang aku tumpangi langsung membelokkan mobil ke kiri dan memperlambat lajunya, kalau tidak, mungkin pengendara motor itu bisa tergilas. Mengingat keadaan yang gelap dan hujan lebat, supir pun memutuskan untuk berhenti sebentar dan menyalakan lampu darurat untuk memperingatkan pengemudi lainnya sampai ketika pengendara motor sudah bisa berdiri sendiri lagi. Yang agak aku tidak suka adalah ketika staf dan supirnya mengatakan kalau aku takut ketika melewati hutan ini, dan juga masih dilanjutkan dengan pernyataan-pernyataan lain bahwa seolah-olah aku anak kecil yang masih perlu ditemani sampai setiap detik dan inch-nya. Padahal memang ga ada sesuatu yang bisa dibicarakan sehingga yah aku diam saja menikmati perjalanan itu. Yeah, whatever. Kemudian perjalanan kami lanjutkan lagi.

Ga sampai di sana, kami pun melewati jalan yang sempit di mana terdapat banyak tanjakan dan turunan yang curam. “Gila, ini nyasar atau apa?”. Aku sempat mencoba aplikasi Google Maps yang terdapat di handphone-ku, ternyata prediksi posisi saat ini cukup tepat selama perjalanan. Dan dari sana aku bisa tahu sampai di mana kami nyasar. :D Yang masih membuatku bingung adalah bagaimana caranya Google mengetahui posisiku hanya menggunakan perkiraan dari pemancar atau BTS di sekitar daerah itu, tanpa GPS. Setelah 1 jam berkutat dengan keadaan yang gelap, akhirnya kami sampai juga di Purwokerto setelah 4 jam perjalanan dari perkiraan sebelumnya yang hanya 2 sampai 3 jam. Di sana kami makan malam terlebih dulu, kemudian melanjutkan perjalanan ke hotel. Agak lain dari perkiraanku karena sebelumnya aku dan Pak Henry diberitahu akan menginap di guest house.

Di hotel, aku pun segera mandi, kemudian mencari-cari informasi mengenai masalah yang aku temui melalui handphone. Kemudian aku mendapat kabar buruk di mana Pak Henry harus pulang terlebih dulu karena terdapat rapat dadakan pada tanggal 14. Alhasil akhirnya aku harus pulang belakangan sendirian dan juga membawakan training ke 2 kampus sekaligus di hari terakhir nanti. Padahal sebelumnya seharusnya setiap lokasi ini nantinya akan dikunjungi olehku dan Pak Henry masing-masing. Akhirnya lokasi training dijadikan satu saja untuk menghemat waktu. Setelah menerima berita tersebut, karena udah ga kuat lagi akhirnya aku memilih tidur saja, apalagi pagi-paginya aku harus bangun dan siap-siap ke kampus selanjutnya.

Hari 2: Tanggal 13 April 2010, Kampus 7 Purwokerto

Bangun pukul 07.00, kemudian siap-siap dan checkout pukul 07.30. Bukannya langsung berangkat ke kampus di Purwokerto, kami justru naik dulu ke kawasan Batu Raden, cuma sekedar untuk menunjukkan kepadaku keindahan kawasan itu. Katanya daerah ini merupakan “Puncak” nya Jawa Tengah. Di sepanjang jalan memang banyak penginapan dan rumah makan. Setelah menunjukkan kepadaku sebentar kawasan itu, akhirnya kami sarapan dulu di rumah makan padang. Yah, ga di Jakarta, ga di Semarang, ga di Purwokerto, makannya selalu nasi padang.

Setelah itu kami langsung melanjutkan perjalanan ke kampus di Purwokerto yang hanya berjarak kurang lebih 1 kilometer dari hotel kami. Kampus ini mungkin merupakan kampus terluas yang aku kunjungi dan suasananya sangat tenang dan sejuk. Yah mengingat kampus ini terdapat di daerah pegunungan. Setelah ramah tamah, akhirnya kami menuju ke ruang komputer kampus itu, dan di sana aku mulai membawakan training untuk aplikasi library online. Setelah 1 setengah jam training library online, aku pun ke ruang server-nya untuk mengatur aplikasi yang ada, dan kasusnya masih sama seperti yang kemarin. Alhasil karena server masih bermasalah, acara berikutnya adalah training untuk aplikasi SIA, masih di ruang komputer. Setelah 3 jam training, aku pun kembali ke ruang server untuk mengutak-atik server dan jaringan.

Setelah 1 jam mencari-cari di internet, akhirnya aku menemukan titik terang di mana terdapat artikel di internet yang menyatakan SQL Server 2000 memang bermasalah kalau belum terinstall Service Pack 4 (SP4) nya. Akhirnya aku memanfaatkan koneksi internet di sana untuk mendownload SP4 tersebut, dan menginstallnya. Akan tetapi hujan deras tiba-tiba turun, dan berdasarkan yang aku dengar, di kampus ini sudah banyak terdapat korban yang terbakar karena petir. Dan buktinya terdapat di belakang ruang server di mana banyak korban-korban tersebut tergeletak begitu saja tak bernyawa lagi. Yah, bukan korban jiwa maksudnya, hanya korban alat-alat elektronik seperti switch dan CPU. :p

Sudah begitu, selama aku mengutak-atik itu, semua orang pergi begitu saja dan meninggalkanku di ruang server situ. Mau mencoba menkoneksikan client nya ke ruang lainnya juga bingung karena semua terkunci, akhirnya yang bisa aku lakukan adalah menunggu. Beberapa saat kemudian, akhirnya staf-staf yang terdapat di kampus itu kembali dan jadi agak ramai, dan akhirnya ruang lainnya bisa diakses. Hanya saja setelah melihat-lihat, jaringannya justru putus di bagian switch, tampaknya karena switch tersebut terbakar juga karena petir. Oke, yang penting server sudah beres.

Setelah itu aku kembali ke ruang server dan diajak makan malam oleh staf di sana. Makan malam pun yang aku pesan adalah bihun goreng, yang bisa aku dapatkan di Jakarta juga. :p Soalnya di rumah makan tersebut juga ga ada menu makanan yang spesial khas Purwokerto. Selama makan malam ini, sekali lagi aku tidak suka dengan pernyataan beberapa orang yang mengatakan bahwa dari mukaku, aku lebih cocok sebagai anak SMA tingkat 2, dan masih baby face. What the? o_O Dan sempat menyindir biaya kuliahku dan sebagainya. Yeah yeah. Just say what you want.

Setelah makan malam, kami pun kembali ke kampus, dan jam sudah menunjukkan pukul 19.30. Tetapi ketua prodi Kebidanan di sana masih meminta untuk dipasang aplikasinya di gedung prodi. Alhasil setelah berkutat selama setengah jam dan tidak berhasil karena masalah switch-nya yang terdapat di ruang lain yang terkunci, kami pun akhirnya melanjutkan perjalanan kembali ke Semarang. Perjalanan ini yang paling melelahkan di antara perjalanan lainnya karena memakan waktu 5 sampai 6 jam, padahal supirnya sudah mengemudikan mobilnya dengan full speed.

Hari 3: Tanggal 14 April 2010, Semarang dan Jakarta

Jam menunjukkan pukul 00.00 dan ternyata kami masih dalam perjalanan ke Semarang. Dan dari Google Maps terlihat bahwa kami belum sampai setengah perjalanan. Aku sempat beberapa kali tertidur karena ga tahan, dan ga tau apakah supirnya mengantuk atau tidak. Sekitar pukul 00.30, kami tiba di Temanggung. Di sana kami sempat berhenti dulu untuk menjenguk ibu salah satu staf yang mengalami kecelakaan yang harusnya mendampingi Pak Henry di Magelang, mumpung lewat di daerah ini. Kemudian kami melanjutkan lagi perjalanan.

Kemudian sempat sekali lagi berhenti untuk mengisi bensin pada pukul 01.00. Di sini kami mengalami masalah di mana ternyata ban belakang kiri mobil kempis sehingga kami mencoba memompanya menggunakan fasilitas pompa angin gratis di pom bensin tersebut. Ternyata setelah dipompa tidak berhasil karena tampaknya ban bocor. Setelah beberapa lama berkutat, akhirnya kami melanjutkan perjalanan lagi, dan berhenti sekali lagi untuk mengisi angin di tengah jalan di tukang ban pinggir jalan. Setelah itu perjalanan dilanjutkan, dan kami pun tiba di Semarang pukul 02.30 dan langsung menuju ke hotel tempat Pak Henry menginap. Setelah men-drop aku di sana, staf dan supir kembali melanjutkan perjalanan ke rumah masing-masing.

Di hotel, Pak Henry bilang bahwa beliau harus pulang terlebih dahulu dan berangkat ke airport pukul 05.00. Alhasil yah aku ditinggal sendirian nantinya. Jujur aja sih bahwa ini pengalaman pertamaku terbang dengan pesawat sendirian. Tapi yah, tampaknya seru jadi yah kenapa ga dicoba :D

Setelah tidur beberapa saat, pukul 05.00 aku dibangunkan Pak Hen yang berpamitan dan kemudian mengunci pintu kamar. Setelah itu aku melanjutkan tidur lagi dan terbangun pukul 06.30. Aku mandi, bersiap-siap, kemudian breakfast di restoran hotel tersebut. Setelah itu pukul 08.10 supir menjemputku, dan aku pun check out dengan menyerahkan kunci hotel. Kami berangkat ke Semarang, dan di perjalanan itu, supir tersebut bercerita bahwa dalam perjalanan Purwokerto Semarang, dia sempat hampir tertidur sambil mengemudi sebanyak 2 kali. Untung saja saat itu jalanan cukup sepi dan lurus sehingga tidak terjadi hal-hal yang ga diinginkan.

Pukul 09.00 tiba di kampus Semarang dan melakukan installasi di server dan client. Karena sudah mengetahui masalahnya didukung dengan jaringan yang waras, akhirnya aku bisa dengan mudah mengatur server dan client yang ada di lokasi ini dan semuanya terkoneksi dengan mudah. Kemudian kami melanjutkan dengan training penggunaan SIA, dilanjutkan dengan library online. Akan tetapi karena waktu sudah menunjukkan pukul 15.30, sedangkan pesawat berangkat pukul 18.00 yang berarti aku harus di bandara untuk check-in pukul 17.00, maka staf Poltekkes tersebut pun memintaku untuk menuju ke lokasi kampus satunya untuk mengatur client dan server. Sedangkan training akan dilanjutkan oleh staf Poltekkes tersebut.

Kami pun langsung menuju ke lokasi satunya yang memakan waktu sampai setengah jam, untungnya lokasi tersebut dekat dengan bandara. Setelah tiba di lokasi, aku pun melakukan installasi express, yang hanya berlangsung selama kurang dari 20 menit. Untung saja jaringannya tidak bermasalah jadinya semua bisa dilakukan dengan cepat. Selanjutnya kami langsung menuju ke bandara dan tiba di sana pukul 17.05, lewat sedikit dari yang seharusnya tidak masalah. Oh iya, di Purwokerto sebelumnya aku sudah diberi oleh-oleh, jadinya untuk di Semarang aku tidak membelinya lagi, selain juga karena alasan waktu. Setelah mengucapkan salam perpisahan ke supir, aku masuk ke dalam bandara dan check-in kemudian menunggu di sana.

Di bandara, aku mendengar terjadinya kerusuhan di Jakarta. Bah, 3 hari aku ga di Jakarta aja udah amburadul gitu yah. Setelah itu panggilan untuk naik pesawat pun dikumandangkan, dan aku segera naik ke pesawat. Tampaknya karena Pak Henry mengubah jadwalnya, maka kursi di sebelahku kosong. Akan tetapi sayangnya aku mendapat kursi yang paling dekat ke arah lorong, daripada kursi di dekat jendela. Sedangkan kursi di dekat jendela itu diisi oleh seorang perempuan. Perjalanan udara ini aku tempuh dalam 45 menit.

Tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, aku memesan taksi. Tapi sayangnya taksi yang biasa aku gunakan tidak ada, malahan adanya taksi yang tidak aku kenal. Alhasil daripada tidak pulang sama sekali atau menggunakan taksi yang aneh-aneh, aku menggunakan taksi yang ada saja. Sampai di rumah pukul 19.30, dan tepar karena kelelahan. Fiuh.

Conclusion

Akhirnya perjalanan 3 hari 2 malam selesai juga. Walau banyak hal yang ga terduga, semuanya bisa jadi pengalaman yang menyenangkan, walau beberapa merupakan hal-hal yang patut disayangkan. Satu hal yang aku ingat pasti, jangan menggunakan SQL Server 2000 tanpa service pack. Kemudian jauhkan kabel atau peralatan listrik lainnya lebih dari 5 centimeter dari media kontak yang tersambung ke luar yang dapat menghantarkan listrik dari petir. Satu lagi, whatever they said about maturity, bravery, and face, I don’t care. :) Cukup mengganggap mereka hanya becanda saja.

Itu saja pengalaman yang dapat aku ceritakan mengenai perjalananku di Semarang. Akhirnya setelah kembali ke Jakarta harus kembali ke rutinitas seperti biasa lagi. Hiks. Tapi tetap harus berjuang. Semangat!! Sekian dulu deh.

Okay, see you later, Semarang. Semoga bisa kembali lagi suatu saat lagi dan semoga lebih menyenangkan. ;)

Dua Hari di Semarang

Seperti biasa, sudah lama ga nulis blog. Entah kenapa belakangan ini blog ini sering terbengkalai begitu aja karena kesibukanku dan rasa malas yang mendera. Yay… Kali ini aku akan menceritakan lagi pengalaman yang menarik, yaitu “Dua Hari di Semarang”, seperti yang tertulis di judul. Why Semarang? Dan kenapa 2 hari doang? Memang sebenarnya harus digenapkan menjadi “100 Days Around the World”, tapi apa daya belum mampu buat itu. Hahaha… :D

Ceritanya selama 2 hari yaitu tanggal 4 sampai 5 Desember 2009 kemarin, aku dan yang lain berangkat ke Semarang. Yang lain ini terdiri dari project manager-ku, Pak Henry; Istrinya, Bu Mey; dan satu orang teman, Veronica. Yup, berempat berangkat ke Semarang untuk melakukan presentasi atas pekerjaan yang sudah dilakukan beberapa bulan belakangan di Poltekkes Semarang. Kalau untukku sendiri, kali ini merupakan perjalanan pertama yang aku lakukan untuk pekerjaan yang aku lakukan. Oke, kita mulai saja dari hari pertama.

(more…)

This entry was last modified on: December 7th, 2009 at 20:20

Portfolio: Jakarta Tourism Site

Sebagai sebuah situs yang dapat diakses oleh publik secara umum, saya ingin menunjukkan hasil kerja saya berupa situs pariwisata Jakarta. Proyek ini merupakan proyek pengembangan Content Management System multi-bahasa untuk Pemda DKI Jakarta melalui IT Directorate Bina Nusantara. Situs ini dapat diakses melalui jakarta-tourism.go.id.

Berikut adalah screenshot situs tersebut.

Enjoy Jakarta Screenshot

Enjoy Jakarta Screenshot

Situs ini dikerjakan sejak awal Desember 2008 dan diselesaikan dalam waktu kurang lebih 1 bulan. Menggunakan teknologi PHP 5, MySQL 5, Apache 2, dan dengan framework CodeIgniter. Desain dan layout dikerjakan oleh Herman, sedangkan saya mengerjakan bagian coding.

Fitur-fitur meliputi:

  • Multi bahasa (dapat menggunakan 2 bahasa bahkan lebih)
  • Fitur kalender, event dan news
  • Search dengan fasilitas full-text
  • Untuk backend tersedia fitur: file uploader (videos, images dan files), WYSIWYG editor, menu editor

Signature saya dapat dilihat pada header file dengan nama header HTTP X-Sig-Developed-By (untuk melihat header HTTP, dapat menggunakan addons Firebug atau Web Developer di Firefox).

This entry was last modified on: February 11th, 2009 at 22:57

Deadline

Satu bulan terahir saya mengerjakan sebuah proyek pembuatan website LMS untuk sebuah universitas. LMS yang merupakan kepanjangan dari Learning Management System ini merupakan suatu aplikasi e-learning untuk mahasiswa. Aplikasi ini sangat mirip dengan aplikasi Binusmaya yang bisa diakses oleh para mahasiswa Binus di http://binusmaya.binus.ac.id.

Satu hal yang menyita waktu yang paling lama adalah pembuatan modul registrasi KRS atau Kartu Rencana Studi. Sejak saya kuliah di Binus sampai menyelesaikan semester 4, saya belum pernah mengisi KRS karena sistem di Binus merupakan sistem paket di mana mahasiswa nya sudah mendapat jadwal dari pihak akademis.

Sampai saat ini, secara keseluruhan LMS ini sudah mencapai 60% penyelesaian dan diharapkan akan mencapai 100% pada akhir bulan ini. Karena dikejar waktu itulah, beberapa hari belakangan saya jarang online di internet. Jadi harap dimaklumi. :)

The feel after working

Bagi beberapa orang, terutama yang sering chatting dengan saya, selama 3 minggu belakangan saya selalu sibuk. Bahkan ketika larut malam sampai jam 3 pagi masih bisa berada dalam kesibukan saya sendiri. Jadi sebenarnya apa sih yang saya lakukan sampai sibuk begini?

Oke, mari kita flashback ke 4 minggu yang lalu.

Saat itu saya seperti biasa, saya browsing melalui komputer saya. Entah atas inisiatif apa, saya akhirnya masuk ke forum diskusi yang terdapat di Binusmaya, sebuah Learning Management System untuk mahasiswa UBinus. Saat itu secara tidak disengaja saya membaca sebuah topik yang berisi bahwa sedang dicari seorang yang bisa menggunakan PHP. Topik itu sendiri dibuat oleh teman kelas saya. Akan tetapi topik tersebut ternyata sudah lama mengendap di forum tersebut tanpa adanya tanggapan. Kalau enggak salah sekitar 1 atau 2 minggu mengendapnya.

Esok paginya saya menanyakan hal ini kepada teman saya yang memposting topik tersebut. Akhirnya ia pun menawarkan sebuah proyek yang harus dikerjakan dalam waktu 2 minggu. Awalnya saya sempat ragu untuk menerima hal ini, apalagi kalau misalnya saya benar-benar menerima pekerjaan ini waktu itu, maka ini merupakan pengalaman pertama saya dalam mengerjakan proyek sendirian.

Kemudian saya dipertemukan dengan seorang dosen yang ada di kampus saya dan ia lah yang menjelaskan seluk beluk pengerjaan proyek tersebut. Proyek yang mengusung nama aplikasi e-library ini bernilai cukup kecil bagi sebagian orang, tapi jujur saja, mendengar nilai proyek tersebut saya sudah merasa sangat besar, apalagi pekerjaan ini dikerjakan sendirian. Walau sedikit ragu, saya pun menerima proyek tersebut.

Seiring dengan waktu, proyek pun dijalankan. Dimulai dari perancangan layout situs web yang akan digunakan. Perancangan layout ini memakan waktu sekitar 1 minggu mengingat ide dalam desain tidak dapat dipaksakan agar bisa keluar secepatnya. Takutnya bila terlalu terburu-buru malah tidak akan bagus hasilnya.

Minggu berikutnya, saya mendapat desain tabel untuk database dan saya pun mulai mengerjakan script-script PHP yang akan digunakan dalam situs tersebut. Seiring dengan berjalannya waktu, saya makin menikmati pekerjaan ini. Terkadang dalam satu hari, yang saya lakukan hanya mengerjakan script aplikasi tersebut. Dalam 2 minggu, pekerjaan ini selesai dan pada periode tersebut pula dilakukan beberapa perbaikan dan penambahan untuk apliakasi tersebut. Kemaren, tepatnya tanggal 11 Januari 2007, serah terima dilakukan dan saya mendapat bagian dari hasil jerih payah saya sendiri.

Walau nilainya cukup berarti bagi saya, akan tetapi bukan hal ini yang menjadi tujuan utama saya menerima pekerjaan ini. Saya cukup tertarik dengan pekerjaan ini karena saya ingin belajar bagaimana menghadapi pekerjaan dalam kehidupan nyata walau hanya sebagai freelancer atau pekerja lepas. Tentu saja terdapat pengetahuan tambahan selama mengerjakan proyek ini yang beberapa diantaranya adalah saya menjadi tahu mengenai stored routines yang terdapat di MySQL, bagiamana mengolah XML, bagiamana membuat hirarki menu, bagaimana membuat tabel transaksi dan tabel master, bagiamana menggunakan buffer untuk “menahan” output agar tidak dikeluarkan, serta berkenalan dengan sebuah program mail server yaitu Mercury. Sebenarnya masih banyak lagi hal yang saya pelajari melalui proyek ini yang tidak bisa dinilai oleh uang, terutama pengalaman bagiamana sibuknya bekerja dan mengatur waktu untuk kuliah di saat yang bersamaan. Tidak lupa juga bahwa hasil proyek ini menjadi salah satu dari sekian jajaran portfolio saya dalam bidang web development.

Sekarang proyek ini telah masuk ke dalam masa maintenance untuk memastikan bahwa script yang saya buat tidak memiliki bug atau masalah dalam penerapannya. Semoga saja dalam 2 minggu masa maintenance ini, semua bisa berjalan dengan lancar. Dan semoga juga makin banyak proyek yang masuk. :)

Jadi gimana rasanya setelah bekerja keras? Legaaaaaaahhhhh….. :p

Busy Days

Tiga hari belakangan bagi yang merhatiin, status di YM saya selalu menunjukkan tanda “busy”. Dengan embel-embel tulisan “dikerjar deadline” pula. Hahaha… Kenyataannya memang gitu. Selama 3 hari sejak hari Jumat malam, saya menjadi sangat sibuk. So, apa yang membuat saya sibuk?

Selama 3 hari ini saya dimintai bantuan sama teman untuk membuat situs web untuk tugas kuliahnya. Namanya Netta, dan dia teman saya sewaktu SMA di BHK. Awalnya saya kira bakal cuma satu kelompok aja yang minta bantuan saya. Ternyata belakangan muncul lagi satu orang lain yang meminta bantuan. Dia sendiri teman kuliah dari Netta.

Hari Jumat, selama satu harian saya mengerjakan website yang pertama dengan tema toko buku online. Sedangkan hari Sabtu, saya mengerjakan website yang kedua yaitu website dealer mobil Toyota. Untuk yang hari Sabtu, saya sempat mengalami “bencana” karena tiba-tiba saja perut saya tidak beres. Hhhh… Pagi hari sempat pucat dan sangat lemas. Bahkan sempat kepikiran pekerjaan ga bakal bisa selesai soalnya deadlinenya hari Minggu.  Untung aja, siangnya setelah minum obat keadaan saya berangsur-angsur pulih dan bisa kembali duduk di komputer untuk merancang web itu.

Berhubung saya memang suka ama webdesign, saya bela-belain untuk kerja sampai jam 3.30 pagi. :) Tapi berhubung sekarang semuanya sudah usai, saya pun harus kembali ke kesibukan sebenarnya: kuliah… dan tugas-tugasnya! :p Hehehe… Buat Netta dan teman-temannya yang udah mempercayakan rancangan web kalian ke saya, saya ucapin thanks a lot, dan juga selamat berjuang buat UAS nya. ;)

(Smoga bisa dapat kerjaan gini lagi deh…) ;)

Wiki Project Started

Welcome to Wiki world…

Hehehe.. Udah lama pengen bilang kaya gitu. Sejak 2 bulan lalu udah punya rencana untuk menanamkan fasilitas wiki di web SMABHK.com tapi tertunda terus karena saya sendiri belum dapat mencoba di komputer saya sendiri. Setiap kali mencoba di komputer saya, pasti selalu gagal dalam login. Padahal proses installasi telah berjalan dengan baik. Dengan PHP 5.2.0, Apache 2.2.3 dan MySQL versi 5.0.27-community.

Selama ini saya hanya mencoba menggunakan MediaWiki sewaktu mencoba menginstall wiki di komputer saya. Baru kemaren saya mendapat alternatif lainnya yaitu phpWiki.

Pertama kali melihat tampilan phpWiki, rasanya sederhana sekali. Saya mencoba mendownload 2 buah versi yang ada, yaitu versi 1.2.10 dan versi 1.3.13rc1. Walau sederhana, ternyata proses installasi yang harus dijalankan ga semudah yang dibayangkan, apalagi tidak ada web installer di dalam paketnya. :( Versi 1.3.13rc1 lebih susah dan belum berhasil saya install di komputer saya sendiri. Yang versi 1.2.10 telah berhasil saya install hari ini.

Sampai saat ini masih saya buat connection ke database forum dan remake pada CSS dan tampilan wiki tersebut. Selain itu banyak kode-kode yang saya ubah untuk mempermudah para pengguna nanti dalam membuat artikel di dalam wiki tersebut. Untung saja kode-kode yang ada di phpWiki lebih mudah dipahami (walau berantakan) dibanding dengan MediaWiki.

Untuk sementara, phpWiki telah dapat dicoba di http://www.etersoul.com/wiki
Sampai tulisan ini dipublikasikan, belum ada artikel di dalamnya. Mungkin bagi yang ingin mengembangkan artikel bisa mencoba membuatnya di situ. Hmmm, dan lebih diutamakan mengenai desain dan web development. ;)

This entry was last modified on: June 14th, 2007 at 20:40