<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>

<channel>
	<title>Etersoul Journey</title>
	<atom:link href="http://etersoul.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://etersoul.com</link>
	<description>my though, my feel, my imagination</description>
	<pubDate>Tue, 26 Aug 2008 07:40:57 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.6</generator>
	<language>en</language>
			<item>
		<title>Query yang aneh?</title>
		<link>http://etersoul.com/2008/08/26/query-yang-aneh/</link>
		<comments>http://etersoul.com/2008/08/26/query-yang-aneh/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 26 Aug 2008 07:40:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Digimaster Etersoul</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Computer]]></category>

		<category><![CDATA[column]]></category>

		<category><![CDATA[IF]]></category>

		<category><![CDATA[MySQL]]></category>

		<category><![CDATA[query]]></category>

		<category><![CDATA[row]]></category>

		<category><![CDATA[SQL]]></category>

		<category><![CDATA[subquery]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://etersoul.com/?p=250</guid>
		<description><![CDATA[Kalau biasanya aku (dan rasanya sebagian besar orang) menggunakan function count() di SQL, baru aja kemaren aku menggunakan function ini dengan cara yang berbeda dengan biasanya. Bukan sekedar COUNT(*), bukan sekedar COUNT(DISTINCT column1), juga bukan sekedar COUNT(column1), melainkan COUNT(IF(expression, true_value, false_value)).
Padahal sebelumnya aku menggunakan banyak subquery sebelum menemukan cara ini. Entah apakah dari sisi waktu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kalau biasanya aku (dan rasanya sebagian besar orang) menggunakan function <code>count()</code> di SQL, baru aja kemaren aku menggunakan function ini dengan cara yang berbeda dengan biasanya. Bukan sekedar <code>COUNT(*)</code>, bukan sekedar <code>COUNT(DISTINCT <em>column1</em>)</code>, juga bukan sekedar <code>COUNT(<em>column1</em>)</code>, melainkan <code>COUNT(IF(<em>expression</em>, <em>true_value</em>, <em>false_value</em>))</code>.</p>
<p>Padahal sebelumnya aku menggunakan banyak subquery sebelum menemukan cara ini. Entah apakah dari sisi waktu dan lama processing lebih efiesien atau ga, soalnya aku belum sempat mencoba untuk menghitung data yang memiliki row dalam jumlah besar. Tapi aku rasa sih seharusnya lebih efisien daripada menulis subquery secara berulang-ulang untuk mengambil suatu hasil grouping.</p>
<p>Nanti kalau sempat mau bikin data <em>dummy </em>dulu trus nyobain hasil dari query <code>COUNT()</code> di atas.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://etersoul.com/2008/08/26/query-yang-aneh/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>1GB pun sudah tidak cukup</title>
		<link>http://etersoul.com/2008/08/24/1gb-pun-sudah-tidak-cukup/</link>
		<comments>http://etersoul.com/2008/08/24/1gb-pun-sudah-tidak-cukup/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 23 Aug 2008 18:48:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Digimaster Etersoul</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Telecomunication]]></category>

		<category><![CDATA[The Life]]></category>

		<category><![CDATA[bandwidth]]></category>

		<category><![CDATA[Binus]]></category>

		<category><![CDATA[email]]></category>

		<category><![CDATA[Fastnet]]></category>

		<category><![CDATA[Internet]]></category>

		<category><![CDATA[Mentari]]></category>

		<category><![CDATA[provider]]></category>

		<category><![CDATA[proyek]]></category>

		<category><![CDATA[Speedy]]></category>

		<category><![CDATA[StarOne]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://etersoul.com/?p=248</guid>
		<description><![CDATA[Setelah 2 tahun menggunakan StarOne sebagai provider internetku, rasanya sekarang kapasitas yang ditawarkan sebesar 1GB / bulan sudah tidak mencukupi lagi. Apalagi ketika proyek-proyek mulai mendekatiku dan aku mulai lebih banyak berkorespondensi melalui dunia web.
Berawal dari tahun 2006, bulan Juli ketika aku mulai menjalani aktivitas sebagai calon mahasiswa Universitas Bina Nusantara yang dikenal dengan nama [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah 2 tahun menggunakan StarOne sebagai provider internetku, rasanya sekarang kapasitas yang ditawarkan sebesar 1GB / bulan sudah tidak mencukupi lagi. Apalagi ketika proyek-proyek mulai mendekatiku dan aku mulai lebih banyak berkorespondensi melalui dunia web.</p>
<p>Berawal dari tahun 2006, bulan Juli ketika aku mulai menjalani aktivitas sebagai calon mahasiswa Universitas Bina Nusantara yang dikenal dengan nama UBiNus, aku mulai mendaftarkan diri sebagai pengguna internet StarOne. Pada saat itu, StarOne menawarkan tarif yang lebih murah dibandingkan dengan provider lainnya yaitu sebesar Rp. 200.000,-. Tarif ini pun terus dikoreksi ke Rp 150.000 dan kemudian saat ini Rp. 100.000, akan tetapi jumlah bandwidth yang disediakan tetap tidak beranjak dari angka 1GB.</p>
<p>Sebenarnya seandainya Indosat menawarkan paket StarOne dengan jumlah bandwidth yang lebih tinggi, aku pasti akan mengambilnya tanpa pindah ke provider lain. Tidak benar-benar pindah sih, tetapi kemungkinan besar akan mengambil provider lain bersamaan dengan StarOne ini yang masih dipertahankan. Provider yang saat ini aku pertimbangkan itu adalah Fastnet dan Speedy.</p>
<p>Untuk Fastnet sendiri belakangan aku lebih sering mendengar berita yang tidak enak, mulai dari jaringan yang sering bermasalah dan down, speed yang turun, sampai ke customer service yang memberi pelayanan atau jawaban yang kurang memuaskan atas masalah pelanggan. Tapi di sisi lain, Fastnet menawarkan kecepatan yang cukup tinggi (paling tidak dibandingkan StarOne yang rata-rata berada di speed 144 kbps) dengan harga yang relatif murah juga, bahkan tanpa batasan bandwidth per bulan. Aku sudah pernah mencoba menghubungi Fastnet melalui form yang disediakan di websitenya, akan tetapi tidak ada tanggapan sama sekali. Yah, mungkin juga itu cuma form untuk penghias webnya, atau mungkin memang bagianku terlewatkan oleh pihak Fastnet-nya. Untuk telepon, aku masih belum sempat menghubungi Fastnet nya secara langsung. Sempat juga mengecek apakah jaringannya sudah ada di tempatku atau tidak, walau yang aku temukan di website yang sama tadi rumahku masih belum tercover. Akan tetapi sering melihat mobil Firstmedia nangkring di depan rumah, entah apa yang dilakukan orang Firstmedia di sekitar rumahku kalau bukan untuk memasang atau melayani pelanggan yang sudah pasang.</p>
<p>Sedangkan Speedy, dengan harga yang relatif mahal tetapi masih terdapat batasan dalam bandwidth per bulan atau pun waktu. Akan tetapi memiliki prospek yang bagus juga menurutku, karena sudah beberapa kali menawarkan promosi yang menggiurkan mulai dari pemasangan gratis, modem gratis, bahkan yang sekarang lagi hebohnya adalah speed yang mencapai 1 Mbps dan gratis pemakaian sepuasnya dari jam 8 malam sampai jam 8 pagi yang berlaku sampai akhir Januari 2009. Dan mungkin ke depannya akan ada promosi-promosi lainnya yang lebih menggiurkan lagi.</p>
<p>Keputusan untuk mengambil 2 provider sekaligus juga ga terlepas dari kebutuhan untuk backup karena seringkali ketika bug ditemukan di proyekku, aku harus segera memperbaiki dan kemudian mengirim email yang di attach dengan revisi terbaru dari proyekku. Dan tentu itu jadi ga lucu kalau karena internet down, aku harus kelabakan mencari warnet (tapi untungnya di sebelah rumahku adalah warnet walau aku belum pernah ke sana). Saat ini aku menggunakan StarOne sebagai provider utama dan Mentari sebagai provider cadangan, dan kedua provider itu saling membackup bila ada masalah. Tetapi Mentari hanya aku gunakan dalam waktu singkat mengingat mahalnya biaya koneksinya.</p>
<p>Kalau diingat-ingat, dalam 1 bulan terakhir ini, aku sudah menggunakan bandwidthku untuk mengirim email hampir sampai 30 MB. Bahkan pernah dalam satu hari mencapai 5 MB karena saat itu hasil kerjaku sedang dipresentasikan dan aku harus mengirim revisi beberapa kali atas bug yang ditemukan saat presentasi dilakukan.</p>
<p>Kalau misalnya ada yang menemukan provider yang menawarkan yang lumayan murah dan bisa aku gunakan sebagai provider utamaku, tolong informasinya yah. <img src='http://etersoul.com/blog/wp-content/plugins/smilies-themer/Etersoul/smile.png' alt=':)' class='wp-smiley' /> Bantuan Anda akan menolong sejuta manusia. Loh&#8230; @_@ Hehehe&#8230; Thanks&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://etersoul.com/2008/08/24/1gb-pun-sudah-tidak-cukup/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Web: JPG, GIF, PNG</title>
		<link>http://etersoul.com/2008/08/24/web-jpg-gif-png/</link>
		<comments>http://etersoul.com/2008/08/24/web-jpg-gif-png/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 23 Aug 2008 17:24:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Digimaster Etersoul</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Computer]]></category>

		<category><![CDATA[Internet]]></category>

		<category><![CDATA[compression]]></category>

		<category><![CDATA[format]]></category>

		<category><![CDATA[GIF]]></category>

		<category><![CDATA[image]]></category>

		<category><![CDATA[interlaced]]></category>

		<category><![CDATA[JPEG]]></category>

		<category><![CDATA[metadata]]></category>

		<category><![CDATA[PNG]]></category>

		<category><![CDATA[web]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://etersoul.com/?p=245</guid>
		<description><![CDATA[Sebuah web akan menjadi menarik dengan adanya gambar-gambar atau dalam bahasa Inggris disebut image. Tanpa gambar, maka sebuah website akan terlihat membosankan apalagi hanya terdapat tulisan-tulisan saja. Yap, gambar telah menjadi elemen penting dalam pembuatan web. Bahkan ke depannya mungkin tidak terbatas pada gambar saja, tetapi juga akan mulai masuk ke multimedia seperti suara atau [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebuah web akan menjadi menarik dengan adanya gambar-gambar atau dalam bahasa Inggris disebut <em>image</em>. Tanpa gambar, maka sebuah website akan terlihat membosankan apalagi hanya terdapat tulisan-tulisan saja. Yap, gambar telah menjadi elemen penting dalam pembuatan web. Bahkan ke depannya mungkin tidak terbatas pada gambar saja, tetapi juga akan mulai masuk ke multimedia seperti suara atau video streaming yang menggunakan konsep seperti YouTube.</p>
<p>Bila diperhatikan dengan seksama, saat ini gambar atau image di web tidak hanya berupa foto ataupun ilustrasi sebagai gambar background. Image menjadi sebuah elemen penting dalam struktur sebuah web, ditunjukkan dengan adanya:</p>
<ul>
<li>Favicon, logo kecil yang menjadi identitas web, umumnya terdapat di samping address bar, location bar ataupun bookmark.</li>
<li>Circled border, atau ujung yang membulat. Bisa ditemukan dalam ujung-ujung tabel atau elemen lain yang berwujud visual berupa kotak supaya tidak terlihat kaku. Akan tetapi cara ini lambat laun akan ditinggalkan dengan adanya CSS 3 yang sudah dapat mempermudah pembuatan ujung yang membulat.</li>
<li>Logo, umumnya terletak di bagian utama web (di ujung atas) sebagai identitas sebuah web.</li>
<li>Word art, digunakan bila tulisan biasa tidak cukup untuk ditampilkan. Terkadang penggunaan gambar sebagai tulisan bertujuan untuk mengurangi kemungkinan ketidakcocokan jenis font dengan font yang terdapat di komputer setiap orang karena umumnya dalam web terdapat 8 jenis font yang diterima secara luas: Arial, Verdana, Trebuchet MS, Georgia, Times New Roman, Courier New, Serif dan Sans Serif. Itupun yang secara standar harus diisi sebagai &#8220;syarat mutlak&#8221; adalah Serif dan Sans Serif karena jenis huruf lain di atas merupakan huruf buatan Microsoft yang tidak bisa digunakan di sembarang sistem operasi.</li>
<li>Gradasi, umumnya dipakai sebagai background untuk memberi efek transisi dari satu warna ke warna lain secara halus.</li>
<li>Dan masih banyak lagi contoh aplikasi dari image pada web.</li>
</ul>
<p><span id="more-245"></span>Banyaknya bentuk aplikasi gambar pada dunia web tentunya juga dibarengi dengan banyaknya format gambar yang beredar. Akan tetapi sampai saat ini terdapat 3 format yang standar digunakan di web dan masih bertahan walau sudah lebih dari sepuluh tahun digunakan. Format gambar tersebut yaitu JPG (atau JPEG), GIF dan PNG.</p>
<p>Sampai saat ini sebagian besar gambar statis menggunakan format JPG (atau JPEG: Joint Photographic Experts Group). Secara umum, JPG memiliki performa yang baik untuk foto dan gambar secara umum. JPG menggunakan kompresi yang disebut sebagai <em>lossy compression </em>di mana kualitas gambar akan menurun bila gambar tersebut ingin diturunkan juga ukurannya (size) dalam ukuran kilobytes atau bytes. Hal ini bisa menjadi sisi baik dan sisi buruk dari format JPG. Ketika kompresi diterapkan terlalu tinggi, maka ukuran file menjadi kecil dan hemat ruangan dalam memori atau harddisk, akan tetapi akan timbul artefak atau keanehan dalam gambar berupa kotak-kotak dan gambar menjadi terlihat buram. Selain itu, sebuah gambar JPG yang disimpan berulang kali akan mengalami penurunan kualitas yang berulang kali pula. Seandainya bila sebuah gambar disimpan dengan kualitas 80%, kemudian diedit dan disimpan lagi dengan kualitas yang sama, maka gambar terakhir akan memiliki kualitas kurang lebih 64% dibanding gambar asli.</p>
<p>Hampir setiap image editor memiliki kemampuan menyimpan gambar sebagai JPG dan memiliki pengaturan untuk memilih seberapa besar kualitas yang harus dipertahankan dan mode apa yang akan digunakan untuk menyimpan gambar. Mode yang ada yaitu progresif dan normal. Progresif akan menyimpan gambar secara berlapis-lapis atau bertahap (<em>multiple pass</em>), sedangkan normal akan menyimpan gambar hanya dalam 1 lapis (pass). Umumnya JPG yang progresif akan memiliki size yang lebih kecil daripada JPG dan memiliki keunggulan dimana ketika diload oleh web browser, maka gambar akan tampil secara bertahap dari gambar yang penuh kotak-kotak dan blur menjadi gambar yang lebih tajam.</p>
<p>Format JPG sendiri sangat disarankan bila ingin menampilkan foto atau gambar yang tidak terlalu memiliki kontras warna yang tinggi karena akan mengurangi jumlah artefak berupa <em>halo </em>(penampakan buram di ujung-ujung gambar) dan juga mengurangi size gambar. Bila menggunakan gambar yang memiliki kontras yang tinggi antara foreground dan background, contohnya adalah screenshot dari apliakasi Ms. Word, Ms. Excel atau lainnya yang memiliki banyak tulisan, artefak berupa <em>halo</em> akan jelas terlihat di sekitar huruf-huruf dan ujung-ujung gambar yang memiliki perbedaan warna yang kuat dan sedikit gradasi. Dan dengan begitu prinsip JPG yang harus menghitung warna di sekitar sebuah <em>pixel</em> untuk digabungkan dengan <em>pixel </em>itu sendiri akan menjadi rumit sehingga size gambar pun akan menjadi besar dibanding gambar dalam dimensi ukuran yang sama dengan jumah gradasi yang banyak. Warna yang dapat disimpan dalam file JPG adalah warna 24-bit, atau sekitar 16 juta warna dan memiliki kemampuan menyimpan metadata seperti color management, nilai gamma, tanggal gambar, nama editor dan sebagainya.</p>
<p>GIF (Graphics Interchange Format) merupakan format yang cukup tua dan sebenarnya sudah cukup uzur untuk digunakan jaman sekarang. Mengapa? Karena GIF hanya bisa menerima warna paling banyak 8-bit atau 256 warna berbeda yang disimpan dalam sebuah kamus warna yang disebut <em>pallete</em>. GIF sendiri memiliki kompresi <em>lossless </em>yang merupakan lawan dari <em>lossy</em>. Lossless tidak akan mengurangi kualitas gambar bila disimpan berulang kali. Hanya saja pada kenyataannya dengan menurunkan jumlah warna yang bisa ditampilkan dari sebuah JPG ke GIF, secara otomatis warna yang ada akan berkurang dan menghilang. Karena kompresi lossless, maka umumnya gambar GIF memiliki size yang lebih besar dibandingkan dengan JPG pada ukuran yang sama. Dan hal ini masih tergantung dari jenis gambar yang ditampilkan, apakah berupa foto yang banyak warna dan apakah warna yang ada memiliki nilai random yang tinggi. Kompresi GIF cocok digunakan pada gambar yang nilai warnanya tidak terlalu acak, dengan kata lain memiliki kecenderungan warna yang sama di sekitar sebuah pixel.</p>
<p>GIF saat ini masih menjadi primadona karena kemampuannya menyimpan beberapa frame gambar menjadi animasi. Sama seperti JPG, GIF memiliki mode dalam penyimpanan yaitu <em>interlaced</em> atau normal. Prinsip interlaced hampir sama dengan progresif pada JPG, yaitu menyimpan dalam beberapa <em>pass</em>, akan tetapi cara ini justru menjadikan gambar GIF memiliki size yang lebih besar. Selain itu juga terdapat mode yang disebut <em>dither</em>, di mana warna dibuat menjadi lebih random atau menyebar yang bila diterapkan di dalam gambar foto akan membuat gambarnya menjadi lebih &#8220;halus&#8221;, tetapi dengan imbalan size bisa berlipat-lipat kali lebih besar.</p>
<p>Satu lagi kelebihan GIF dibanding dengan JPG adalah bahwa gambar berformat GIF bisa menampung nilai <em>alpha transparency </em>yang bisa membuat suatu gambar terlihat transparan. Hanya saja transparency dalam GIF hanya berupa transparency 1 warna yang tidak bisa digabungkan dengan warna lainnya, sehingga terkadang penggunaan transaparency dengan GIF akan menimbulkan efek <em>halo</em> di sekitar backgroundnya yang transparan. GIF juga dapat menampung metadata seperti JPG.</p>
<p>Format terakhir yang kini makin populer adalah PNG (Portable Network Graphics). Sama seperti GIF, PNG memiliki kompresi <em>lossless</em> di mana PNG tidak akan kehilangan kualitas setelah disimpan berkali-kali. Tingkat kompresi pada PNG pun lebih baik dibandingkan dengan GIF sehingga tidak jarang sebuah gambar GIF yang disimpan dengan format PNG akan memiliki size yang berkali-kali lebih kecil. Masih sama seperti GIF bahwa kompresi yang digunakan pun cocok untuk gambar yang memiliki nilai sebaran warna yang rendah. Oleh sebab itu secara umum tetap tidak bisa mengalahkan size dari JPG untuk sebuah foto yang memiliki sebaran warna random yang tinggi. PNG juga memiliki mode yang bisa digunakan sama dengan GIF yaitu <em>dithering</em> dan <em>interlacing</em>.</p>
<p>PNG lebih fleksibel dibandingkan dengan GIF di mana PNG bisa memilih antara menggunakan <em>pallete</em> 8-bit seperti GIF, atau 24-bit seperti JPG, maupun 32-bit dengan <em>alpha transparency</em>. <em>Alpha transparency</em> dalam PNG bisa disandingkan dengan warna yang ada sehingga menciptakan sebuah warna yang transparan, tidak seperti GIF yang harus hanya menerima transparency murni. Akan tetapi di sini justru muncul dilema dari para web designer atau developer dalam menggunakan PNG. Web browser yang banyak digunakan pada saat ini yaitu Internet Explorer (IE) versi 6 masih belum bisa menampilkan transparansi dibandingkan dengan web browser modern lainnya. Bahkan disebut-sebut, IE 7 masih memiliki sedikit masalah kompabilitas dengan PNG. Tetapi dengan sedikit <em>hack</em> atau perubahan khusus di IE, tampilan warna PNG bisa menjadi lebih baik di web browser ini.</p>
<p>PNG sendiri memiliki &#8220;pendamping&#8221; yang bisa menampilkan gambar animasi seperti GIF yang bernama MNG. Hanya saja setelah bertahun-tahun dipublikasikan, MNG tidak mendapat sambutan yang baik dan masih sangat jarang digunakan dibandingkan dengan format GIF yang sudah terlampau tua. Bahkan masih banyak browser yang belum mengimplementasikan MNG sebagai format gambar yang bisa diterimanya, padahal dengan MNG sendiri tentunya animasi yang bisa dibuat akan lebih fleksibel dibandingkan dengan GIF, dan juga menekan size yang ada. PNG sendiri bisa menyimpan metadata seperti JPG.</p>
<p>Itulah format-format gambar umum di web yang banyak digunakan saat ini beserta ulasan tentang kelebihan dan kekurangannya. Walau ketiga format tersebut merupakan format yang paling terkenal saat ini, tidak tertutup kemungkinan format gambar lain akan naik ke podium juara menggantikan ketiga format tersebut. Disebut-sebut terdapat pengganti JPG yang memiliki tingkat kompresi yang lebih baik dengan size yang lebih kecil. Masih ada juga format gambar vektor SVG yang tidak akan kehilangan kualitas bahkan dengan zoom sekalipun yang bahkan bisa jauh lebih fleksibel dibandingkan dengan PNG karena dapat menampung hyperlink dalam sebuah area gambar. Dan juga format gambar yang tadi saya sebutkan yaitu MNG untuk animasi.</p>
<p>Semoga melalui entry ini, pembaca akan lebih mengerti perbedaan dan kegunaan utama dari ketiga format gambar yang paling banyak digunakan saat ini.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://etersoul.com/2008/08/24/web-jpg-gif-png/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>20 = 2 x 10</title>
		<link>http://etersoul.com/2008/08/21/20-2-x-10/</link>
		<comments>http://etersoul.com/2008/08/21/20-2-x-10/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 21 Aug 2008 07:14:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Digimaster Etersoul</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[The Life]]></category>

		<category><![CDATA[birthday]]></category>

		<category><![CDATA[misteri]]></category>

		<category><![CDATA[rumus]]></category>

		<category><![CDATA[ulang tahun]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://etersoul.com/?p=242</guid>
		<description><![CDATA[Apa arti dari rumus di atas? Rumus yang dipelajari oleh anak SD tersebut berarti bila saya memiliki umur 10 tahun, kalau di-double-in atau dikali 2, artinya sekarang 20 tahun. Hmmm, 20 tahun seharusnya jadi waktu yang cukup lama. Paling ga sejak dari umur 10 tahun sampai umur 15 tahun memang terasa cukup lama, akan tetapi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Apa arti dari rumus di atas? Rumus yang dipelajari oleh anak SD tersebut berarti bila saya memiliki umur 10 tahun, kalau di-double-in atau dikali 2, artinya sekarang 20 tahun. Hmmm, 20 tahun seharusnya jadi waktu yang cukup lama. Paling ga sejak dari umur 10 tahun sampai umur 15 tahun memang terasa cukup lama, akan tetapi sejak dari umur 15 sampai 20 tahun rasanya terlalu cepat berlalu.</p>
<p>Yah, waktu memang relatif bagi setiap orang. Ketika sedang mengalami masa-masa menyenangkan maka waktu akan terasa cepat berlalu. Pernah saya membaca di mana gitu sebuah tulisan bahwa:</p>
<blockquote><p>To stay with a hot woman, 1 hour seems like 1 minute. To touch hot pan, 1 minute seems like 1 hour.</p></blockquote>
<p>Yap, bersama wanita &#8220;panas&#8221; dalam 1 jam terasa sangat cepat, tetapi memagang sebuah panci yang panas selama 1 menit terasa kaya seumur hidup. Bila melakukan sesuatu yang menyenangkan, terkadang kita ga menyadari waktu sudah berlalu sangat lama, akan tetapi sewaktu melakukan sesuatu yang membosankan dan tidak menyenangkan rasanya hal membosankan itu berlangsung sangat lama.</p>
<p><span id="more-242"></span>Mungkin itulah yang terjadi padaku selama 5 tahun belakangan. Masa SMA adalah masa yang menyenangkan dan dilewatkan terlalu cepat. Kemudian masuk ke bangku perkuliahan, walau tidak semenyenangkan SMA, masih lebih aku nikmati daripada saat berada di bangku SMP. Ah, lupakan masa lalu itu.</p>
<p>Hmm, 20 tahun. Patut disyukuri atau tidak? Pro dan kontra diseputar ini. Umur 20 tahun berarti aku sudah bisa hidup 20 tahun tanpa masalah yang berarti dan beruntung karena bisa hidup selama ini di dunia yang cukup kejam dan aneh ini. Di sisi lain itu berarti aku semakin tua, dan juga berarti &#8220;porsi&#8221; waktuku semakin terpotong, apalagi mengingat <em>lifespan </em>orang Indonesia sekitar 60 tahun. <img src='http://etersoul.com/blog/wp-content/plugins/smilies-themer/Etersoul/pouty.png' alt=':|' class='wp-smiley' /> (dan kejamnya, itu 20 tahun itu berarti 1/3 lifespan rata-rata orang Indonesia)</p>
<p>Dalam 20 tahun ini masih juga belum menemukan tujuan hidup yang sebenarnya. Masih mencari apa arti dari hidup dan masih berusaha menguak misteri kehidupan termasuk misteri-misteri mengenai alam semesta yang sebenarnya menarik minatku. Dan yang pasti, yang beberapa orang yang membaca ini akan bilang &#8220;biarlah yang misteri tetap menjadi misteri, karena mungkin itu rencana Sang Ilahi&#8221;. Dan saat itulah seharusnya hati yang bekerja dan membiarkan misteri itu apa adanya, tetapi aku justru masih menggunakan nalar untuk mencari tahu dan berusaha memecahkan misteri itu, err, atau paling tidak menunggu misteri itu terpecahkan.</p>
<p>Ah sudah lah, lupakan sejenak misteri-misteri itu. Kita kembali saja ke hal-hal yang sudah terpecahkan. <img src='http://etersoul.com/blog/wp-content/plugins/smilies-themer/Etersoul/smile.png' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Anyway, thanks buat semua teman-teman yang sudah membuat 20 tahun ini terasa, err, cuma 10 tahun. <img src='http://etersoul.com/blog/wp-content/plugins/smilies-themer/Etersoul/tongue.png' alt=':p' class='wp-smiley' /> Becanda. Kalian justru yang membuat hidup selama 20 tahun ini terasa semakin hidup. Dan juga buat orang tua ku, mama papa, dan juga keluarga dan saudaraku. Dan ga lupa juga buat semua orang yang kukenal dan yang belum aku kenal yang sudah mewarnai hidup ini dan membuat hidup ini lebih dinamis, tidak statis seperti web HTML murni. <img src='http://etersoul.com/blog/wp-content/plugins/smilies-themer/Etersoul/smile.png' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>20&#8230; yah sudah berlalu&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://etersoul.com/2008/08/21/20-2-x-10/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>It is a curious case</title>
		<link>http://etersoul.com/2008/08/17/it-is-a-curious-case/</link>
		<comments>http://etersoul.com/2008/08/17/it-is-a-curious-case/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 17 Aug 2008 16:03:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Digimaster Etersoul</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Review]]></category>

		<category><![CDATA[CHIP]]></category>

		<category><![CDATA[film]]></category>

		<category><![CDATA[hell]]></category>

		<category><![CDATA[HellBoy]]></category>

		<category><![CDATA[trailer]]></category>

		<category><![CDATA[WALL-E]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://etersoul.com/?p=238</guid>
		<description><![CDATA[Ada satu trailer film yang aku dapatkan dari majalah CHIP, berjudul The Curious Case of Benjamin Button. Cerita di film ini mungkin agak janggal dan aneh berhubung memang yah ceritanya memang agak janggal dan aneh sih menurutku.
Film yang dibintangi oleh Brad Pit ini memiliki alur yang bisa dikatakan maju, tapi terlihat terbalik. Bila umumnya kita [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ada satu trailer film yang aku dapatkan dari majalah CHIP, berjudul The Curious Case of Benjamin Button. Cerita di film ini mungkin agak janggal dan aneh berhubung memang yah ceritanya memang agak janggal dan aneh sih menurutku.</p>
<p>Film yang dibintangi oleh Brad Pit ini memiliki alur yang bisa dikatakan maju, tapi terlihat terbalik. Bila umumnya kita melihat film-film mengenai biografi bercerita tentang seseorang dari usia muda sampai usia tua dan renta, maka di film ini kita akan melihat hal yang sebaliknya, yaitu dari usia tua menjadi usia muda.</p>
<p>Ceritanya seputar kehidupan seorang manusia bernama Benjamin Button yang memiliki keanehan dibanding dengan orang-orang lain. Bila orang-orang normal mulai hidup sebagai bayi, balita, anak-anak, kemudian remaja, dewasa dan tua, justru apa yang dialami oleh Benjamin Button kebalikannya. Dia terlahir sebagai orang tua dan tumbuh menjadi anak-anak.</p>
<p>Sama seperti manusia normal, pada usia muda (baca: tua) dia masih belajar berjalan dan sebagainya. Saat usianya terlihat tua, bisa dikatakan latarnya adalah tahun 1920-an.  Ketika dia berumur relatif muda dengan latar tahun 1960 atau 1970, Benjamin Button jatuh cinta kepada seorang wanita normal yang masih berumur 30 tahun. Hmm, mungkin kalau alur ceritanya normal, umur mereka sudah sama-sama 30 tahun, tapi pada kenyataannya umur Button terlihat seperti 50 tahun.</p>
<p>Trailer pun membawa kita melihat Button melewati masa-masa mudanya ketika sang istri beranjak menjadi tua. Ironisnya di akhir trailer, terlihat sepasang manusia yaitu nenek-nenek dan anak balita berciuman di tengah jalan.  Dilihat dari jalan ceritanya, film ini terlihat unik karena memang jarang aku dengar mengenai film yang membahas tentang umur yang terbalik ini. Film ini sendiri rencananya akan ditayangkan di bulan Desember 2008 yaitu dekat Natal. Berita dan trailer film ini (dalam format High Definition) bisa dilihat di <a title="The Curious Case of Benjamin Button" href="http://www.benjaminbutton.com/" target="_blank">www.benjaminbutton.com</a>.</p>
<p>Satu lagi film yang mungkin layak untuk ditunggu itu adalah HellBoy 2: The Golden Army. Masih bercerita seputar Hellboy dari film pertamanya yang kini harus menguak misteri dunia bawah tanah yang diisi oleh makhluk-mahluk aneh. Kerajaan yang sudah lama tidur ini kembali bangkit untuk mengambil alih dunia dari para manusia.</p>
<p>Di trailernya sendiri efeknya lumayan bagus. Hellboy 2 sudah ditayangkan di Amerika Serikat sejak 11 Juli 2008 yang lalu. Entah kenapa di Indonesia sendiri belum ditayangkan, mungkin takut dicekal karena ada kata &#8220;hell&#8221; di film itu. <img src='http://etersoul.com/blog/wp-content/plugins/smilies-themer/Etersoul/pouty.png' alt=':|' class='wp-smiley' /> Yah, semoga saja masih bisa ditayangkan di Indonesia, atau paling tidak hadir di televisi seperti Hellboy 1 selama ini.</p>
<p>Tapi untuk sekarang, yang mau aku tonton adalah WALL-E. <img src='http://etersoul.com/blog/wp-content/plugins/smilies-themer/Etersoul/grin.png' alt=':D' class='wp-smiley' /> Oke deh, kita tunggu saja kehadiran Benjamin Button dan Hellboy di Indonesia. <img src='http://etersoul.com/blog/wp-content/plugins/smilies-themer/Etersoul/smile.png' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://etersoul.com/2008/08/17/it-is-a-curious-case/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>What? Magibon?</title>
		<link>http://etersoul.com/2008/08/13/what-magibon/</link>
		<comments>http://etersoul.com/2008/08/13/what-magibon/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 13 Aug 2008 08:52:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Digimaster Etersoul</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Internet]]></category>

		<category><![CDATA[bandwidth]]></category>

		<category><![CDATA[Fastnet]]></category>

		<category><![CDATA[fenomena]]></category>

		<category><![CDATA[silent]]></category>

		<category><![CDATA[Speedy]]></category>

		<category><![CDATA[StarOne]]></category>

		<category><![CDATA[Yahoo Messenger]]></category>

		<category><![CDATA[YouTube]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://etersoul.com/?p=236</guid>
		<description><![CDATA[Setelah Canon Rock yang menjadi fenomena di kalangan teman-temanku sekitar satu bulan yang lalu sampai selalu dibicarakan di setiap conference dan YM, sekarang giliran Magibon. Nama yang aneh, aku juga ga tau apa artinya. Yang jelas mengingatkanku pada film kartun Jepang aneh alias anime yang bernama Mangkibau atau apalah namanya.  
Setelah diterpa dengan rasa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah Canon Rock yang menjadi fenomena di kalangan teman-temanku sekitar satu bulan yang lalu sampai selalu dibicarakan di setiap conference dan YM, sekarang giliran Magibon. Nama yang aneh, aku juga ga tau apa artinya. Yang jelas mengingatkanku pada film kartun Jepang aneh alias anime yang bernama Mangkibau atau apalah namanya. <img src='http://etersoul.com/blog/wp-content/plugins/smilies-themer/Etersoul/pouty.png' alt=':|' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Setelah diterpa dengan rasa penasaran, akhirnya kemarin sewaktu sedang conference dengan teman-temanku, Magibon ini sendiri menjadi topik pembicaraan yang utama. Tapi inilah bagian tidak enaknya: harus liat di YouTube. Padahal ISP yang aku pakai sekarang ini masih limited, tidak seperti mereka yang sudah menggunakan Fastnet atau Speedy yang unlimited di malam hari. Beruntunglah aku memang sudah ga online menggunakan StarOne-ku selama beberapa hari sehingga bandwidth pun mengendap dan aku masih berani membuka YouTube yang terkenal boros bandwidth.</p>
<p>Setelah diberi link dari temanku, akupun membuka link itu dan terlihat seorang gadis yang berdiam diri ga jelas mau ngapain. Kadang tersenyum, trus tiba-tiba diam lagi, kemudian melambaikan tangan dan membuat bentuk V dengan jarinya. Kemudian diam sebentar dan selesai. (_ _ !) Benar-benar ga jelas. Video sepanjang satu menit itu benar-benar ga membuatku tertarik.</p>
<p>Tapi yang mencengangkan itu jumlah views nya yang mencapai 800.000 views lebih. Bahkan dalam beberapa video lainnya yang juga kurang lebih sama yaitu hanya berdiam diri, atau paling tidak hanya mengucapkan satu dua patah kata dalam bahasa Jepang atau Inggris yang juga ga jelas, angka viewnya bisa mencapai jutaan, dan paling sedikit itu ratusan ribu.</p>
<p>Dalam beberapa videonya, terdapat tulisan kanji Jepang yang berarti &#8220;silent is gold&#8221;. Hmm, gold? Entahlah, mungkin kalau dapat view sebanyak itu memang gold, apalagi sampai memecahkan rekor seperti Michael Phelps, perenang USA di Olimpiade Beijing yang sekaligus mendapat beberapa medali emas juga.</p>
<p>Magibon? Who is she? What did she do? Yah, jawabannya: diam. <img src='http://etersoul.com/blog/wp-content/plugins/smilies-themer/Etersoul/pouty.png' alt=':|' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://etersoul.com/2008/08/13/what-magibon/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Array: The Power of PHP</title>
		<link>http://etersoul.com/2008/08/13/array-the-power-of-php/</link>
		<comments>http://etersoul.com/2008/08/13/array-the-power-of-php/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 12 Aug 2008 17:01:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Digimaster Etersoul</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[PHP]]></category>

		<category><![CDATA[array]]></category>

		<category><![CDATA[ceroboh]]></category>

		<category><![CDATA[element]]></category>

		<category><![CDATA[programming]]></category>

		<category><![CDATA[teliti]]></category>

		<category><![CDATA[tipe data]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://etersoul.com/?p=231</guid>
		<description><![CDATA[Dari judul di atas, bisa ditarik kesimpulan bahwa entry ini akan berisi mengenai tipe data array yang terdapat di PHP. Bahkan dengan kata power yang ada di judul tersebut juga bisa dikatakan bahwa entry ini akan berisi seputar kegunaan, kelebihan dan keuntungan penggunaan tipe data array dalam PHP. Yep, bagi yang sudah pernah mengenal bahasa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dari judul di atas, bisa ditarik kesimpulan bahwa entry ini akan berisi mengenai tipe data array yang terdapat di PHP. Bahkan dengan kata <strong>power</strong> yang ada di judul tersebut juga bisa dikatakan bahwa entry ini akan berisi seputar kegunaan, kelebihan dan keuntungan penggunaan tipe data array dalam PHP. Yep, bagi yang sudah pernah mengenal bahasa pemrograman lain seperti C atau Pascal atau Basic, sewaktu beralih atau belajar menggunakan PHP mungkin akan melihat perbedaan yang signifikan dalam arti array.</p>
<p>Array pada dasarnya merupakan suatu tipe data yang dapat menampung serangkaian tipe data yang sama dalam suatu variabel. Bila pada dasarnya kita mengenal tipe variabel seperti character atau <em>char</em>, integer atau <em>int</em>, dan float atau real, maka tipe data tersebut umumnya hanya dapat menampung sebuah data saja bila tidak menggunakan array. Ketika menggunakan array pun, banyak bahasa pemrograman yang menggunakan index atau key dalam array menggunakan angka bulat atau integer yang umumnya dimulai dari 0 (nol).</p>
<p><span id="more-231"></span>Dalam PHP, pengolahan dan penggunaan array menjadi lebih mudah karena array dalam PHP lebih fleksibel. Tidak hanya dapat menggunakan integer sebagai key untuk element-nya, akan tetapi juga string. Bahkan key dalam PHP bisa bercampur antara string dan integer. Contohnya adalah sebagai berikut:</p>
<p><code>$array['Hello'] = &#8216;world&#8217;;<br />
$array[1] = 5;</code></p>
<p>Karena fleksibilitas inilah array dalam PHP sering digunakan sebagai list yang hampir menyerupai objek-objek yang umumnya menggunakan class sebagai pembentuknya. Contohnya seperti di bawah ini:</p>
<p><code>$people['name'] = &#8216;Anonymous&#8217;;<br />
$people['address'] = &#8216;5th Anonymous Street&#8217;;<br />
$people['motto'] = &#8216;Who knows&#8217;;<br />
$people['website'] = &#8216;http://www.example.com/&#8217;;</code></p>
<p>Di PHP terdapat 2 cara menentukan nilai array. Cara pertama adalah dengan memberi nilai array secara langsung seperti contoh di atas (bentuk 1). Sedangkan cara kedua adalah mendefinisikan nilai dengan menggunakan pembentuk atau konstruktor array seperti di bawah ini (bentuk 2):</p>
<p><code>$people = array(<br />
'name' =&gt; 'Anonymous',<br />
'address' =&gt; '5th Anonymous Street',<br />
'motto' =&gt; 'Who knows',<br />
'website' =&gt; 'http://www.example.com/'<br />
)</code></p>
<p>Masalah akan timbul bilamana menggunakan bentuk 1 tanpa melakukan reset atau unset terhadap variabel array tersebut. Pada bentuk 1, array akan terus di-push di akhir susunan array sebelumnya sehingga pada dasarnya nilai-nilai sebelumnya tidak akan hilang, kecuali bila kita mendefinisikan nilai baru pada key yang sudah ada sebelumnya.</p>
<p><code>$array['contoh'] = &#8216;contoh&#8217;;<br />
echo $array['contoh']; // akan tercetak &#8216;contoh&#8217;<br />
$array['example'] = &#8216;example&#8217;;<br />
echo $array['contoh']; // tetap akan tercetak &#8216;contoh&#8217; karena key &#8216;example&#8217; diletakkan setelah key &#8216;contoh&#8217;</code></p>
<p>Cara mudah untuk mensiasati agar key &#8216;contoh&#8217; menghilang adalah dengan menggunakan konstruktor array atau melakukan unset terlebih dahulu, baik di tingkat key / element atau di tingkat variabel.</p>
<p><code>$array['contoh'] = &#8216;contoh&#8217;;</code></p>
<p><code>unset($array['contoh']); // reset pada tingkat key atau element<br />
unset($array); // reset pada tingkat variabel<br />
$array = array(); // membangun ulang variabel $array sebagai array kosong</code></p>
<p><code>$array['example'] = &#8216;example&#8217;;</code></p>
<p><code>echo $array['contoh']; // di sini tidak akan tercetak apapun karena &#8216;contoh&#8217; sudah di reset</code></p>
<p>Penggunaan cara untuk me-reset variabel array tersebut sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Bila hanya ingin melakukan reset terhadap satu key atau element tertentu tanpa menghilangkan seluruh array, maka penggunaan reset tingkat key adalah yang terbaik. Bila ingin menghapus nilai array-nya, sekaligus menghapus variabel yang ada, penggunaan unset tingkat variabel adalah yang terbaik. Bila hanya ingin menghapus seluruh key atau element dari variabel array tanpa menghapus variabel itu sendiri, maka membangun ulang variabel array adalah yang terbaik.</p>
<p>Dengan kemudahan yang diberikan PHP dalam pengelolaan array yang menjadi list atau pengganti objek sederhana, maka terkadang timbul juga masalah yang mungkin tidak terpikirkan sebelumnya. Umumnya masalah ini adalah akibat ketidaktelitian programmer PHP dalam penggunaan array itu sendiri.</p>
<p><code>$array['hai'] = &#8216;Hallo&#8217;;<br />
$array = array(&#8217;example&#8217; =&gt; &#8216;this is example&#8217;);<br />
echo $array['hai'];</code></p>
<p>Pada contoh di atas, tidak akan tercetak apapun karena $array sudah dibangun ulang dengan element hanya berupa key &#8216;example&#8217; dengan value &#8216;this is example&#8217;. Bila hanya ingin melakukan push untuk element baru di belakang element dengan key &#8216;hai&#8217;, cukup lakukan dengan <code>$array['example'] = &#8216;this is example&#8217;;</code> tanpa harus menggunakan konstruktor array.</p>
<p>Inilah salah satu kemudahan dari PHP yang mungkin suatu waktu bisa menjadi senjata makan tuan bila terdapat kecerobohan dalam penggunaannya sehingga perlu pemikiran yang matang sebelum menggunakan array dalam PHP. Semoga artikel ini bisa membantu memahami sedikit mengenai array dalam PHP dan masalah yang bisa timbul karenanya. <img src='http://etersoul.com/blog/wp-content/plugins/smilies-themer/Etersoul/wink.png' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><strong>Tambahan: </strong>Mengapa saya menuliskan judulnya Array: The Power of PHP, bukannya PHP: The Power of Array? Karena saya menganggap array sebagai bagian yang penting dari PHP dan array menjadikan PHP lebih &#8220;hidup&#8221; bukan karena kelebihannya sebagai tipe data saja.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://etersoul.com/2008/08/13/array-the-power-of-php/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>What I&#8217;ve Done?</title>
		<link>http://etersoul.com/2008/08/12/what-ive-done/</link>
		<comments>http://etersoul.com/2008/08/12/what-ive-done/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 12 Aug 2008 15:21:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Digimaster Etersoul</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[The Life]]></category>

		<category><![CDATA[Binus]]></category>

		<category><![CDATA[Binusmaya]]></category>

		<category><![CDATA[peminatan]]></category>

		<category><![CDATA[proyek]]></category>

		<category><![CDATA[WALL-E]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://etersoul.com/?p=227</guid>
		<description><![CDATA[Sejujurnya, aku tak tahu apa yang telah kuperbuat. I don&#8217;t know, really. Bila biasanya aku selalu duduk di bangku di depan monitor komputerku yang dipenuhi nyamuk-nyamuk yang bergentayangan, dua minggu belakangan aku malah duduk di belakang laptop sambil berpikir keras dan mengetik serangkaian kode-kode yang membentuk website.
Kemudian baru saja aku membuka halaman Binusmaya dan melihat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sejujurnya, aku tak tahu apa yang telah kuperbuat. I don&#8217;t know, really. Bila biasanya aku selalu duduk di bangku di depan monitor komputerku yang dipenuhi nyamuk-nyamuk yang bergentayangan, dua minggu belakangan aku malah duduk di belakang laptop sambil berpikir keras dan mengetik serangkaian kode-kode yang membentuk website.</p>
<p>Kemudian baru saja aku membuka halaman Binusmaya dan melihat hasil peminatan. Aku masuk ke peminatan Networking, padahal sebelumnya aku memilih Jaringan Komputer. Errr, mungkin sama kali yah. Memang sama deh. <img src='http://etersoul.com/blog/wp-content/plugins/smilies-themer/Etersoul/tongue.png' alt=':p' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Maintenance untuk forum SMABHK.com yang sedianya aku lakukan hari Minggu tanggal 10 Agustus 2008 yang lalu pun akhirnya tertunda. Harapannya minggu depan aku bisa segera mengupdate forumnya dengan MyBB 1.4 yang baru diluncurkan beberapa hari belakangan.</p>
<p>Dan satu lagi hal yang belum aku lewatkan tapi mungkin bisa saja terlewatkan karena proyek yang aku kerjakan sekarang: WALL-E. Premiere untuk Indonesia dijadwalkan besok, tapi yang pasti untuk minggu ini aku masih belum bisa bebas bepergian dan menonton film itu karena proyek yang aku kerjakan masih belum benar-benar selesai. <img src='http://etersoul.com/blog/wp-content/plugins/smilies-themer/Etersoul/pouty.png' alt=':|' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Semoga saja minggu depan sudah sedikit lebih terbebas mengingat sekarang sudah 90% (hasil dari perkiraan, karena mungkin saja turun lagi jadi 70% atau 80% tergantung dari situasinya).</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://etersoul.com/2008/08/12/what-ive-done/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Sound of Blackbox</title>
		<link>http://etersoul.com/2008/08/04/sound-of-blackbox/</link>
		<comments>http://etersoul.com/2008/08/04/sound-of-blackbox/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 Aug 2008 03:03:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Digimaster Etersoul</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Society]]></category>

		<category><![CDATA[bangka]]></category>

		<category><![CDATA[blackbox]]></category>

		<category><![CDATA[cockpit]]></category>

		<category><![CDATA[pesawat]]></category>

		<category><![CDATA[rekaman]]></category>

		<category><![CDATA[suara]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://etersoul.com/?p=224</guid>
		<description><![CDATA[Satu tahun yang lalu, tepatnya pada tanggal 1 Januari 2007, aku dalam perjalanan pulang dari Bangka ke Jakarta setelah liburan yang aku habiskan selama 2 minggu di sana. Saat itu aku benar-benar menikmati perjalanan udara dengan menggunakan pesawat terbang karena memang terakhir kali naik pesawat terbang sebelum waktu itu adalah ketika SMP atau malah SD. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Satu tahun yang lalu, tepatnya pada tanggal 1 Januari 2007, aku dalam perjalanan pulang dari Bangka ke Jakarta setelah liburan yang aku habiskan selama 2 minggu di sana. Saat itu aku benar-benar menikmati perjalanan udara dengan menggunakan pesawat terbang karena memang terakhir kali naik pesawat terbang sebelum waktu itu adalah ketika SMP atau malah SD. Yah, kalau dipikir-pikir harga tiket pesawat memang mahal dibanding dengan transportasi laut.</p>
<p>Sesampainya di rumah, yang aku dengar pertama kali adalah berita jatuhnya pesawat Adam Air. Hingga kini diberitakan black box pesawat naas itu berhasil diangkat dari daerah sekitar Majene setelah berbulan-bulan tidak dapat diangkat karena kedalaman laut tempat pesawat itu jatuh termasuk kedalaman yang amat dalam.</p>
<p>Pesawat diperkirakan mengalaman disfungsi dalam peralatan yang mengatur keseimbangan dan posisi pesawat sehingga pesawat miring sampai lebih dari 100º ke arah kanan dan kecepatannya pun lebih cepat dari kecepatan normal yang pada akhirnya jatuh ke laut dalam.</p>
<p>Belakangan sangat gencar diberitakan mengenai keberadaan rekaman suara cockpit dari pesawat naas itu pada saat-saat terakhir sebelum pesawat itu jatuh. Pertama kali aku mendengar soal rekaman ini adalah dari guruku yang ada di sekolah pada hari Sabtu kemarin dan aku memang belum sempat mendengarnya. Aku juga tidak terlalu penasaran dengan suara yang ada.</p>
<p>Eh, malah pada Minggu pagi, suara itu sudah menjadi menghebohkan dan diberitakan di televisi. Aku pun mendengarkan suara itu dengan seksama di televisi dan suara itu benar-benar menyayat hati. Tak bisa dibayangkan bila kita sedang berada di dalam pesawat itu dan bertindak sebagai pilot yang ada di sana melihat pesawat yang kita terbangkan jatuh ke laut terbuka dalam posisi yang setengah terbalik. Aaaaaaaaa!!! &gt;_&lt;</p>
<p>Bagaimanapun rekaman itu memang terdengar sangat menakutkan, walau itu juga menjadi momok yang menakutkan bagi KNKT alias Komisi Nasional Keselamatan Transportasi karena pada dasarnya rekaman pada blackbox atau kotak hitam tidak boleh sampai beredar luas di masyarakat dan hanya boleh dipergunakan untuk penyelidikan. Beredarnya rekaman suara yang mirip dengan suara yang ada pada blackbox bisa mencoreng nama baik Indonesia, bukan karena suara yang menakutkan itu ataupun bagaimana pembicaraan pilot dan co-pilot dalam pesawat itu, tetapi lebih karena tidak bisa menjaga isi dari blackbox sesuai dengan peraturan internasional yang ada.</p>
<p>Rasanya memang bukan sesuatu yang etis untuk memperdengarkan suara itu kepada publik, mengingat hal ini juga akan membuat keluarga korban terluka karena sampai saat ini, tidak ada satupun korban jiwa yang bisa diangkat dari kedalaman laut tempat pesawat itu jatuh. Dan mungkin akan menambah rasa takut masyarakat pada pengguna penerbangan di negeri ini. Yah, pada akhirnya rekaman itu memang hanya berdampak buruk dan tidak memiliki dampak baik.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://etersoul.com/2008/08/04/sound-of-blackbox/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>About sex</title>
		<link>http://etersoul.com/2008/08/04/about-sex/</link>
		<comments>http://etersoul.com/2008/08/04/about-sex/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 03 Aug 2008 19:52:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Digimaster Etersoul</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[My Minds]]></category>

		<category><![CDATA[job]]></category>

		<category><![CDATA[Kompas]]></category>

		<category><![CDATA[media]]></category>

		<category><![CDATA[pacar]]></category>

		<category><![CDATA[proyek]]></category>

		<category><![CDATA[sex]]></category>

		<category><![CDATA[televisi]]></category>

		<category><![CDATA[WordWeb]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://etersoul.com/?p=222</guid>
		<description><![CDATA[Oke, saya tahu pikiran Anda saat ini setelah membaca judul di atas. Tentu sebagian besar orang akan berpikir ngeres soal kata untuk judul di atas. Beberapa lagi akan membaca judul tersebut sambil mengkerutkan dahi atau malah celingak-celinguk buat melihat kiri-kanannya apakah ada orang lain yang melihat Anda membaca ini. Dan beberapa lagi yang mungkin ekstrim [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Oke, saya tahu pikiran Anda saat ini setelah membaca judul di atas. Tentu sebagian besar orang akan berpikir <em>ngeres </em>soal kata untuk judul di atas. Beberapa lagi akan membaca judul tersebut sambil mengkerutkan dahi atau malah celingak-celinguk buat melihat kiri-kanannya apakah ada orang lain yang melihat Anda membaca ini. Dan beberapa lagi yang mungkin ekstrim akan mengatakan saya gila karena menulis soal ini.</p>
<p>Yah, hanya terinspirasi dari tulisan di koran Kompas kemaren di bagian gaya hidup. Sebenarnya seberapa tabu sih kata <em>sex </em>ini di kehidupan kita sekarang? Dulu ketika ada anak kecil mengatakan kata <em>sex </em>ini, mungkin tamparan atau cacian dari orang tua sudah menjadi hal biasa. Sekarang jaman sudah berubah dan tata norma kehidupan juga berubah. Banyak banyolan-banyolan yang tidak jauh dari aroma yang menyangkut hal-hal yang dianggap tabu dulu. Bahkan tidak jarang kita membicarakan hal ini secara terbuka kepada orang-orang, baik itu yang satu jender, atau malah dengan jender lain.</p>
<p><span id="more-222"></span>Tapi di sisi lain masih banyak yang ketakutan soal ini. Saya akui bahwa saya sendiri kadang berpikir dua kali sebelum melakukan atau mengatakan sesuatu yang berhubungan dengan judul di atas dan tetap berusaha menghindari hal ini, paling tidak untuk menjaga agar tetap berada di jalur dan batasan yang ada. Err, jangan berpikir macam-macam soal “melakukan”, saya ga benar-benar melakukan istilah yang paling kotor (atau justru paling baik bagi beberapa orang) atas kata <em>sex </em>yaitu berhubungan badan. Anggap saja “melakukan” itu yah mungkin berpikir ngeres atas suatu hal yang tentu baru saja Anda lakukan ketika Anda membaca judul di atas. Hehehe&#8230;</p>
<p>Ada satu cerita yang menarik. Belakangan kasus yang menghebohkan kembali menghantui media massa di Indonesia, yaitu soal kasus pembunuhan berantai Ryan. Semua dikupas tuntas oleh media dan saya rasa ga perlu lagi diceritakan di sini. Salah satu hal yang dikupas adalah mengenai kaum homoseks dan gay. Sebenarnya pemberitaan di berbagai media massa ga adil dan cenderung menghakimi kaum ini dengan bumbu-bumbu mengerikan. Toh mereka sama-sama makan nasi seperti kita, memakai baju dengan bahan kain sama seperti kita, dan sama-sama dilahirkan dari seorang wanita yang bernama ibu.</p>
<p>Hanya saja mereka memiliki sisi yang lain dalam hidup mereka yaitu, yah itu, sex. Dan saya rasa mereka juga sudah menyadari bahwa hal ini akan menyebabkan pandangan negatif untuk diri mereka yang memang mengalaminya. Dan mereka punya hak untuk membela diri bila suatu kali mereka merasa dipojokkan oleh media seperti yang dilakukan media sekarang yang seakan-akan menghakimi bahwa kaum homoseks dan sebagainya itu sebagai kaum yang “ganas”.</p>
<p>Oke, kembali ke masalah <em>sex</em>. Entah akhir-akhir ini rasanya saya ga terlalu tertarik memikirkan mengenai pasangan. Yah, dua kali nembak, dua kali juga meleset dan pelurunya melesat jauh mengenai burung yang terbang tinggi di angkasa. Loh&#8230; o_O Mungkin ini saatnya beristirahat dari pikiran untuk mencari pasangan itu, mumpung hidup juga masih lama, dan selama hidup ini aku belum melakukan banyak hal untuk menghidupiku sendiri. Yap, pekerjaan. Saat ini aku lebih ingin berkonsentrasi ke hal ini, apalagi belakangan ngerjain proyek sampai tengah malam, kemudian bangun lagi pagi-pagi untuk kembali duduk di depan laptop dan mengetik kode-kode yang menakutkan bagi sebagian besar orang.</p>
<p>Walau ga ada keinginan buat memiliki pacar untuk saat ini, tapi kadang saya cemburu juga melihat orang-orang yang sudah punya pasangan. Bahkan kadang ada teman saya yang bilang “wah, gimana sih, Wil? Masa kamu kalah sama orang model gitu, padahal dia orangnya lebih pendiam daripada kamu dan bahkan takut ama cewe. Tapi kok malah dia duluan yang dapat cewe?”. Sebenarnya bukan hal yang aneh. Ada dua hal yang menurut saya membuat mereka berhasil menjalani itu, pertama keberuntungan dan kedua yang paling penting adalah niat baik mereka untuk menjalin hubungan dengan pasangan itu.</p>
<p>Kalau mereka memang lebih “payah” daripada saya, lalu kenapa mereka bisa memiliki sesuatu yang belum sempat aku miliki sampai saat ini? Berarti mereka memang menunjukkan kualitas yang lebih baik daripada diriku, yah paling tidak dalam bidang ini. Dan mereka pantas mendapatkannya.</p>
<p>Yah sekian dulu curhat kotor ini. Sudah terlalu larut. Padahal baru aja mengetik kode-kode aneh yang tadi aku bilang di atas, sekarang malah ngomongin soal sex yang ga benar-benar menyangkut soal sex itu sendiri. <img src='http://etersoul.com/blog/wp-content/plugins/smilies-themer/Etersoul/grin.png' alt=':D' class='wp-smiley' /> Bagi yang udah ngarep soal isi entry ini, I just wanna say, “sorry” karena ga sesuai dengan apa yang Anda pikir. <img src='http://etersoul.com/blog/wp-content/plugins/smilies-themer/Etersoul/wink.png' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Em, lupa jelasin arti sex itu sendiri <img src='http://etersoul.com/blog/wp-content/plugins/smilies-themer/Etersoul/pouty.png' alt=':|' class='wp-smiley' /> Ga usah cari jauh-jauh dulu deh, saya pakai thesaurus WordWeb aja. Saya masukkan kata sex dalam textbox yang ada, dan yang kemudian muncul pada nomor wahid adalah “<em>Activities associated with sexual intercourse</em>”. Barulah yang kedua muncul kalimat “<em>Either of the two categories (male or female) into which most organisms are divided</em>”. Ternyata memang arti kata ini sudah bergeser dan kamus pun sudah mengatakan hal itu. Sekarang lagi ga ada niat buat nyari di KBBI alias Kamus Besar Bahasa Indonesia, toh sudah pagi buta dan saya juga ga punya buku kamusnya. <img src='http://etersoul.com/blog/wp-content/plugins/smilies-themer/Etersoul/pouty.png' alt=':|' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Nite all.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://etersoul.com/2008/08/04/about-sex/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
