Entah rasanya 5 menit itu sangat berarti bagi saya. Banyak hal yang bisa dilakukan bersama dia dalam selang waktu 5 menit itu.
Seringkali kalau saya menelpon dia, saya hanya mampu menghabiskan waktu sebanyak 5 menit. Walau hanya 5 menit, hal ini sudah cukup menyenangkan.
Tentu saja saya mau bila bisa menghabiskan waktu lebih dari 5 menit untuk berbicara melalui telepon dengan dia.
Minggu lalu (lebih tepatnya sih Sabtu lalu), ketika sedang dilaksanakan Sidang Umum (SU) yang merupakan acara rutin tahunan milik OSIS / MPK SMA BHK, saya sempat ke sekolah untuk bertemu teman saya. Sekitar pukul 1 siang, anggota MPK / OSIS yang mengadakan SU pun menggunakan waktu untuk break. Saat itu, sudah 1 bulan lebih saya tidak bertemu langsung dengan dia. Ketika break berlangsung, tentu aja saya ga menyia-nyiakan waktu untuk mencari dia. Selama 5 menit mencari sambil bermultitasking dengan berbicara dan bernostalgia dengan beberapa guru, ternyata saya ga mendapatkan keberadaannya.
Next, 5 menit kemudian tiba-tiba saya melihat dia. Saat itu dia membawa tasnya dan ingin pulang lebih cepat daripada yang lain karena ada urusan keluarga sore hari itu. Selama 5 menit itu, dia sempat bercengkrama dengan teman-temannya dahulu, sedangkan saya bercengkrama dengan teman saya yang ada di situ juga. Kemudian para anggota OSIS / MPK pun masuk kembali ke ruangan untuk melanjutkan acara mereka, sedangkan dia segera turun ke lantai 1.
Saat itu saya tidak lagi banyak berpikir selama 5 menit untuk mengulangi kesalahan yang saya lakukan ketika diadakan BHK Cup dulu. Saya langsung mengejar dia ke bawah dan kemudian ketika di depan perpustakaan sekolah saya pun bertegur sapa dengannya. Nah, lucunya itu, saat itu sedang turun hujan, kemudian ketika saya menemani dia jalan keluar sampai ke depan gerbang SMA, hujan pun berhenti. ^^
Selama 5 menit (mungkin 15 menit kali) kita berjalan berdua, ngobrol sana sini sambil menemani dia jalan ke belakang untuk naik angkot. Rasanya walau tidak bertemu selama 1 bulan, kerinduan itu benar-benar sudah tertebus karena peristiwa ini.
Ngomong-ngomong, tetap aja ada yang menyesakkan. Ketika PMR 2 minggu lalu dan juga 1 minggu lalu, saya tidak sempat datang ke PMR karena terdapat kuliah pengganti dan juga harus mengerjakan proyek saya. Saat itu, dia selalu datang ke PMR. Sedangkan kemarin ketika saya bisa mengikuti PMR, ternyata dia pergi menyiapkan pesta temannya sehingga tidak bisa hadir di PMR. Dan minggu depan, saya dipastikan tidak bisa mengikuti PMR karena masih menjalani ujian akhir.
Koq rasanya susah amat ya buat bertemu langsung dengan dia hanya untuk 5 menit aja.
Tapi biarlah, masih banyak waktu selama hidup ini kok.
Hari ini saja secara tidak terduga saya bertemu dengan dia lagi ketika saya selesai mengajar klub komputer. Dia tersenyum ke saya sambil melambaikan tangan terlebih dahulu sebelum akhirnya saya membalas dan sedikit berbincang-bincang dengannya. ^^ Yah walau cuma sebentar, seperti yang saya bilang di atas, semua kerinduan sudah lumayan tertebus.
Uhhh… Sekarang merindukan lagi…