Everyone loves social engineering
Err, entah kenapa saya nulis mengenai social engineering ini. Melihat banyaknya hoax dan isu-isu yang berseliweran sana-sini tanpa kejelasan, jadi pengen aja nulis soal ini. Apalagi sekarang jamannya berita aneh “mati satu, tumbuh lagi yang baru”, khususnya di Indonesia.
Social engineering yang artinya melakukan kegiatan memanipulasi pikiran manusia, persuasi (mengajak) dan percaya akan hal yang diceritakan agar orang itu melakukan sesuai dengan apa yang diminta merupakan hal yang umum sekarang. Entah dalam Bahasa Indonesia apa arti sebenarnya mengenai social engineering ini. Mungkin “perancangan sifat sosial” atau “pengaruh masyarakat” bisa jadi bentuk Bahasa Indonesia-nya.
Social engineering (SE) sering dipakai oleh orang atau institusi agar masyarakat percaya atas apa yang disarankan atau apa yang diberitakan. Ujung-ujungnya, bisa terjadi berbagai macam reaksi pada masyarakat mulai dari penolakan, kepanikan, kekhawatiran yang berlebihan, sampai kepada paranoia. SE ini sendiri sudah menjadi bagian dari hidup manusia di mana ada yang menerimanya dan juga ada yang menolaknya.
Khusus dalam jaman digital sekarang ini, SE sering dipakai melalui media yang instan seperti email, instant messaging sampai SMS. Kadang bisa juga menggunakan media halaman situs internet yang telah dimodifikasi agar pengguna tidak tahu mengenai niat dibaliknya.





