Posts Tagged ‘keyboard’

The Real Optical Illusion

Keyboard Optical Illusion

Keyboard Optical Illusion

Mungkin bisa dicoba di depan komputer masing-masing :lol:

Function One: Help Me!!

Di setiap keyboard pasti terdapat tombol F1. Tapi dari yang aku tahu banyak orang yang ga menekan tombol ini, karena kebanyakan bila menekan tombol ini dalam sebuah aplikasi salah-salah yang muncul adalah sebuah window yang dianggap “menganggu” dengan judul kurang lebih adalah “Help”. Padahal justru window yang mengganggu ini menjadi sebuah hal yang dapat membantu ketika kita pusing dalam menggunakan sebuah aplikasi.

Memang aku akui tidak semua orang suka membaca dokumentasi tertulis, dan lebih suka menanyakan orang lain secara langsung. Bahkan kalau sampai titik ekstrimnya sih bakal membuat orang lain kesal sendiri karena ditanya-tanya terus, padahal jawabannya dapat ditemukan di dokumentasi dengan sedikit usaha yaitu dengan Ctrl + F atau fungsi find. Tentu saja semua ini bukan hanya berlaku bagi penggunaan aplikasi, tetapi juga pengembangan aplikasi.

Kebanyakan software pengembangan aplikasi atau programming memiliki help file yang cukup membantu dan berisi daftar-daftar function dan cara penggunaan aplikasi tersebut. Bahkan untuk seseorang yang belum pernah menyentuh programming sama sekali, bisa saja dalam seminggu menjadi cukup mahir dalam dasar-dasar programming hanya dengan membaca help file dari awal bila orang tersebut benar-benar berniat pada programming atau pengembangan aplikasi. Percaya ga percaya bahwa hal ini memang nyata dan bukan cuma cuap-cuap kosong belaka.

(more…)

Yanni – Live! Concert 2006

Bukan cuma sekali ini aku terpesona ketika mendengarkan sebuah aransemen lagu apalagi lagu untuk konser di internet. Kali ini aku terpesona dengan Yanni. Dulu aku mengetahui mengenai Yanni dari lagunya Nightingale, tapi kemarin tiba-tiba saja temanku menyodorkan link ke YouTube yang berisi video konser Yanni tahun 2006 yang lalu.

Ternyata bukan hanya pandai dalam memainkan piano dan keyboard, Yanni juga pandai melakukan menciptakan aransemen untuk konser yang menurutku luar biasa bagusnya. Sampai-sampai aku mendengarkan lagunya berkali-kali.

Dalam konser ini, ada beberapa orang yang menarik perhatianku di antaranya Sayaka Katsuki (Jepang – biola), Pedro Eustache (Venezuela – saxophone dan suling), Dan Landrum (USA – hammered dulcimer), Ming Freeman (Taiwan – keyboard), Samvel Yervinyan (Armenia – biola), Victor Espinola (Paraguay – harpa), Ramon Flores (Mexico – trompet), Walter Rodriguez (Puerto Rico – perkusi) dan juga ga ketinggalan Yanni sendiri yang memegang keyboard dan piano.

Aransemen yang menarik di antaranya adalah Play Time, Storm, World Dance, Nostalgia, For All Seasons. Dan inilah beberapa video YouTube mengenai konser itu.

(more…)

This entry was last modified on: October 15th, 2008 at 22:51

Three weird days

Tiga hari belakangan banyak hal aneh yang menghinggapi hidup saya. Di entry ini saya akan merangkum beberapa hal yang terjadi.

  • Yang pertama adalah mengenai kartu ATM saya. Entah kenapa hari Sabtu kemaren itu ketika saya mau menarik uang dari ATM, kartu ATM-nya ga mengizinkan. Katanya PIN yang saya masukkan sudah salah sebanyak 3 kali. Padahal baru aja hari Jumat-nya saya menggunakan kartu ATM saya untuk mengecek saldo tabungan saya. Untung aja ada cabang bank yang buka sehingga saya bisa membuka lagi akses ATM-nya. Kalau ga, papa saya bisa kebingungan soalnya memang uang dari ATM itu ditarik untuk papa saya. :)
  • Hari Minggu malam, tiba-tiba keyboard mulai menunjukkan gejala-gejala rusak. Beberapa kali huruf yang saya ketik di chat room tidak tampil walau saya telah mengetik berkali-kali. Tidak sampai satu jam sejak gejala awal itu, semua tombol di keyboard tidak dapat digunakan sama sekali. Saya coba akali dengan menggunakan on-screen keyboard yang terdapat di Windows. Saya mencoba mengklik Caps Lock, Scroll Lock dan Num Lock yang terdapat di on-screen keyboard tersebut, dan memang pada keyboard sebenarnya juga ikut menyala dan mati sesuai instruksi yang ada di layar. Tapi itu juga ga berlangsung lama karena beberapa kali dicoba akhirnya respons pun sudah tak ada. Besoknya saya coba memeriksa kabelnya dengan mencoba mencabutnya dari CPU, tapi setelah dicolok lagi malah tampak seperti korsleting karena ketiga lampu indicator Lock tiba-tiba nyala mati secara bersamaan. Yah, sudah lah, saya mengalah.
  • Pada hari Senin, saya tidak memiliki peralatan untuk mengetik di komputer saya. Untung aja konfigurasi BIOS di bagian Halt on Error ga saya nyalain untuk keyboard. Seandainya aja saya nyalain, saya ga bakal bisa liat muka Windows sampai saya membeli keyboard baru. Akhirnya tentu aja bisa dibayangkan, selama satu hari penuh saya tidak menggunakan keyboard fisik untuk mengoperasikan PC saya sendiri. :( Saya menggunakan on-screen keyboard ketika chatting dan menulis. Sungguh tragis dan melelahkan karena harus mengklik berkali-kali. Kalau kaya begini aja selama 1 minggu, giliran mouse saya yang rusak mungkin.
  • Hari Senin malam, dengan keadaan komputer yang tidak lengkap karena tidak ada keyboard, saya menemukan situs no-www.org melalui sebuah blog di luar sana. Situs no-www.org ini sendiri merupakan situs untuk menggalang dukungan penghapusan www (baca: triple-double-u atau gampangnya we-we-we) dari nama domain internet. Jadi bila terdapat sebuah website bernama http://www.example.com, maka website itu juga harus bisa diakses dengan nama http://example.com tanpa diredirect / dialihkan ke domain lain atau ke domain yang terdapat www tersebut. Awalnya saya sempat ga setuju ketika membuka website itu, tetapi setelah mengamati fenomena sosial belakangan ini, saya akhirnya setuju juga penghapusan www dari nama domain website. Yah sebagai contoh aja hal yang membuat saya setuju adalah masih banyak orang yang menyebut situs forum SMABHK.com dengan http://www.forum.smabhk.com, padahal sebenarnya hanya perlu http://forum.smabhk.com.
  • Di hari yang sama dengan penemuan situs no-www.org tersebut, saya mengganti nama situs saya dari yang awalnya menggunakan www menjadi hanya nama domainnya saja yaitu http://etersoul.com. Saat itu tentunya saya mengambil resiko bahwa blog saya crash atau tidak dapat diakses apalagi tanpa keyboard untuk memperbaikinya bila mengalami kegagalan pemindahan. Untungnya semua berjalan dengan baik tanpa masalah. Untuk catatan saja, situs saya masih bisa diakses dengan www, akan tetapi akan diredirect ke situs yang sekarang.
  • Hari ini, hari Selasa, saya membeli keyboard baru di salah satu toko yang terdapat di Mall Ciputra. Setelah memasangkan ke PC, semua bisa digunakan secara lancar. Hanya saja mungkin karena saya kurang terbiasa dengan keyboard baru, saya masih sering salah ketik. Blog ini sendiri saya tulis 6 jam setelah saya membeli keyboard dan saya sudah mulai terbiasa untuk mengetik cepat dengannya. Sebelumnya, selama 4 jam, saya melatih kemampuan ketik cepat dengan banyak program. Hahaha… :p Mata sampai berat gara-gara harus menyalin tulisan demi tulisan dengan cepat. Yah, rata-rata tulisan saya ternyata lebih cepat dan akurat dibanding dengan keyboard lama. Keyboard baru dengan rata-rata 59 WPM (words per minute) dan accuracy 97%. Pada keyboard lama, speed saya hanya 53 WPM dan accuracy 95%. :)
  • Sejak hari Senin dan Selasa ini, kuliah saya sedang OFC (off-class). Dan harusnya juga besok OFC untuk satu mata kuliah, sedangkan satu mata kuliah lagi yaitu Bahasa Inggris II harus tetap hadir karena tidak off-class. Hiks..

Yah itu saja. Yang saya tekankan pada blog ini adalah pemindahan alamat blog saya dari http://www.etersoul.com menjadi http://etersoul.com.

This entry was last modified on: November 27th, 2007 at 17:43

Keyboard Troubleshooter

3 Comments Computer

Pernah ga tiba-tiba keyboard komputer ga bisa digunain sama sekali entah karena suatu masalah yang ga diketahui? Kalau pernah, maka sewaktu menggunakan komputer serasa seperti meminum es teh manis tanpa gula dan garam kan? Atau bolehlah pake istilah yang lain. :p Yang jelas susah banget kalau ga ada yang namanya keyboard selama mengoperasikan komputer. Saya sendiri kelabakan kalau tiba-tiba keyboard ga bisa digunain. Istilahnya lebih baik hidup tanpa mouse daripada tanpa keyboard, soalnya walau mouse sendiri mempermudah pekerjaan akan tetapi tidak se-powerfull keyboard dalam penggunaannya.

Kemaren siang, tanpa sebab yang  jelas, tiba-tiba aja keyboard komputer saya ga bisa digunain. Sebelumnya sempat timbul gejala-gejala yang aneh, misalnya tombol yang tidak ditekan malah seperti ditekan dan ditahan terus menerus. Terkadang ketika mengetik suatu huruf, contohnya huruf “t”, tiba-tiba muncul huruf lainnya. Ada juga kasus ketika saya mengetik satu kali, yang keluar malah dua huruf yang sama. Yang paling kacau lampu Caps Lock dan Num Lock ga bisa nyala. Saya sempat menggoyang-goyangkan kabel di dekat keyboard waktu itu, akan tetapi tidak ada perubahan yang berarti (malah mungkin jadi terlihat lebih parah). Alhasil keyboard benar-benar ga bisa digunain sama sekali dan ga satu huruf pun yang bisa dimunculkan dengan mengetik keyboard ini. Hiks.

Solusinya? Ambil obeng dan kertas tisiu. Buka semua baut pada bagian belakang panel keyboard. Kemudian terbukalah “isi perut” dari keyboard tersebut (sori kalau istilahnya terlalu kejam :p ). Organ paling penting yaitu yang menempel di dekat penanda Caps Lock dan Num Lock dan juga terhubung langsung dengan kabel, yaitu papan sirkuit yang ukurannya cukup kecil (hanya mencakup wilayah Lock itu aja). Kemudian di seluruh bagian keyboard terdapat layer tipis yang terbuat dari plastik sebagai sirkuit juga. Selain itu terdapat pula lapisan rubber sebagai perantara antara tombol dengan plastik sirkuit tersebut dan berfungsi juga untuk membuat tombol-tombol keyboard pejal dan bisa kembali ke posisi semula setelah ditekan.

Lapisan rubber saya bersihkan dari debu yang menempel. Kemudian layer plastik tersebut saya lepaskan dari keyboard dan dengan hati-hati juga dibersihkan. Pada ujung kanan atas layer plastik ini (yang berada di dekat board sirkuit tadi), terdapat beberapa pin tipis untuk menghubungkan layer tersebut dengan papan sirkuit. Setelah saya bersihkan, semua “isi perut” keyboard itu saya kembalikan seperti semula. Awalnya saat mencoba-coba, ga banyak perubahan berarti. Caps Lock dan Num Lock sudah bisa digunakan, beberapa huruf juga sudah bisa ditekan tanpa anomali. Akan tetapi masih terdapat beberapa tombol yang “lumpuh total”.

Kemudian saya buka lagi keyboard tersebut. Setelah analisis sejenak, saya mencoba mengambil kesimpulan bahwa pin yang menghubungkan layer dengan papan sirkuit tidak terkontak dengan baik. Oleh sebab itu saya mencoba menggeser-geserkan layer sebelum mengembalikan keyboardnya ke posisi semula. Ternyata di bagian belakang panel keyboard, terdapat lubang baut khusus di dekat posisi pin ini. Selain itu di bagian dalam juga terdapat rubber tambahan. Dari sana bisa ditarik kesimpulan bahwa kedua benda tersebut digunakan untuk “menjepit” pin pada layer dengan pin pada papan sirkuit. Setelah berusaha mencari posisi yang tepat dan mengencangkan baut, alhasil keyboard pun berjalan dengan normal. Saya dan keyboard pun hidup bahagia selamanya. (Loh? :p )

Cuma pemberitahuan aja, keyboard yang saya gunakan ini sudah cukup tua. Di bagian belakangnya masih ada segel garansi yang tertulis bulan 9 tahun 1996. Jadi sampai saat ini keyboard ini sudah mencapai 11 tahun. Hahaha… Tentu aja masalah segel garansi itu sudah ga berlaku lagi. :D