Posts Tagged ‘spam’

No spam mail anymore?

No Comments
Tags: , , , ,

Apa yang dikatakan para ahli soal spam bahwa lebih baik kita tidak mencantumkan alamat email di manapun yang bisa terlihat secara umum adalah cara yang terbaik untuk menjaga email bersih dari spam dan juga privasi lebih terjaga ternyata tidak ada salahnya. Hal ini sudah cukup terbukti paling tidak untuk saya sendiri. :)

Sebelum saya menyadari mengenai permasalahan privasi dalam penggunaan email, saya cukup sering menampilkan alamat email kepada pihak umum secara terbuka. Akan tetapi sejak lebih dari setengah bulan lalu saya menghapus alamat email saya di beberapa situs yang bisa diakses oleh orang-orang umum seperti di Friendster. Selain itu saya juga mengubah format email untuk menyulitkan email harvester (bot untuk mengumpulkan alamat email) dalam mengenai alamat email saya misalnya dengan mengubah @ menjadi [at]. Kini efeknya pun sudah mulai terlihat.

Bila beberapa bulan sebelum saya sadar mengenai privasi email ini saya mendapatkan sekitar 3 sampai 4 spam setiap harinya (bahkan saya ingat pernah mencapai rekor 10 spam dalam satu hari), kini saya justru hanya mendapat 1 sampai 2 email spam di email saya. Perubahan yang cukup signifikan. :D

Mungkin bagi para pemilik email yang sering mendapatkan spam di emailnya bisa mencoba mencari alamat emailnya di Google. Cukup masukkan alamat email Anda sebagai keyword di Google, dan dari situ akan ditemukan website-website yang menampilkan alamat email Anda secara “mentah-mentah”. Bila Anda merasa memang pernah menulis alamat email tersebut di situs itu, coba untuk menghapus atau mengubahnya agar tidak mudah terbaca. Bila ternyata tidak bisa diubah sendiri, Anda bisa mencoba untuk menghubungi pihak webmaster atau administrator website tersebut untuk bantuan. ;)

Satu hal yang perlu diingat bahwa jangan menulis alamat email di sembarang tempat yang dapat terlihat publik secara langsung. Anggaplah bahwa alamat email itu adalah alamat rumah atau nomor telepon pribadi Anda sehingga Anda tidak memberikan email Anda kepada tiap orang yang tidak Anda kenal secara sembarangan. Kecuali Anda sudah tahu resikonya bila Anda memberikan alamat email Anda kepada orang yang tidak dikenal atau dipercaya, sama seperti bila Anda memberikan nomor telepon, alamat rumah, nomor kartu kredit Anda kepada orang yang belum Anda kenal dengan baik. Begitu juga bila ingin mendaftar di suatu website, usahakan untuk hanya menyerahkan alamat email Anda kepada situs yang terpercaya sehingga alamat email Anda tidak “dijual” kepada pihak yang tidak bertanggung jawab.

Selamat memburu alamat email Anda sendiri ;)

No spam anymore

3 Comments
Tags: , , ,

Selama ini setiap kali saya membuka Yahoo! Mail, pasti selalu ada spam yang masuk ke email saya ini. Begitu juga di Google dan email satu lagi di web saya sendiri. Yang paling banyak itu biasanya Yahoo. Belakangan ini malah tidak ada blog yang mampir di email saya satupun. Kalaupun ada, biasanya hanya false alarm di mana seharusnya bukan dicap sebagai spam. Untuk Yahoo Mail sendiri, spam (yang benar-benar spam) terakhir yang saya dapatkan adalah pada tanggal 22 Mei 2007.

Saya menulis ini tentu bukan untuk meminta supaya email saya diisi lagi dengan spam dan junk mail yang aneh-aneh seperti sebelumnya. Sudah cukup bosan saya menerima email yang tidak jelas isinya, dan bahkan mengatakan bahwa saya menang ini lah, menang itu lah, dapat hadiah ini lah, dapat hadiah itu lah. Mungkin kalau ditotal-total dan kalau benar-benar hadiah yang saya dapatkan, jumlahnya mencapai US$ 1 billion kali. Yah semoga saja tidak ada serangan spam seperti ini lagi karena sekarang saya cenderung untuk memproteksi email saya sendiri dengan tidak menuliskan secara buka-bukaan di web.

Hanya sebagai tips saja dari saya untuk menghindari spam :

  1. Jangan memberikan email anda kepada siapapun dan di manapun bila anda tidak mengenal kepada siapa anda akan memberikan email anda tersebut.
  2. Jangan mendaftarkan email anda di sembarang website. Beberapa website yang tidak dipercaya umumnya “menjual” email anda ke spammer. Yakinkan bahwa website tempat anda mendaftar memiliki perjanjian (agreement) bahwa email yang terdaftar tidak disebarluaskan.
  3. Bila anda terpaksa ingin memuat alamat email anda di web secara terbuka, jangan menggunakan format biasa seperti user@example.com. Format email seperti ini sangat mudah dikenal dan dicatat oleh harvester atau spam bot yang kebetulan “mampir” ke halaman yang berisi alamat email anda tersebut. Gunakan format yang agak sulit semacam user(at) example (dot) com atau yang lainnya. Kombinasikan alamat email tersebut dengan spasi dan tanda-tanda lainnya sehingga lebih menyulitkan bot untuk mengenali email anda.Selain itu bila anda memiliki sedikit pengetahuan mengenai HTML, anda juga dapat menggunakan kombinasi HTML untuk mencegah bot mengenali alamat email anda. Umumnya HTML tersebut ditulis dengan kombinasi warna dan ukuran yang berbeda-beda dengan tag <span style=”style_yang_ingin_digunakan”>. Anda juga bisa memuat alamat email anda dalam format gambar GIF, PNG atau JPEG agar lebih aman.

Tips nomor 3 yang saya tulis di atas tidak menjamin sepenuhnya bahwa anda akan terbebas dari spam. Hal ini disebabkan bot makin berkembang. Bahkan alamat email dalam format image dapat dibaca dengan OCR (Optical Character Recognation) dengan mudah. Walau demikian, cara yang paling efektif adalah tidak memberikan alamat email anda sama sekali kepada orang lain.

Entah mengapa, tapi rasanya orang Indonesia masih belum sadar sepenuhnya mengenai masalah spam dan security di internet. Mengapa saya bisa berkata demikian? Karena saya sempat melihat di Friendster (salah satu situs Social Networking terpopuler di Indonesia), di sana saya menemukan alamat email dengan mudah hampir di setiap profile. Padahal hampir setiap hari ada saja bot yang masuk ke sana untuk mencatat isi profile mereka.

Semoga saja cara-cara yang saya berikan bisa membantu anda mengurangi spam di mailbox anda. Komentar anda saya tunggu.