Posts Tagged ‘logika’

Pentingnya dokumentasi program

Ada sebuah paragraf yang dibuat oleh para programmer yang sekaligus penulis dokumentasi atas sebuah framework open source bernama CodeIgniter seperti di bawah ini.

Programmers love to code and hate to write documentation. We’re no different, of course, but since documentation is as important as the code itself, we are committed to doing it. Our source code is extremely clean and well commented as well.

Bila diterjemahkan ke Bahasa Indonesia, ungkapan itu kurang lebih berarti seperti di bawah ini:

Programmer suka menulis kode dan benci menulis dokumentasi. Kami juga tidak berbeda tentunya, tetapi karena dokumentasi sama pentingnya dengan kode itu sendiri, kami berkomitmen untuk melakukan itu (menulis dokumentasi). Source code kami sangat bersih dan terdokumentasi juga.

Dokumentasi di sini tidak hanya bererti menuliskan dokumentasi penggunaannya, melainkan dokumentasi atas kode yang dibuat programmer. Umumnya dokumentasi menggunakan comment block atau comment line untuk memisahkan dari kode utama. Sebagai contoh, comment block pada bahasa pemrograman C++ dan beberapa bahasa pemrograman lain adalah /* dan */, sedangkan comment line adalah //

(more…)

Everyone loves social engineering

Err, entah kenapa saya nulis mengenai social engineering ini. Melihat banyaknya hoax dan isu-isu yang berseliweran sana-sini tanpa kejelasan, jadi pengen aja nulis soal ini. Apalagi sekarang jamannya berita aneh “mati satu, tumbuh lagi yang baru”, khususnya di Indonesia.

Social engineering yang artinya melakukan kegiatan memanipulasi pikiran manusia, persuasi (mengajak) dan percaya akan hal yang diceritakan agar orang itu melakukan sesuai dengan apa yang diminta merupakan hal yang umum sekarang. Entah dalam Bahasa Indonesia apa arti sebenarnya mengenai social engineering ini. Mungkin “perancangan sifat sosial” atau “pengaruh masyarakat” bisa jadi bentuk Bahasa Indonesia-nya.

Social engineering (SE) sering dipakai oleh orang atau institusi agar masyarakat percaya atas apa yang disarankan atau apa yang diberitakan. Ujung-ujungnya, bisa terjadi berbagai macam reaksi pada masyarakat mulai dari penolakan, kepanikan, kekhawatiran yang berlebihan, sampai kepada paranoia. SE ini sendiri sudah menjadi bagian dari hidup manusia di mana ada yang menerimanya dan juga ada yang menolaknya.

Khusus dalam jaman digital sekarang ini, SE sering dipakai melalui media yang instan seperti email, instant messaging sampai SMS. Kadang bisa juga menggunakan media halaman situs internet yang telah dimodifikasi agar pengguna tidak tahu mengenai niat dibaliknya.

(more…)

This entry was last modified on: May 12th, 2008 at 18:30