Posts Tagged ‘account’

Pertanyaan Umum Seputar Pemblokiran Fitur dan Account Facebook

Semua bermula ketika kamu membuat sebuah account Facebook, kemudian kamu menggunakannya dengan baik tanpa masalah selama beberapa bulan. Setelah itu kamu menjadi terbiasa dengan kehidupan kamu di Facebook. Kalau mau makan, kamu posting di Facebook. Kalau mau tidur, kamu posting di Facebook. Kalau mau mandi, kamu posting di Facebook. Kalau baru foto-foto dari handphone, kamu langsung upload ke Facebook. Kalau lagi bosan, kamu buka Facebook dan main applicationnya. Kalau mau ngobrol dengan teman, ngobrolnya pake wall di Facebook. Akhirnya Facebook pun menjadi teman sejati kamu. Tapi suatu hari, tanpa kamu duga, tiba-tiba saja kamu ga bisa masuk ke Facebook atau ga bisa memposting wall baru, bukan karena provider internet kamu yang dodol sampai ga bisa connect ke Facebook, tapi karena dihalangi tulisan yang kurang lebih mengatakan bahwa kamu melakukan tindakan yang dianggap tidak menyenangkan atau berlebihan dan/atau melanggar aturan Facebook. Hancurkah duniamu?

Kalau kamu adalah salah seorang yang mengalami kasus seperti di atas, maka kamu merupakan salah satu orang yang cukup beruntung karena bisa merasakan efek diblokir oleh Facebook. Ups, aku bukan bermaksud senang atas penderitaan orang lain, tapi intinya kebanyakan orang akan lebih bijaksana menggunakan Facebook nya bila sudah pernah terblokir seperti ini. Yah, hitung-hitung ambil sisi positifnya saja. Dan tentu saja ada banyak pertanyaan yang berputar-putar di kepala kamu kalau kamu sampai mengalami pemblokiran ini.

Jadi di artikel ini, aku akan membantu menjawab beberapa pertanyaan umum yang sering dilontarkan mengenai pemblokiran / non-aktifasi atau pembatasan fitur dan account di Facebook.

1. Apa sih yang bikin Facebook-ku “ngambek” dan diblokir?

Sebenarnya ada banyak penyebab sampai Facebook kamu bisa diblokir. Kata kuncinya adalah “berlebihan” dan “aturan main”. Kalau kamu memposting wall secara berlebihan, kamu mungkin diblokir. Kalau kamu mengirim message secara berlebihan, kamu juga mungkin diblokir. Lalu pertimbangkan juga apakah kamu pernah melanggar aturan di Facebook, misalnya memakai nama yang aneh-aneh, memuat gambar-gambar yang “syur” atau membuat account bukan untuk diri kamu sendiri, malahan untuk perusahaan kamu. Mungkin ada baiknya kamu membaca artikel mengenai alasan utama account Facebook kamu diblokir di sini.

2. Seberapa jauh pemblokiran ini bisa dilakukan oleh Facebook? Kenapa ada yang diblokir accountnya, tapi ada juga yang cuma beberapa fitur doank?

Biasanya pemblokiran bagi sesuatu yang dianggap “berlebihan” hanya sebatas pemblokiran fitur saja. Misalnya bila kamu terlalu banyak memposting wall, maka kamu akan diblokir dari memposting wall. Atau kalau terlalu sering meng-add teman, kamu akan diblokir sehingga ga bisa meng-add teman lagi. Sedangkan kalau kamu melanggar aturan Facebook seperti penyalahgunaan account, kemungkinan sejak login. Dalam beberapa kasus, terlalu banyak meng-add orang atau memposting wall sekalipun dapat diblokir sejak login.

3. Berapa sih batas pengiriman wall atau add teman yang maksimum supaya ga diblokir?

Tampaknya masalah ini adalah hal yang misterius. Dari yang aku tahu sih tidak ada batasan pasti berapa jumlah wall yang ditulis atau orang yang di-add menjadi teman sebelum muncul peringatan atau langsung diblokir begitu saja. Kalau dilihat-lihat sih Facebook kemungkinan menerapkan nilai relatif terhadap penggunanya sendiri. Mungkin saja di hari-hari besar di mana seseorang berulang tahun atau sedang ada hari raya khusus, angka ini akan dinaikkan supaya tidak terlalu cepat terblokir. Sedangkan di hari-hari biasa, dengan jumlah teman yang sedikit pula, mungkin batas jumlah pengiriman akan lebih sedikit. Jadi kemungkinan jawabannya adalah relatif.

4. Berapa lama pemblokiran akan dilakukan? Gimana caranya supaya account / fitur nya bisa dipakai lagi?

Tidak ada yang tahu seberapa lama pastinya account atau fitur kamu akan terblokir. Bahkan staf Facebook sekalipun! Maksudku, staf Facebook pasti tahu mengenai lamanya pemblokiran, lah mereka yang punya sistem kok, tetapi yang pasti mereka ga mau memberitahukan berapa lama pemblokiran itu dilakukan. Mungkin untuk membuat efek jera. Lama pemblokiran ini pun biasanya bisa berlangsung mulai dari hitungan jam, hari, minggu, bahkan ada yang sampai bulanan. Semuanya ditentukan oleh sistem Facebook secara otomatis. Jadi bila kamu sedang sial, mungkin bisa saja kamu terkena pemblokiran sampai berminggu-minggu atau bulanan (bahkan untuk kasus pemblokiran yang salah sekalipun).

5. Gimana caranya / mekanisme accountku bisa sampai terblokir?

Oke, untuk masalah ini, coba lihatlah dari beberapa sudut pandang. Pertama, pemblokiran bisa dilakukan secara otomatis dari sistem bila kamu mencapai suatu titik tertentu yang dianggap berlebihan atau abusive dan annoying. Kedua, pemblokiran bisa dilakukan secara manual oleh staf setelah menerima laporan dari pengguna lainnya. Yup, ada kemungkinan kamu dilaporkan oleh pemakai Facebook lainnya yang mungkin tidak suka melihat kegiatan yang hal-hal yang kamu lakukan (dan tentu saja setelah kamu secara sukses telah terbukti melakukannya). Ketiga, kamu menjadi korban salah blokir.

6. Kalau account atau fiturnya sudah keblokir, gimana cara aktivasinya lagi?

Kirimkan email ke disabled@facebook.com menggunakan email yang kamu daftarkan untuk account kamu yang terblokir itu. Jadi jangan gunakan email A untuk meminta aktivasi ulang pada account yang loginnya menggunakan email B. Bila pun kamu berhasil mengirimkan email ke sana, aktivasi atas pemblokiran ga bisa dilakukan secara instant, apalagi kalau kamu terbukti bersalah melanggar aturan yang ada di Facebook. Dan staf tidak akan memberitahukan kapan account kamu akan dapat dipakai lagi! Tapi ada baiknya kamu mencoba terlebih dahulu daripada diam saja menunggu. Email yang kamu kirim harus berbahasa Inggris, dan tentu dengan isi yang sopan dan etis, bukan memaki-maki.

7. Saya sudah mengirim email, tapi ga ada balasannya sama sekali.

Hey, itu bukan pertanyaan! Tapi memang ga setiap email yang dikirim ke disabled@facebook.com itu akan langsung dibalas oleh stafnya. Ingat, bukan cuma kamu seorang aja yang diblokir oleh Facebook. Pastinya ada ribuan atau puluhan ribu orang per harinya yang mengirim email ke sana untuk meminta aktivasi kembali. Jadi sabar saja. Jangan kirimkan email secara brutal, misalnya sampai 10 kali sehari karena kamu ga sabar dengan jawabannya, soalnya ujung-ujungnya kamu bisa dianggap hanya melakukan spamming ke email tersebut. Kirimkan email lagi setelah 2 atau 3 hari tidak dibalas.

8. Aku ga pernah melakukan apapun yang salah, tapi kenapa aku tetap terblokir?

Coba evaluasi apa yang kamu lakukan belakangan ini? Bukan, bukan mengenai apa kesalahan atau aturan apa yang kamu langgar di Facebook, tetapi apa yang terjadi belakangan ini di kehidupan kamu. Aku sudah tulis di atas bahwa mungkin saja kamu dilaporkan oleh orang lain yang tidak suka akan tindakan kamu. Pertanyaannya, apakah kamu sedang memiliki masalah dengan orang-orang di sekitar kamu? Apakah kamu pernah mengganggu orang lain memakai Facebook kamu?

Pertanyaan lainnya adalah seputar keamanan komputer dan password kamu. Apakah kamu mendownload browser kamu dari sumber terpercaya? Apakah komputer kamu bebas dari virus dan spyware? Atau apakah password Facebook kamu sangat lemah, misalnya hanya tanggal lahir atau nama depan saja? Atau adakah orang lain yang mengatahui password atau sering memakai Facebook kamu (misalnya adik atau mantan pacar kamu)? Pertanyaan-pertanyaan di atas mengarah kepada pertanyaan utama: Apakah mungkin Facebook kamu di hack atau disalahgunakan oleh orang lain? Kalau iya, silahkan laporkan ke abuse@facebook.com.

9. Facebook -ku sudah diblokir sejak lama tapi belum aktif lagi. Kenapa tuh?

Lama ini relatif. Kalau kamu diblokir sudah sejak 3 bulan yang lalu dan kamu sudah sering menulis email ke Facebook untuk meminta kejelasan mengenai pemblokiran ini, mungkin salah satu alasan yang mungkin terjadi adalah pemblokiran dilakukan secara permanen! Yap, selamanya, forever and ever, until the end of the Facebook. Jadi saran saya, ga perlu menunggu account lama kamu, justru siap-siaplah membuat account baru. Dan dari sini kamu bisa belajar untuk menggunakan account kamu dengan sebaik-baiknya supaya ga diblokir lagi. :)

10. Kalau account nya bisa dipakai lagi, apakah semua teman dan wall nya hilang?

Sebagian besar data yang terjadi sebelum diblokir akan tetap ada setelah pemblokiran dibuka. Akan tetapi beberapa data yang berhubungan dengan pemblokiran akan dihapus, khususnya untuk materi-materi yang mengandung hak cipta atau yang bersifat mengganggu, misalnya materi pornografi.

11. Aktifin donk Facebook ku!!! Tolong! Please! Aku ga bakal ngulangin kesalahan ku lagi :(

Aissshhh… Satu kata: “ngaco”. Ngaco karena kamu salah sasaran. Mustinya kamu complain ke Facebook, bukan complain ke sini. Merengek di sini ga akan membantu sama sekali. Kenapa? Pertama, karena aku ga tau account yang kamu gunakan. Kedua, karena aku ga punya akses ke email kamu yang kamu gunakan untuk account yang terblokir. Ketiga, aku ga menjalankan usaha jasa “membantu membuka pemblokiran account Facebook orang lain” alias calo, jadi silahkan berjuang dengan kekuatan kamu sendiri. Sekalian belajar gimana meng-evaluasi diri sendiri dan berkomunikasi dengan etis kepada pihak yang mungkin membuat kesal diri kamu. :)

Conclusion

Mungkin masih banyak pertanyaan seputar non-aktifasi atau pemblokiran Facebook karena daftar pertanyaan di atas cuma daftar pertanyaan yang sering diajukan. Jadi bila masih ada yang ingin ditanyakan, silahkan sampaikan aja di bagian comment. Siapa tahu aku bisa membantu, atau mungkin bisa menjadi bahan referensi bagi orang lain. :)

PS: Mungkin banyak istilah yang berbeda mengenai “pemblokiran” ini. Ada yang bilang di-disabled, di-nonaktifkan, dan sebagainya. Tapi di sini aku lebih suka “diblokir”. Iya, lebih suka istilahnya, bukan kasusnya, soalnya siapa juga yang mau sampai Facebook-nya diblokir. :)

Real Name and Alternate Name in Facebook

Sebenarnya fitur ini udah agak lama ada di Facebook, tapi baru belakangan ini aku sempat menelusuri mengenai salah satu fitur yang sebenarnya sangat berguna bagi user yang suka memakai nama-nama aneh di samping nama “yang asli”. Fitur ini dinamakan Alternate Name.

Sesuai dengan namanya, fitur ini digunakan untuk memberi nama alternatif selain daripada nama sebenarnya yang kita gunakan sehari-hari. Seperti yang kita ketahui Facebook dalam Terms of Service-nya sebenarnya melarang para user-nya untuk menggunakan nama palsu atau nama yang bukan merupakan identitas kita sebenarnya, akan tetapi tentu saja ga sedikit orang yang nekat melanggar batas itu dan akhirnya tetap menuliskan nama-nama aneh di dalam account Facebook mereka. Walaupun Facebook memiliki kebijakan untuk menyaring terlebih dahulu nama yang dimasukkan ketika diubah, tetap saja masih banyak user yang lolos dengan mudah, mungkin karena banyaknya user yang mengganti nama setiap harinya. Dan mungkin hal ini pula yang menyebabkan Facebook memutuskan merilis Alternate Name sebagai alternatif dari nama asli setiap user.

Bukan tanpa alasan kenapa memakai nama yang sebenarnya sangat penting di Facebook. Beberapa alasan di antaranya adalah

  • Mempermudah teman lama Anda mencari Anda menggunakan nama yang sebenarnya. Mungkin saja nama panggilan Anda bisa berubah dari waktu ke waktu, akan tetapi yang pasti nama sebenarnya tidak akan dengan mudah berubah, dan hal ini yang umumnya digunakan oleh orang-orang untuk mencari Anda.
  • Prospek dalam dunia bisnis dan dunia kerja. Bukan ga mungkin kalau Anda “ditemukan” oleh suatu perusahaan, termasuk juga perusahaan bergengsi dan bertaraf internasional melalui Facebook untuk kemudian direkrut menjadi karyawan. Tentu bisa menjadi sebuah alasan untuk membatalkan perekrutan Anda bila Anda mempunyai nama yang aneh dan ga standar, apalagi dengan nama panggilan yang terlampau aneh sebagai nama utama di profile Anda. Selain itu, nama yang tidak real juga menyulitkan perusahaan untuk menyelidiki kualitas Anda (walau tentu saja sisi bagusnya bisa menyembunyikan kejelekkan Anda juga).
  • Menghindari laporan penggunaan nama palsu. Apalagi dalam kasus bila Anda memiliki musuh bebuyutan tujuh generasi yang juga memiliki Facebook. Ga harus selalu musuh bebuyutan, tapi juga bisa jadi hanya orang yang tidak Anda dikenal tapi tahu kalau nama yang Anda gunakan itu palsu. Bisa-bisa mereka menggunakan fasilitas report untuk melaporkan Anda ke “pihak yang berwenang” alias Facebook sendiri, dan ujung-ujungnya account Anda bisa di-block tanpa sepengetahuan Anda.
  • Mengurangi kemungkinan di-reject ketika menambah teman. Ingat bahwa Facebook bukanlah Friendster, kemungkinan Anda di-reject oleh orang yang Anda add lebih besar karena banyaknya pemain “serius” di Facebook yang ingin berteman dalam arti yang sebenarnya, bukan cuma menambah jumlah friends dalam listnya. Bila Anda menulis nama yang buruk dan ga bisa diidentifikasikan (baik melalui foto dan informasi profile), bisa-bisa Anda dikira stalker atau orang iseng. Ujung-ujungnya, makin banyak di-reject, makin tinggi pula kemungkinan diblokir oleh Facebook karena mencoba meng-add ulang. (Hey, teori ini udah dibuktikan olehku, karena aku sendiri sering me-reject atau mem-pending request dari orang yang ga dikenal dengan nama aneh sampai berbulan-bulan lamanya :) ).
  • Menghindari membuat orang lain marah karena nama yang Anda gunakan. Lah, itu nama panggilan yang Anda buat sendiri, kenapa orang lain harus marah? Tentu saja ga harus, tapi kemarahan itu umumnya bersifat pribadi atau kelompok karena dianggap menyinggung perasaan mereka. Bagaimana pun menuliskan nama seperti Andi Si Manajer Pemasaran PT Blabla bisa membuat tersinggung sang manajer aslinya bila ternyata jabatan Anda hanya sebatas office boy.

Jadi bila Anda memiliki nama panggilan, ada baiknya berpikir lebih dari 2 kali untuk meletakkannya sebagai nama asli, apalagi sekarang ini sudah ada fasilitas Alternate Name. Untuk mengaksesnya sendiri, cukup lihat ke menu kanan atas, lalu telurusi Settings > Account Settings > Name, dan masukkan nama panggilan Anda ke field Full Alternate Name. Anda juga bisa memilih untuk menampilkan Alternate Name Anda di profile atau tidak dengan mencentang tanda di bawahnya. Jangan lupa juga mengganti nama Anda menjadi nama yang sebenarnya di bagian First Name, Middle Name dan Last Name.

Bila Anda memilih untuk menampilkan Alternate Name di profile dan search result, maka Alternate Name Anda akan muncul di sebelah kanan nama asli Anda dalam tanda kurung baik di profile atau search result.

13 Alasan Utama yang Bisa Membuat Account Facebook Diblokir atau Dihapus

Post ini dikutip dari GetSatifaction.com dan sudah aku terjemahkan supaya lebih mudah dimengerti, dan dengan sedikit komentar tambahan dariku tentunya. :) Aku sendiri nemuin website itu secara ga sengaja waktu lagi ngeliat-liat kaskus.

Seperti judul di atas, entry ini akan membahas 13 alasan utama kenapa Facebook seorang user bisa diblokir, di-disable, atau dihapus. Sebenarnya istilah dihapus untuk profile di Facebook ga sepenuhnya benar, karena Terms of Use Facebook mengatakan profile tidak akan dihapus, melainkan hanya diblokir status keaktifannya. Khusus bagi yang udah pernah diblokir, dan bingung kenapa bisa sampai diblokir, mungkin di sini bisa memberi sedikit memberi pencerahan dan tentunya jangan sampai diulangi lagi. :D Oke, kita langsung aja deh ke list alasan kenapa kamu bisa diblokir oleh pihak Facebook.

(more…)

This entry was last modified on: September 13th, 2009 at 18:40

Activate your account

Banyak orang khususnya yang di Indonesia terlalu tergantung dengan cara kerja Friendster. Kemudahan yang diberikan oleh Friendster terkadang terlalu tak masuk akal untuk diterapkan dalam dunia web. Kini masalah itu muncul ketika ada suatu “kemudahan” yang tidak diimplementasikan di forum diskusi, khususnya forum diskusi SMABHK.com. Lalu apa yang disebut dengan “kemudahan” itu?

Salah satunya adalah dalam hal mendaftar ke forum diskusi. Di Friendster, tidak masalah jika anda mendaftarkan email palsu atau email yang bukan milik anda sendiri. Walaupun bila tidak menggunakan email yang asli, user dapat tetap menggunakan Friendster secara penuh. Hanya saja ketika melakukan login ke Friendster, halaman yang akan tampil pertama kali adalah halaman yang meminta verifikasi. Setelah mengklik sebuah tombol (entah itu Continue, Go to Homepage atau yang lainnya), maka Friendster dapat digunakan secara penuh. Lalu bagaimana dengan forum diskusi ini? Mereka harus menggunakan alamat email yang asli dan benar-benar milik mereka sendiri. Paling tidak mereka bisa membuka dan mengklik alamat internet yang ada di email yang dikirimkan untuk mengaktifkan account mereka di forum.

Trus apakah hal ini merepotkan? Saya rasa justru hal ini tidak merepotkan dan bahkan lebih baik daripada sistem Friendster. Karena dengan email asli, anda tidak akan lagi dapat menyalahgunakan alamat email orang lain dan tentunya alamat email anda juga tidak akan serta merta disalahkangunakan oleh orang lain. Itu adalah salah satu kelebihan di bidang privasi. Yang kedua adalah dilihat dari sisi keamanan, bila anda melupakan password anda, maka password dapat dikirimkan ke email anda tersebut sehingga anda tidak perlu celingukan ke sana-sini cuma buat mendapatkan username dan password anda sendiri yang hilang. Yang ketiga, dari sisi administrasi sendiri, penggunaan email asli akan mengurangi spamming dalam forum diskusi tersebut. Lihat saja Friendster yang kini telah disusupi oleh banyak bot (yah, ini bener-bener ngeselin).

Selain itu, sebagian besar situs web saat ini juga mengharuskan pengaktifan dan otentikasi melalui email. Kalau begitu, forum ini juga salah satu media pembelajaran tentang penggunaan internet bukan? Lalu kenapa banyak yang tidak mengaktifkan account mereka sendiri? Kebanyakan dari mereka tidak menggunakan alamat email yang valid atau tidak asli atau tidak aktif karena sudah terlalu lama tidak digunakan.

Yah semoga saja hal ini bisa menyadarkan pengguna forum secara khusus dan pengguna internet secara umum. :)