Posts Tagged ‘movie’

Kapankah WALL-E datang?

3 Comments
Tags: , , , , , , ,

Setelah sempat ditunda-tunda sampai 1 minggu lebih, akhirnya kemaren keinginan buat nonton Kungfu Panda akhirnya terpenuhi juga. :D Awalnya aku sudah pesimis kalau akhirnya ga bakal bisa nonton film ini di bioskop berhubung batal mulu buat nonton bareng temannya. Bahkan hari Sabtu yang lalu juga sudah berada di antrian untuk membeli tiket XXI di Mall Taman Anggrek, tapi setelah antri selama 1 jam akhirnya tiket pun ga didapat karena sudah penuh. :(

Kesan setelah menonton Kungfu Panda ini sendiri adalah menganggumkan. :D Sebelumnya aku sering mengganggap film animasi tidak terlalu bagus dan worthed untuk ditonton di bioskop. Tapi setelah menonton Kungfu Panda ini, ternyata pernyataanku itu ga benar. Durasi film yang pendek pun tidak terasa karena alur cerita dan efek visual yang bagus. Ga nyesal deh nonton film ini.

Daftar film yang “must-be-watched” selanjutnya adalah WALL-E, sebuah film mengenai sebuah (seorang?) robot yang bertualang bernama WALL-E. Trailer film ini sendiri sudah cukup lama beredar, akan tetapi pemutaran perdana film ini sendiri di luar negeri adalah bulan Juni ini (dari Wikipedia dan sejumlah situs lainnya dikatakan 27 Juni 2008 alias besok). Sedangkan untuk Indonesia, film ini baru diputar di bioskop-bioskop pada tanggal 13 Agustus 2008. Informasi ini baru saya dapatkan dari koran Kompas tanggal 20 Juni 2008 kemarin melalui sebuah iklan.

Rasanya film ini juga cukup worthed untuk ditonton di bioskop daripada menontonnya dari DVD bajakan yang jelas akan banyak beredar karena jeda waktu rilis yang cukup lama antara rilis di luar negeri dengan di dalam negeri. Tema yang diangkat pun cukup jarang yaitu mengenai robot, padahal film animasi belakangan ini kebanyakan mengangkat mengenai manusia (khususnya superhero), hewan, atau serangga.

Yah, mungkin bagi orang-orang yang udah ga sabar buat WALL-E sih boleh saja nonton lewat DVD atau media bajakan. Walaupun waktu itu pada intro sebuah film sempat diputarkan WALL-E dan Eve yang ingin menonton DVD bajakan yang didapatkan dari bumi dengan kualitas yang jelek, dan itu menjadi iklan yang kocak dan cukup menyentil. :p Tentu aku sendiri juga ga menyarankan buat menonton dari DVD bajakan. ;)

Don’t play with timeline

5 Comments
Tags: , , , , , , ,

Timeline, yang kalau ditulis dalam bahasa Indonesia sebagai garis waktu mungkin akan menjadi sesuatu yang membingungkan kalau mau dijelaskan secara rinci. Secara sampai saat ini kita masih belum dapat merasakan pindah dari satu jaman ke jaman lain karena belum ditemukan cara untuk itu. Tapi walaupun begitu, timeline tetaplah sesuatu yang sangat menarik untuk dibahas.

Pertanyaannya adalah apa yang terjadi kalau kita bisa kembali ke masa lalu atau menuju ke masa depan?

Sebagian besar orang dalam hidup ini mungkin pernah berpikir untuk kembali ke masa lalu dan mengubah apa yang terjadi setelah mereka melakukan sesuatu yang buruk atau membuat mereka menyesal. Misalnya saja ketika gagal menempuh ujian, tiba-tiba saja ingin kembali ke masa lalu untuk mengerjakan soal ujiannya kembali karena kita sudah tahu soal apa yang akan dikerjakan di mana artinya kita akan dapat mengerjakan soal tersebut dengan baik.

(more…)

Great Firewall of Indonesia

2 Comments
Tags: , , , , , , , ,

Menarik menyimak perkembangan mengenai berita pemblokiran beberapa situs mancanegara dan situs lokal oleh pemerintah dalam beberapa hari belakangan. Pemblokiran yang dianggap pemerintah sebagai “jalan” untuk mencegah perpecahan masyarakat Indonesia justru mendapat banyak tentangan dari masyarakat Indonesia sendiri, bahkan hanya beberapa jam setelah situs YouTube diblokir oleh pemerintah.

(more…)

Transformer

1 Comment
Tags: , , ,

Hari ini berkesempatan nonton Transformer. Film ini sebenarnya sudah ada sejak lama dalam media kartun berseri. Hmm, terakhir kali seri yang saya tonton adalah Beast War.

Reviews

Film Transformer ini sendiri dibuat berdasarkan karakter Transformer yang ada sejak dulu. Di satu sisi terdapat Optimus Prime yang merupakan pemimpin kaum Autobots yang berperan protagonis. Sedangkan di sisi lainnya terdapat Megatron, sang pemimpin kaum Decepticons yang berperan sebagai peran antagonis. Film ini masih dititikberatkan di peperangan yang terjadi antara kaum Autobots dan Decepticons yang berasalah dari planet Cybertron.

Bila pada film serinya hanya perang antar kaum robot, maka di film Transformer ini perang terjadi di bumi yang melibatkan manusia. Bahkan para robot ini berbaur dengan kaum manusia dengan menjadi barang-barang elektronik seperti handphone, mobil-mobil canggih, bahkan menjadi senjata perang yang mematikan seperti pesawat F-22A. Setiap kali para robot ini berubah, perubahan selalu ditampilkan dengan baik. Bahkan tampak seperti telah diperhitungkan dengan baik oleh para pembuat visual effect-nya sehingga tidak terdapat suatu bagian robot pun yang bertabrakan dengan bagian lain.

Storyline : 7.5
Visual effect : 10
Sound effect : 9
Music : 8
Overall : 9

Jadi dapat dikatakan bahwa ini perkembangan teknologi yang sangat maju di dunia perfilman internasional. :p (apa sih?)

Kesimpulan
Banyak sekali perubahan yang terdapat di Beast War yang pernah saya tonton dulu dengan Transformer yang saya tonton tadi. Lebih banyak sisi manusiawi yang ditonjolkan dalam film ini, seperti bagaimana manusia bisa menerima keberadaan robot asing, serta bagaimana Optimus Prime yang menjadi pemimpin kaum Autobots berkata “freedom is the right of all sentient beings” atau “kebebasan adalah hak dari setiap makhluk hidup”. Hal ini membuat film ini wajib ditonton oleh semua fans film kartun Transformer ataupun orang yang mempunyai selera tinggi terhadap visual effect yang WOW. :D

Selamat Menonton

Eragon!!! Hiks… (Part 2)

No Comments
Tags: , ,

Huhuhuhuhu… Hari ini padahal mau nonton Eragon tapi ternyata gagal lagi. Hix hix… Kenapa coba bisa begini. Padahal udah nyampe di TA trus tinggal pesan tiket doank… Tapi bisa kelupaan pesan tiket sebelum makan-makan barang panitia Yearbook… Hmmm, mungkin memang gue ga ditakdirkan buat nonton Eragon kali ya? Huuuu… Mungkin lebih baik nunggu keluar di TransTV aja jadi nonton bioskop TransTV deh. Ya sudah lah ya… Pada dasarnya gue memang ga begitu niat buat nonton nih hari. Ga tau kenapa gitu. Weeew…

Btw percaya ga ni hari gue jalan kaki dari TA ke rumah gue… Wkwkwkwkwkk… Pengen nyoba sih. Ternyata perlu waktu sekitar 25 menit lebih. Hohoho… Lain kali gue coba jalan deh dari kampus Anggrek ke rumah gue… hmmmm, ga jadi deh! Kayanya yang itu mah terlalu gila.

Oh ya, ada satu lagi nih, dulu waktu gue telpon ke nomor handphone “dia” yang ada di Dominos Special Edition selalu ga ada nada sambungnya ato klo ga ada yang bilang “tekan bintang untuk meninggalkan pesan”. Kemaren gue coba telpon lagi, jawabannya udah berbeda. “Maaf, nomor yang anda hubungi belum terpasang”. Huhuhuhuhu… Huuu, musti melakukan pendekatan secara langsung nih klo gitu. Nti aja ah, pas semester dua…

PS : Sekali lagi, gue bakal ga online dari tanggal 23 Desember ampe tanggal 1 Desember. Thank for the attention.

Death Note & Lord of the Ring: Completed

3 Comments
Tags: ,

Wow, akhirnya gue nonton juga Lord of the Ring (LOTR) : The Return of the King kemaren malem. Bahkan bukan “kemaren malem” lagi gue nontonnya. Lebih baik kalo disebut kemaren pagi soalnya gue bela-belain nonton tuh film tanpa putus ampe jam 3.20 pagi. Ngantuq pun ampe ga kerasa. Hohohoho… Sebelumnya sih gue lebih milih bela-belain nonton di TransTV aja hari Sabtu ini. Tapi setelah gue pikir-pikir kan nanti hari Sabtunya gue pulang ke Bangka, dan di sono belum terjamin kalo gue bisa nonton LOTR yang katanya baru pertama kali ditayangin di Indonesia, akhirnya gue minjem aja DVD dari teman gue. Tapi ga nyesel deh nonton ampe larut malem, eh, maksudnya pagi-pagi buta. Nih film bener-bener keren. Pertama-tama bikin gue terkagum-kagum sama skenario perang ‘n setting nya yang luar biasa kereennnnnn…. Trus di akhir-akhirnya membuat gue terharu karena para tokoh utamanya berkumpul lagi. Wheeewww…. Sayangnya tadi gue liat di Wikipedia ternyata seharusnya film yang DVD itu ada additional scene, yaitu adegan-adegan yang ga ada di versi bioskopnya. Gue coba lagi liat di DVD yang gue pinjem dari teman gue itu ternyata ga ada adegan yang disebutin. Andaikan masih ada lagi sekuel yang berikutnya gue pasti ga bakal lewatin buat nonton di bioskop.

Selain itu, sebenernya sebelum nonton LOTR di komputer gue sendiri, gue nonton film Death Note. Belakangan ini banyak banget yang masang gambar Death Note sebagai picture di YM atau di MSN messenger. Ya tentu aja bikin penasaranlah. Film Death Note ini film Jepang yang diangkat dari komiknya (baca : manga) yang udah lebih dulu terbit. Filmnya berkisah mengenai buku yang bernama Death Note. Klo ada orang yang namanya ditulis di buku itu, maka orang itu bakal mati. Tapi dalam menulis buku itu ada cara dan syarat-syarat tertentu. Walau pun judulnya Death Note, film ini ga sepenuhnya horor, malah lebih ke arah film detektif biznya alur cerita filmnya susah ditebak. Jadi di filmnya itu diceritain klo ada seorang pemegang Death Note yang berusaha “berbuat baik” dengan membunuh para kriminal yang bebas dari tuntutan hukuman gitu dan kemudian orang itu dipuji sebagai orang baik. Di sisi lain, ada orang yang nganggap klo perbuatan itu sama aja sebagai pembunuh dan orang ini berusaha mencari tau siapa identitas dari pemegang Death Note itu.

Menurut gue sendiri sih cerita film Death Note ini keren ‘n bagus. Hmmm, mungkin dapat nilai 4,5 dari 5 deh… Katanya sih film Death Note ini pas diluncurin di Jepang bersamaan dengan penayangan Da Vinci Code dan berhasil menggeser Da Vinci Code ke peringkat dua.

Katanya lagi film Death Note ini ada sekuelnya dan bahkan ada teman gue yang bilang film Death Note ini merupakan trilogi. Biznya memang sih cerita akhirnya memang rada menggantung gitu dan misteri belum terpecahkan. Hmmm, nih film musti ditonton juga klo muncul di bioskop. Klo ga ditayangin di bioskop Indonesia ya nonton DVD nya aja deh…

Eragon!!! Hiks…

No Comments
Tags: , ,

Huhuhuh… Sedih nian nasibkuwww… Rencananya hari ini (sebenernya saat gue posting nih blog gue harus bilang “kemaren”) mau nonton Eragon — film yang katanya keren ‘n se-genre ama LOTR. Awalnya mau nonton yang jam 3. Diundur jadi jam 5. Akhirnya ga jadi deh…

Padahal gue udah ngebet banget buat nonton Eragon. Udah ajak teman-teman dari segala penjuru dunia (ga ampe dunia lah yaaaa ) bahkan rada maksa juga sih. Hehehe… Bahkan kemaren gue sempat sedih banget dan berteriak sekencang-kencangnya (melalui Yahoo Messenger) ke teman gue yang juga ngebet pengen nonton n jalan-jalan (daripada kering di kost-kost-an).

Paginya gue berangkat dulu buat LnT di BNCC (alias latihan komputer. Tapi ga keliatan kaya latihan sih tadi ). Selesai latihan jam 1 sore gue ama Hery langsung ke kost Doddy. Yah, walau akhirnya sempat makan dulu karena ada yang kelaparan n katanya hampir pingsan gara-gara belum makan dari pagi (sapa tuh?). Sekitar jam 2-an akhirnya semua personil yang mau nonton berkumpul. Personil-personil tersebut terdiri dari gue sendiri, Doddy, Hery dan Ivan. Wekzzz… Padahal gue kira yang ikut bakal lebih banyak lagi.

Udah jam 2 lewat tapi masih belum berangkat juga ke Taman Anggrek (selanjutnya dibaca TA… wwkwkwkwkk… biz klo gue tulis “anggrek” doank bisa-bisa dikira kampus gue). Dan itu dilakukan demi menunggu Ivan buat mandi dulu… (jadi tumbal loeee…). Habis selesai nunggu “acara” Ivan, kita langsung jalan ke depan buat naik “Bee-ninety-one” alias B91 . Entah setelah melakukan perhitungan secara cermat, ternyata naik taksi lebih hemat dibanding dengan naik pesawat pembom itu, ekh, maksud gue metromini itu. Udah itu, supir taksinya rada mengerikan lagi. Bukan mengerikan gara-gara mukanya keliatan galak atau terlalu cute buat seorang supir taksi, bukan juga gara-gara nada bicaranya yang kasar, tapi gara-gara dia ga nyalain argometer nya. Bahkan dia bilang, “ya terserah aja deh mau bayar berapa. Pake harga yang biasa aja. Lagian kan udah sering.”

Nyampe di TA, sang driver bersabda lagi, “Yah terserah mau dibayar berapa. Lima belas ribu boleh. Dua puluh ribu juga boleh.” Yah elah, klo udah dibilang gitu mah ya tentu aja kita bayar lima belas ribu. Weeeew… Tau gitu kasi sepuluh ribu aja kali ya. Tapi kayanya sih nih supir memang baik (kayanya doank lohh). Jadi ga tega klo ngasi kekecilan. Tapi dengan demikian perhitungan yang dilakukan sebelum berangkat ke TA bener-bener akurat booooww… Lebih hemat, walau cuma ceceng doank.

Nyampe di TA udah jam 3 lebih, jadi kita ubah aja jadwal nonton kita jadi jam 5 sore. Sebelum beli tiket masih musti isi kocek dulu tebel-tebel, jadi kita semua pergi ke ATM deh buat ngambil duit. Langsung ngibrit ke “dua satu” di lantai 5 (ga tau kenapa namanya lantai 5, padahal gue itung semua lantainya ada 7 tuh). Di sono sudah banyak yang mengantri membeli tiket entah itu tiket Eragon, Deja Vu, ato film-film lainnya (mungkin juga tiket pesawat terbang buat pulang kampung). Tiba di barisan ke depan, kita langsung melihat ke arah layar monitor sang penjual tiket dengan rasa kagum karena banyak sekali noktah putih di layar monitornya. Yang lebih membuat kagum lagi itu ada dua noktah yang berkedap-kedip di bagian ujung dan paling depan. Kekaguman itu segera berganti kepada kekecewaan karena ternyata Eragon banyak banget fansnya. PARAHHHH….

Akhirnya apa yang kita lakukan hanyalah pasrah. Ga juga sih. Masa ampe ke TA cuma buat ngambil duit di ATM nya doank. Gile aja… akhirnya kita menghabiskan waktu di TimeZone bermain hal yang geje-geje dan setelahnya kita makan di McD. Biz itu ketawain orang yang jatuh-jatuh di permainan ice skating (ironisnya seharusnya kita yang diketawain klo kita yang main di sono ). Bahkan terkagum-kagum melihat seorang gadis berbaju putih yang lagi main iceskating juga. Hehehe… Bahkan ampe hampir kenalan boo… Tapi ga jadi biznya tuh orang langsung menghilang waktu kita mencari tempat yang lebih strategis buat memantau lebih dekat.

Jam 6 malem, kita pun pulang ke Binus dengan menggunakan taksi. Kali ini kita mendapat supir yang “super cool”, bahkan mungkin “too cool”. Hehehe… Kami pun tiba dengan selamat sentosa di Binus sebelum akhirnya berpisah buat pulang ke kediaman masing-masing.

Yah, gitu aja ceritanya…

Intinya :

  1. Lebih baik tinggalkan orang yang punya “acara” sendiri daripada orang itu mengganggu jadwal secara keseluruhan. Becanda lah… Masa sama teman gitu sih…
  2. Ngambil duit di ATM belum jaminan kita bakal bisa nonton atau masuk ke bioskop secara legal.
  3. Di TA itu bisa menjadi surga maupun menjadi neraka. Yaaa, surga bila tujuan kita berhasil. Neraka klo ternyata tujuan kita ga berhasil tapi kita bikin lagi tujuan baru yang ga jelas selama di TA.
  4. Ga semua yang lu dengar itu benar. Maksudnya, ga semua yang u pikir itu benar. Biar tuh cewe pake baju putih ‘n menghilang secara tiba-tiba, bukan berarti tuh cewe makhluk halus yang lagi cari cowo-cowo yang geje di TA buat dijadiin sesajen. (entah ada yang berpikir gitu apa kaga deh.)
  5. Ada berbagai karekter manusia yang akan ditemukan selama anda melakukan perjalanan dari Binus ke TA. Mulai dari supir taksi yang “aneh” tetapi baik hati, cewe yang tadi, serombongan anak SMA yang menarik hati teman gue ampe diliatin terus pas lagi makan di McD, ampe ketemu lagi supir taksi yang “cool”.

Selanjutnya,
Gue tetep pengen nonton Eragonnnn!!!!!

PS : Sedikit pengumuman, gue mungkin ga akan online dari tanggal 23 Desember 2006 ampe tanggal 1 Januari 2006 berhubung gue musti pulang kampoeng. Jadi yah, silahkan memberi komentar kepada blog-blog gue yang masih belum kalian komentari. Okeeee…? Thx…