Posts Tagged ‘ujian’

UTS ke-5

No Comments
Tags: , , , , , ,

Kurang dari 24 jam, mahasiswa Binus akan merayakan suatu hal yang menegangkan. Sebuah peristiwa yang terjadi hanya sekali seumur hidup. Sebuah peristiwa yang disebut UTS Ke-5. Bagi yang belum tahu apa itu UTS, UTS adalah Ujian Tengah Semester. :)

Aneh dan aneh. UTS ini tampaknya ga terlalu menegangkan seperti UTS-UTS sebelumnya. Masih teringat waktu semester 1, UTS masih jauh-jauh hari, banyak mahasiswa sudah kalang kabut nyari kisi-kisi ke sana kemari. Buku-buku yang belum sempat dibeli sebelumnya langsung dibeli semua. Tukang fotocopy penuh, bahkan bundel soal-soal ujian dari tahun-tahun sebelumnya laku keras.

Semester 2, keadaan yang ada ga terlalu berubah. Masih banyak yang mencari buku sampai membeli bundel soal ujian tahun sebelumnya. Semester 3 dan 4, rasanya sudah mulai agak reda ditandai dengan kepanikan yang datang dalam waktu yang tidak terlalu lama sebelum ujian seperti semester 1 dan 2. Hanya saja mencari bahan-bahan seperti fotocopy dan hunting kisi-kisi dar kelas lain masih banyak terjadi dan lumrah (dan rasanya masih akan terjadi sampai semester-semester yang akan datang).

Ketika semester 5 datang, rasanya kepanikan berganti dengan kepasrahan. Sejauh pengamatan, banyak yang masih online di YM, padahal dulu kalau sudah hari-hari seperti ini banyak yang ga online karena “sibuk dan serius belajar”. @_@ Ternyata sudah banyak yang berubah selama 2 tahun belakangan. Mungkin karena proses adaptasi itu sendiri sudah berjalan selama 2 tahun sehingga mahasiswa-mahasiswa nya juga sudah terbiasa dengan keadaan UTS dan UAS. Apalagi pada semester 5 ini sudah terpisah oleh peminatan dan terdapat mata kuliah peminatan yang berbeda antara satu kelas dengan kelas lainnya sehingga mau minta kisi-kisi dari kelas lain juga agak sulit untuk mata kuliah ini.

Anyway, bagi para Binusian, selamat menempuh UTS ke-5 ini. Good luck. ;)

Cerita mengenai “hoki”

2 Comments
Tags: , , , , , ,

Kata temanku, “hoki mah nomor satu, kemampuan baru di nomor dua” mungkin bukan sesuatu yang salah secara mutlak. Paling ga itulah yang sempat aku pikirkan sejak beberapa waktu yang lalu. Memang bukan sekali dua kali temanku itu bilang seperti itu, tapi udah berkali-kali, dan memang udah berkali-kali juga aku mengalami peristiwa yang membuatku mengatakan “memang bener yah hoki bener-bener nomor satu”.

Aku sering membaca koran Kompas, dan dari koran itu yang cukup menarik perhatianku adalah bagian Redaksi Yth di mana para pelanggan Kompas atau siapapun dapat mengirim suatu surat pengaduan atau menceritakan permasalahan akan suatu produk atau jasa yang tidak berjalan dengan baik. Berbagai macam hal diceritakan di bagian itu, mulai dari kartu kredit, handphone yang cepat rusak, jasa pengiriman barang yang merusak barang, kehilangan koper di bandara, internet sering putus, sampai kepada kesemerawutan dan kesewenang-wenangan polisi di jalanan.

Yang menarik adalah bahwa tidak jarang produk yang mengalami kerusakan atau jasa yang didapatkan tidak benar, tetapi di sisi lain aku juga menggunakan jasa atau produk yang sama dengan si pengadu tersebut. Ambillah contoh, internet Speedy atau operator telekomunikasi Indosat Mentari atau juga handphone Sony Ericsson. Sebagian besar menuliskan kekecewaan kepada penyedia layanan atau produk bahkan mengajak orang lain untuk tidak menggunakan produk atau jasa itu lagi. Dan bukan cuma di Kompas saja, bahkan terkadang melalui milis, email berantai, blog atau website “hasutan” atau ajakan untuk meninggalkan suatu produk atau jasa sering dituliskan.

(more…)

Where is the end? How ’bout future?

1 Comment
Tags: , , , ,

So, where is the end? Kalau ga ngerti, kalimat tadi kurang lebih bisa diartikan “di mana akhirnya?”. Apa sih yang berakhir?

Bulan Juni telah berakhir. Yeah, baru aja 2 jam yang lalu.

Rasa was-was akan kuota bandwidth buat ISP yang aku pakai juga sudah berakhir (walau saat pembayaran tagihan masih belum berakhir juga).

Ujian? Yey, hari ini adalah hari yang terakhir untuk pelaksanaan ujian akhir semester 4-ku. Hhhh… Lebih baik jangan ada pertanyaan “bisa ga ujiannya?”, soalnya aku ga sempat mikirin jawaban antara “bisa” atau “ga bisa” itu.

Dengan berakhirnya UAS, maka berakhir pula semester 4 yang sudah aku lewati selama kurang lebih 5 bulan. Waktu yang mungkin sebenarnya cukup lama, tetapi secara relatif bagiku merupakan waktu yang terlampau cepat. Terlampau cepat untuk memikirkan apa yang harus aku perbuat ke depannya, karena dalam sekejap saja hal itu sudah tertinggal jauh di belakangku.

(more…)

My Personality Test

5 Comments
Tags: , ,

Huh, hari yang membosankan. Dengan batuk yang ga kunjung sembuh-sembuh, rasanya hari-hari yang aku lewati belakangan ga begitu menyenangkan. Apalagi sebentar lagi aku harus mengikuti Ujian Tengah Semester di kampusku.

Di sela-sela waktu luangku, aku sempat mengisi personality test yang ada di mypersonality.info. Diliat dari hasilnya sih ga terlalu bikin kaget, malahan aku setuju ama hasil test itu yang menunjukkan aku lebih memiliki intelligence di intrapersonality, verbal dan logical (walau ga mathematical-nya). Sedangkan pada bagian personality, aku mendapat ESTP atau Extraverted, Sensing, Thinking, Perceiving.

Inilah hasil dari test yang kuambil:
Click to view my Personality Profile page

Untuk lebih lengkapnya bisa dilihat di sini.

Looking back to the future

1 Comment
Tags: , , , , , ,

Belakangan ini rasanya sibuk banget. Banyak hal yang musti dilakukan. Banyak hal yang musti diselesaikan. Ketika satu hal selesai, tiba-tiba muncul lagi satu hal lainnya. Hhhh.. Kadang sih cape juga kalau kaya gini terus.

Tapi inilah hidup. Penuh perjuangan, rintangan dan tantangan yang harus dihadapi. Walau kadang terlalu berat juga untuk dihadapi oleh diriku.

Inilah list beberapa hal yang mungkin akan atau harus aku lakukan dan selesaikan dalam jangka waktu yang dekat. Paling jauh adalah 3 bulan ke depan:

  1. Menyelesaikan proyekku yang ada sekarang. Entah kenapa sebenarnya aku agak terbeban sih sama proyek ini, tapi yang bikin aku bingung adalah kenapa aku bisa menikmati beban itu? Terbeban, tapi tak terbeban. Loh, pusing ah jadinya.
  2. Menyelesaikan tugas si dia. Ini bukanlah suatu beban, walau aku tetap memiliki tanggung jawab atas tugasnya mengingat aku sudah berjanji untuk membantu dia. Malah itu menjadi kegembiraan tersendiri bila aku bisa membantu dia, dan juga ada kesempatan untuk bertemu dan dekat dengan dia. :)
  3. Ujian dan tugas kuliah. Pertengahan bulan April sudah mulai ujian tengah semester. Ditambah lagi dengan beberapa tugas kuliah, walau ga sebanyak ketika aku berada di semester-semester sebelumnya.
  4. Membayar hosting untuk situs ini. Satu tahun sekali, dan terjadi 1 bulan lagi.
  5. Proyek lanjutan. Mungkin ini akan menjadi beban baru. Yup, beban baru yang akan kembali kunikmati.
  6. Membuat janji dengan si dia. Entahlah, janji apa. Aku masih belum tahu apa yang harus kujanjikan kepadanya, dan janji apa yang harus kuminta dari dia. Hanya saja sekarang aku kepikiran mengenai janji. Apa mungkin janji untuk bertemu dengan rutin setelah dia lulus SMA nanti? Atau janji yang lainnya?

Yah, itu sedikit proyeksiku mengenai masa depan yang harus kujalani. Um, kayanya suram yah proyeksinya? Aku harap tidak sesuram yang aku tuliskan. Semoga saja nilaiku tetap bagus dalam ujian. Semoga saja proyekku dapat berjalan dengan lancar. Semoga saja dia bisa menerima diriku sebagai diriku sendiri. (Yah, mungkin akan ada yang mengintepretasikan kalimat terakhir itu sebagai kekasih atau pacar. Tapi yah gitu deh.. :D )

Hidup memang harus dilalui dengan semoga.

Looking forward to the past

3 Comments
Tags: , , , , , , , , , , , , ,

Ga banyak sih yang bisa aku ceritain di sini mengenai aktivitasku beberapa hari belakangan. Lebih gampang kalau dirangkum aja deh dengan susunan kronologi sejak aku terakhir kali menulis entry satu minggu yang lalu.

Sabtu (22/3) dan Minggu (23/3) tidak ada hal yang terlalu spesial buatku. Yang kulakukan hanya online di rumah. Apalagi libur sejak hari Kamis (20/3) sebelumnya yang bikin bete. Dan selain itu juga ngerjain proyek walau tergantung mood.

Senin (24/3) mengerjakan proyek pagi-pagi soalnya mau didiskusikan lagi walau waktu itu agak kehilangan mood buat kerja. Entah kenapa ternyata aku memang orang yang moody alias mudah terpengaruh mood dalam aktivitasku. Bahkan sempat ada yang bilang aku ga cocok kerja di kantor karena sifatku ini. Hhhh… Memang kayanya lebih cocok jadi freelancer kali yah. Lebih bebas, dan ga perlu terlalu terikat ama aturan kantor.

(more…)

Mepet-mepet-pet

1 Comment
Tags: , , ,

Gah, hari ini hari yang benar-benar bikin deg-degan (ga juga sih). Tiba-tiba aja seorang teman ngirim message lewat YM sambil nanya “Wil, nilai u A semua ya?”. Langsung deh ngacir buka Binusmaya dan login dengan rada deg-degan juga sih. Soalnya yah jujur aja ada beberapa mata kuliah yang saya ga yakin bisa ngerjain dengan sempurna (OMG, sempurna? Ngarang sempurna kali yah… :| ).

Jari pun menari-nari di atas mouse sambil menggeser-geserkan mouse itu ke berbagai arah dan link yang ada sampai akhirnya halaman nilai ujian terbuka lebar.

Deg… sentak aja kaget ngeliat nilainya:

  • Bahasa Inggris II — 2 SKS, nilai akhir : 89 (A)
  • Kalkulus II — 4 SKS, nilai akhir: 75 (B)
  • Perancangan dan Analisa Algoritma — 4 SKS, nilai akhir: 82 (B)
  • Pemrograman Berorientasi Objek — 4 SKS, nilai akhir: 83 (B)
  • Metode Perancangan Program — 4 SKS, nilai akhir: 83 (B)
  • Analisa dan Perancangan Sistem — 4 SKS, nilai akhir: 79 (B)

Keliatannya 5 mata kuliah pertama itu bagus soalnya dapat B. Tapi yang perlu diketahui untuk mendapat nilai A di Binus diperlukan nilai 85 ke atas. Jadi untuk 3 mata kuliah yang mendapat nilai B, sebenarnya hanya diperlukan sedikit tambahan aja untuk mendapat nilai A. :cry:

Hiks… Kenapa harus mepet-mepet begini sih nilainya? Agak nyesal juga waktu itu sempat kejadian ada nilai saya yang dijadiin minus ama dosen di mata kuliah MPP. Yap, minus, berarti kurang dari 0 cuma gara-gara ada teman yang bermaksud “menolong” dengan manambah nilai saya atas inisiatifnya sendiri di daftar nilai waktu itu, dan akhirnya ketahuan ama dosennya. Andaikan waktu itu ga dikasih minus, mungkin nilai TM saya masih lebih baik dan bisa mendongkrak nilai MPP dari 83 menjadi 85. Hiks… Tapi sudahlah, memang itu yang saya dapatkan.

Dan satu lagi yang bikin saya shock adalah nilai kalkulus saya. Pada ujian tengah semester yang lalu, nilai yang saya dapat hanya 50. Dengan perhitungan matematis dan setelah melakukan integrasi sebanyak 3 kali terhadap nilai itu (aje gile), saya hanya memperkirakan nilai paling tinggi yang bisa saya dapatkan adalah range C yaitu 65 sampai 74. Akan tetapi ternyata saya memang berjodoh dengan nilai B yang mepet dan didapatkanlah nilai 75 yang termasuk dalam range nilai B (75 sampai 84).

Sekarang tinggal menunggu sisanya aja yaitu Anapersis. Kalau mendapat nilai B atau A (yang hampir mustahil untuk didapatkan) maka saya mendapat IPK 3,09 atau lebih untuk semester 3 ini. Akan tetapi kalau ternyata mendapat nilai C atau D (semoga ga deh, amit-amit jabang bayi), maka saya mendapat IPK 2.91. Dan ini akan menjadi saat-saat yang paling mendebarkan karena biasanya nilai Anapersis lama banget keluarnya. Hhhhh… Sabar…. Sabar…