Posts Tagged ‘G900’

3G penyebab baterai boros?

Apa teknologi 3G menyebabkan baterai handphone menjadi boros? Mungkin jawabannya iya, mungkin juga ga.

Aku pernah membaca artikel di koran mengenai bagaimana caranya menghemat baterei handphone, dan di sana ga ditulis bahwa mengaktifkan mode 3G bisa membuat baterai handphone lebih boros. Tapi pada kenyataannya, G900 yang aku pakai sekarang ini cukup menghabiskan baterai ketika 3G dinyalakan. Bila dengan 3G baterai hanya bertahan 3 sampai 4 hari, tanpa mengaktifkan 3G baterai handphone ku masih berada pada posisi 68% setelah 3 hari tidak di-charge.

Selidik punya selidik, ternyata saat menggunakan sinyal 3G, handphone ku hanya menangkap 2 sampai 3 bar sinyal saja dari 5 bar yang ada. Sedangkan pada mode GSM/GPRS, sinyal yang didapat 4 sampai 5 bar alias penuh. Kemungkinan terbesar dari keborosan itu adalah G900 yang aku pakai berusaha mencari sinyal 3G yang lebih kuat sehingga menggunakan lebih banyak energi baterai. Tapi itu baru kemungkinan. Soalnya sewaktu aku menggunakan K618i, sinyal 3G yang ada di rumahku cenderung 4 sampai 5 bar, ga seperti G900 ini.

Kenapa bisa beda-beda gini yah? o_O

Big outcome, bigger income (hope so)

Yah mungkin bulan ini jadi bulan yang paling banyak pengeluaran lagi, terutama pengeluaran rutin dan pengeluaran non-rutin. Semuanya dimulai sejak awal bulan September ini.

Sudah mulai sejak bulan Agustus aku memikirkan untuk menggunakan Speedy sebagai provider internet saya. Apalagi mumpung saat ini Telkom memang sedang promosi kemerdekaan dengan memberi diskon 30% ke abodemen bulanan dan juga gratis modem dengan harga hanya Rp. 63.000,-. Tepat pada tanggal 1 September aku menelpon ke 147 dan pada hari Kamis (4/9), teknisi dari Speedy pun datang dan membantu pemasangan internet dan modemnya. Setelah dicoba menggunakan modem ADSL dari pihak Speedy, kecepatan koneksi mendekati 1 Mbps seperti yang diobral oleh pihak Speedy, tepatnya sekitar 850 Kbps. Cukup memuaskan! Dan memang kecepatan yang didapat tergantung dari kualitas jaringan dan infrastruktur telefoni di sekitar daerah pemasangan (misalnya kabel telepon dan noise), jadi bisa ditarik kesimpulan daerah saya tidak terlalu memiliki banyak gangguan jaringan.

Setelah itu, besoknya saya menuju ke Mangga Dua untuk membeli modem ADSL baru soalnya koneksi internet Speedy ini dibagi ke 3 komputer, sedangkan dengan modem yang didapatkan dari Speedy-nya hanya bisa digunakan untuk 1 komputer saja. Saya sendiri sudah merencanakan hal ini dan sudah berniat membeli modem ini bila memang Speedy sudah terpasang. Alhasil seharian muter-muter mencari modem dengan harga yang pas, dan didapatkanlah modem Linksys seharga Rp 700.000,-. Berhubung dollar lagi naik dan saya juga mengecek di bhinneka.com, ternyata harga yang saya dapatkan ini lumayan miring. Sebelum saya memutuskan membeli modem ini, saya beberapa kali ditawarkan menggunakan modem merek lain yang belum pernah saya dengar, dari pengakuan penjualnya modem tersebut juga dipakai dan bagus. Yah, tapi yang namanya penjual, ga mungkin mengatakan hal yang jelek mengenai produk yang dijualnya apalagi kalau mungkin keuntungan yang bisa didapatkan lebih besar. Dan parahnya, saya belum pernah tahu tentang merek ini dan belum sempat mencari dan membaca review dari pengguna lain di internet, jadi belum tahu kualitasnya.

(more…)

This entry was last modified on: September 7th, 2008 at 23:42