Pertamax, Batu Bata, serta Cendol
Sekarang ini siapa sih yang ga tau soal kata “pertamax” yang banyak beredar di internet? Yah, kalau jarang pake internet sih pasti orang itu ga tau. Hehehe… Pertamax di sini bukanlah sebuah produk bahan bakar minyak yang dijual oleh salah satu perusahaan BUMN, tapi merupakan sebuah kata yang kalau dibelek akan terdiri dari kata “pertama” ditambah dengan “x”.
Kata ini banyak dipakai di forum diskusi seperti Kaskus (bahkan mungkin lahir dari forum ini) ataupun juga di tempat-tempat lainnya, dan diungkapkan seseorang untuk memberi tanda kalau orang itu adalah yang pertama dalam memberi komentar atau membalas suatu posting. Biar seringkali dianggap sebagai junk, tapi ternyata tetap aja banyak orang yang memakai kata ini dan banyak yang ga bisa mencegah hal ini.
Eh, ternyata bukan cuma Indonesia loh yang suka nge-junk pake pertamax, tapi orang luar juga sering. Banyak orang yang nulis “first” kalau dia memang merupakan orang pertama yang menulis komentar atau membalas suatu posting. Bahkan seringkali ada yang menulis “second” alias keduax bila menjadi orang kedua.
Sejauh ini sih aku belum ngeliat ada yang nulis “third” alias ketigax, dan aku rasa jarang juga ada yang mau mengambil posisi ketigax di banyak tempat. Cukup dua pilihan saja: jadi pertamax, atau runner upx.
Anyway, budaya pertamax ini ga sepenuhnya buruk sih asal dipakai di tempat yang benar. Seperti yang aku bilang di atas, beberapa orang akan menganggap pertamax sebagai junk bila tidak diikuti dengan diskusi atau kata lainnya dalam satu post yang sama. Dan tentu saja keseringan pertamax bisa membuat seseorang kena cap sebagai junker atau malah bisa-bisa dikasih merah-merah atau batu bata merah atau bisa juga disebut reputasi buruk atau bad reputation (biasa ada fasilitas untuk memberikan reputasi baik atau buruk di forum diskusi). Bahkan bisa juga mendapat kecaman banyak pihak, umumnya berupa komentar-komentar atau private message ke orang tersebut, khususnya kalau mem-pertamax pada isu-isu sensitif yang seharusnya ga dibuat untuk bercanda.
Ngomong-ngomong soal bata merah, pasti ga lengkap juga dengan cendol atau sesuatu yang warnanya ijo-ijo alias hijau. Kalau bata merah berarti reputasi buruk, maka cendol atau ijo-ijo merupakan kebalikannya yaitu reputasi baik alias good reputation. Jadi jangan bingung ketika ada yang bilang “kalau gitu minta ijo-ijonya yah”.
Bukan cuma di forum diskusi saja hal ini terjadi, bahkan sekarang sampai “mencemari” instant messaging. Kalau ada hal yang menarik, pasti ada saja yang minta cendol. Waktu ada conference di Yahoo Messenger dibuat pun, biasa kata pertama yang tertulis dan diperebutkan di sana adalah “pertamax”. Tapi sampai sekarang belum ada yang minta bata merah, padahal lumayan juga buat bangun rumah sendiri kalau dikasi lumayan banyak.
Anyway, ini cuma sekedar postingan iseng-iseng, tapi kalau postingan ini menarik perhatian Anda, aku minta ijo-ijo nya yah.
Beer, gan.
Pertanyaan refleksi pribadi:
- apakah Anda seorang pertamaxer?
- apakah Anda anti-pertamax atau pro-pertamax?
Edit: Oh iya, biasanya indikasi bahwa terkena virus pertamax adalah komentar dulu baru baca. Yang penting jadi pertamax






Latest Comments