Posts Tagged ‘Wordpress’

Recovery for 2010

Happy New Year 2010. :)

Agak telat sih aku nulis ini, tapi aku cuma mau menulis “Happy New Year 2010″ buat semuanya. :)

Udah lama ga nulis blog lagi, padahal akhir tahun 2009 kemaren aku pengen banget nulis di blog, tapi sayangnya akhir tahun harus dihabiskan dengan ngerjain proyek dan sedikit liburan sampai blog ini terbengkalai.

Dan juga maaf bagi yang mengunjungi blog (walau ga baca tulisan ini) karena blog sempat mengalami error sejak sekitar tanggal 26 Desember 2009 kemarin dan baru hari ini diperbaiki. Indikasi error itu terlihat sewaktu melihat single post, yaitu post secara lengkap di mana setelah isi posting yang tampil hanya halaman putih. Yup, tidak ada bagian untuk komentar di bawah setiap post, dan tidak ada related post di tiap halaman.

Penyebabnya ternyata adalah plugins Simple Tags 1.6.1 yang tidak compatible dengan WordPress 2.9 yang aku update pada tanggal 26 Desember 2009. Awalnya memang ada pesan bahwa plugins tersebut tidak mendukung WP 2.9, tapi aku lebih memilih untuk mengabaikannya karena mengganggap bukan masalah yang berarti. Dan alhasil aku lupa bahwa plugins ini juga berhubungan dengan related post yang terdapat di tiap posting. Memang ini karena faktor kecerobohan juga karena penempatan function st_related_post() yang terdapat di bagian posting tidak disertai dengan pengecekan apakah function tersebut exists atau tidak, akhirnya berakhir dengan fatal error dan eksekusi kode berakhir sejak bagian tersebut ke bawah.

Akibat dari hal ini tentu aja penurunan jumlah pengunjung blog, walau hal ini juga didukung dengan keberadaan hari libur. Tetapi kalau dilihat dari 1 minggu belakangan di mana harusnya sudah masuk, pengunjung blog ini juga masih termasuk sedikit. Kita lihat saja apakah ada perbaikan jumlah pengunjung blog sejak perbaikan ini.

Anyway, sampai saat ini pun plugins Simple Tags belum ter-update. Sayang sekali sih, padahal menurutku ini plugins yang bagus. Lain kali tampaknya harus lebih teliti lagi setelah update dan ga terburu-buru meninggalkan blog dalam keadaan error tanpa sadar. I just want to say thanks to Kiki for the notice. :)

Mengenai resolusi tahun 2010? Ga banyak sih. Aku ga terlalu suka membuat resolusi-resolusi yang aneh-aneh. Tahun baru bagiku ga lebih dari sekedar pergantian kalender (seperti layaknya tahun 2012 bagi bangsa Maya), dan ga terlalu banyak makna spesial lainnya. Palingan hanya berharap kehidupan yang lebih baik, proyek dan skripsi yang lancar, dan lulus kuliah saja dulu untuk sementara ini.

Kenapa blog jarang diupdate? Seperti di posting-posting sebelumnya, belakangan ini aku disibukkan dengan kuliah, proyek dan skripsi. Apalagi belakangan ini sudah semakin dekat dengan deadline skripsi, dan juga banyak deadline untuk proyek-proyekku, ditambah lagi rasa malas untuk menulis. Untuk sementara posting di blog ini aku kurangi intensitasnya, walaupun sebenarnya kangen banget untuk menulis. Banyak draft di blog ini yang masih belum aku post, dan lebih banyak lagi draft yang tersimpan di otakku. Jadi maaf, untuk sementara ini belum banyak tulisan yang akan aku publish di sini. ;)

Katanya mau update tampilan blog? Udah lama aku bilang begitu tapi belum aku realisasikan. Mudahnya alasannya sama seperti di atas. Ditambah lagi dengan update ke WP 2.9 membuatku harus mengecek ulang theme yang sudah aku buat di laptopku. Tapi aku akan mencoba untuk meng-update bila memiliki cukup waktu. :)

Itu aja cuap-cuap di suatu hari yang agak terlambat untuk disebut tahun baru. :) Terima kasih atas perhatiannya.

William a.k.a Etersoul :)

This entry was last modified on: January 9th, 2010 at 21:37

WordPress 2.8 dan Masalah Timeout dengan Auto-Update

Yay, akhirnya setelah WordPress versi 2.8 resmi diluncurkan 2 hari yang lalu, blog ini terupdate juga dengan versi teranyar. Awalnya sih banyak masalah, tapi masalah ini sama seperti yang sebelum-sebelumnya ketika aku mencoba untuk melakukan auto-update melalui fasilitas baru yang disediakan sejak versi 2.7 yang lalu, yaitu timeout.

Untuk WordPress 2.8 sendiri, ga banyak perubahan sih sejauh yang aku liat dalam beberapa menit ini. Hanya ada tambahan satu submenu yaitu “Add new themes” yang terletak di bawah menu Appearance. Selain itu interface untuk widgets juga agak berubah dengan dipisahkannya widgets yang sudah dipakai dan juga widgets yang belum terpakai. Dan masih di menu Appearance, untuk Editor themes juga sudah tersedia fungsi syntax highlighting yang bisa mempermudah dalam mengedit source code untuk themes. Hanya itu sih untuk sementara yang aku lihat dari WordPress baru ini.

Dan seperti yang aku katakan, aku sedikit mengalami masalah ketika menggunakan fitur auto-update untuk meng-update engine WP 2.8. Ketika menjalankan auto-update, WP tidak berhasil mendownload file WP 2.8 terbaru karena masalah timeout yang hanya disediakan sebanyakan 30 detik saja. Di sana didapatkan hasil bahwa hosting yang aku gunakan hanya berhasil mendownload 1,8 MB file dari wordpress.org, mungkin juga karena speed download hosting yang kurang. Adapun pesan yang muncul di layar adalah:

Download failed.: Operation timed out after 30000 milliseconds with 1840273 bytes received

Dengan inisiatif dan juga rasa kesal karena kemarin juga gagal menggunakan auto-update karena DNS lookup gagal, akhirnya aku mencari dengan Google juga untuk solusinya dan langsung kena sasaran. Dan hasilnya adalah sebuah solusi jitu untuk meningkatkan lama waktu sebelum terjadi timeout di nazham.com (dan memang ini yang aku cari, cara untuk meningkatkan waktu timeout). :D Ga terlalu susah sih caranya. Anyway jangan lupa backup dulu file yang disebutkan di sini supaya kalau ada apa-apa, aku ga disalahkan, ups… maksudnya supaya Anda ga pusing sendiri kalau error :p

  1. Pertama-tama, download dan buka direktori wp-admin/includes dan cari file files.php yang terdapat di blog Anda, kemudian buka di editor kesayangan Anda.
  2. Cari baris yang berisi
    $response = wp_remote_get($url, array('timeout' => 30));
    Oke, di sini mungkin agak susah kalau menelusuri satu per satu, dan setiap versi WP pun mungkin berbeda barisnya. Cara yang paling gampang adalah dengan menggunakan fasilitas search dan mengetikkan “30″ sebagai keywordnya. Yup, cuma tulis angka itu saja soalnya aku udah coba dan memang cuma hanya ada di satu tempat saja kata yang menggunakan keyword itu.
  3. Ubah angka 30 menjadi 60 atau 90 (kalau aku sih menaruh nilai 120 di sana :D ), sehingga kurang lebih baris itu menjadi:
    $response = wp_remote_get($url, array('timeout' => 60));
  4. Simpan perubahan dan upload lagi ke direktori sebelumnya (bila menggunakan FTP dan membuka langsung dari server, harusnya file otomatis diupload ketika perubahan disimpan).
  5. Coba gunakan lagi fasilitas auto update dan ucapkan selamat tinggal pada timeout :)

Jadi kalau Anda menemukan hosting yang Anda gunakan cukup lemot untuk mendownload WP versi terbaru secara otomatis, maka Anda bisa coba menggunakan cara di atas. Bila hosting memerlukan lebih banyak waktu, kita berikan mereka lebih banyak waktu. Hiehehehe… :devil:

Oke deh, selamat mencoba dan ber-WordPress ria.

Spam vs. Tulisan tentang Spam

Aku baru menyadari bahwa ada sesuatu yang aneh, lucu, dan unik yang terjadi di blog ini belakangan, khususnya berkaitan dengan spam dan tulisanku tentang spam.

Sekitar 1 bulan kemarin, aku sempat menulis tentang Spam dari Rusia (SPD) yang menyerang inbox emailku yang menggunakan yang terdapat di contact (at) etersoul.com. Dan tentu saja itu sangat menyebalkan sampai akhirnya aku harus membuat filter khusus untuk langsung menolak dan menyingkirkan email yang dikirimkan dari suatu IP address tertentu yang aku identifikasikan sebagai IP address spambot dari Rusia.

Dan anehnya, setelah aku menulis mengenai entry tersebut, rata-rata setiap hari aku mendapat lebih dari 10 spam comments di blog ini. Dan entry penyumbang spam comments ini adalah entry SPD tadi. Bisa dibilang 90% spam comments menyerang entry yang satu ini. Dan tiap hari pula ada yang lolos dari Akismet sampai ditampilkan di entry itu, walaupun jumlahnya hanya berkisar 1 atau 2. Anehnya, WordPress pun menerima saja spam tersebut, padahal pada bagian option juga sudah dibuat untuk memfilter email yang memiliki lebih dari 2 links yang berarti seharusnya comment tersebut harus aku moderate dan approve terlebih dahulu sebelum bisa ditampilkan.

Entah apa ini wujud kemarahan para spammer atau spam bot karena aku membeberkan IP address yang menyebalkan itu, atau justru karena ada tulisan mengenai Spam dan Rusia di sana jadi dianggapnya itu memang tempat untuk ngiklan? :D Apa ada yang punya clue? Atau justru ada yang mengalami juga? :D

Ah iya, satu lagi. Spam comments ini berasal dari IP yang berbeda dengan spam email yang aku terima. Kepikiran buat ngeblock akses dari IP itu, tapi takutnya yah nanti ternyata itu IP anonymous proxy yang bisa dipakai buat umum. Jadi untuk sementara ini aku membiarkan dulu Akismet menangani masalah ini.

Binusian Blog

Hari ini ketika login ke LMS Binusmaya, aku melihat sebuah pengumuman, lebih tepatnya private message dari pihak Binus yang berjudul “PENDAFTARAN BLOG untuk BINUSIAN“. Dipikir-pikir, tumben kok bisa muncul ide buat blog Binusian kaya gini.

Akhirnya iseng-iseng melihat ke homepage Binusian Blog ini di blog.binusian.org. Dan benarlah seperti dugaanku, software yang digunakan adalah WordPress MU seperti kebanyakan blog hosting lainnya. Soalnya memang sih menggunakan software ini lebih mudah dibanding harus membuatnya dari awal karena tampaknya membuat platform blog sendiri akan memakan waktu yang cukup lama, apalagi ditambah dengan fitur yang advanced seperti WordPress MU, walau bukan berarti ga bisa.

(more…)

This entry was last modified on: March 14th, 2009 at 21:20

Reply the comment

WordPress 2.7 sudah lumayan lama diluncurkan, tapi ada beberapa fitur yang belum sempat diimplementasikan di blog ini. Alasannya? Belum sempat diutak-atik dan juga rada malas buat mengubah templates blog karena memang fitur ini ga terlalu signifikan. Tapi untuk hari ini karena rasa bosan yang luar biasa ditambah sembari menunggu babak warming up Arkavidia dimulai, aku menyempatkan diri untuk mengutak-atik template blog ini.

Setelah membaca codex (baca: dokumentasi) yang disediakan WP dan mencoba mengutak-atik 1 jam, jadilah fitur itu: reply comment dan comment pagination. Jadi mulai sekarang comment ga akan ditampilkan semuanya sekaligus lagi, melainkan hanya 10 comments per halaman. Selain itu kalau ingin membalas comment yang dibuat orang lain, ga perlu lagi menulis @nama_orang, tinggal klik kata reply, trus tulis comment dan submit, maka comment baru pun akan secara otomatis diletakkan di bawah comment yang dibalas. Batas yang disediakan adalah sebanyak 5 tingkat reply.

Karena merupakan fitur baru di blog ini, silahkan dicoba untuk menggunakannya di entry ini. :happy:

Sedikit catatan: comment yang ga pantas, bentuk promosi dan comment yang benar-benar ga ada artinya akan dihapus kalau aku sempat membacanya. :)

This entry was last modified on: March 9th, 2009 at 2:04

WordPress 2.7.1 Update: Fast and Furious

Hari ini WordPress kembali mengeluarkan versi baru, 2.7.1 yang berisi beberapa perbaikan bugs pada versi 2.7. Dan dengan keluarnya versi baru ini, fitur WP yang mulai diintegrasikan pada WP 2.7 dapat dipergunakan yaitu Automatic Upgrade, sebuah fitur yang dapat digunakan untuk meng-upgrade WP dengan cepat tanpa perlu meng-upload file secara manual.

Pertama kali mencoba fitur ini tadi siang di blog ini, fitur ini tidak bisa berjalan dengan baik. Seperti biasa, sebelum meng-upgrade, aku mem-backup dulu semua database yang ada. Setelah itu, aku langsung menuju menu Upgrade dan tersedia dua pilihan upgrade, yaitu upgrade otomatis atau mendownload file terbaru. Kemudian aku mencoba untuk memilih upgrade secara otomatis dan tampil pesan kesalahan di sini. Tampaknya permasalahan terjadi pada hosting karena pesan kesalahan menunjukkan bahwa terjadi time-out saat file di-download dan file yang didapat hanya sekitar 98 KB dari yang seharusnya lebih dari 1 MB.

Malam ini ketika aku mencoba lagi untuk meng-upgrade core dari WP, upgrade hanya berjalan sekitar 5 detik dan pesan berhasil di-upgrade pun ditampilkan. Setelah celingak-celinguk sebentar, terlihatlah kalau memang blog ini berhasil di-upgrade ke versi 2.7.1.

Akhirnya kesimpulan yang bisa aku katakan adalah fitur upgrade otomatis dari WP 2.7 ini sangat cepat dan smooth, selama bandwidth dan koneksi yang disediakan oleh pihak hosting juga baik. Dengan kata lain upgrade WP 2.7 ini “Fast and Furious”. :)

This entry was last modified on: February 11th, 2009 at 23:41

WordPress 2.7

Setelah tertunda sampai 1 bulan karena berbagai macam bugs yang harus dibereskan oleh para developer WordPress, pada akhirnya pada tanggal 11 Desember 2008 ini menjadi hari peluncuran WordPress 2.7 yang baru. Sebagai informasi bahwa sebelumnya target peluncuran adalah pada tanggal 10 November yang lalu. Tapi apalah artinya bila peluncuran cepat tetapi banyak bugs yang masih berkeliaran bebas. Perubahan dari WordPress (WP) 2.6 ke 2.7 cukup signifikan, terutama pada tampilan admin-nya yang bagi sebagian besar tester merupakan tampilan terbaik dari WP.

Karena tampilan yang berubah lagi, maka diharapkan untuk orang-orang yang menggunakan aplikasi ini secara standalone (tidak melalui hosting blog seperti wordpress.com) untuk melakukan backup terlebih dahulu atas database dan file-file WP yang terinstall sebelum mengupdate ke versi 2.7. Selain itu matikan semua plugins dan cek kompabilitasnya pada versi terbaru ini di halaman dokumentasi yang disediakan. Selain itu jangan lupa juga mengecek kompabilitas themes. Kalau ternyata plugins dan themes yang digunakan belum compatible dengan WP 2.7, maka Anda bisa mencari plugins lain, menunggu sampai plugins dan themes baru dirilis dan kemudian baru mengupdate WP, atau matikan plugins dan themes lalu tetap mengupdate WP 2.7.

Bila sudah siap, maka silahkan meluncur ke tempat download yang disediakan. :)