Archive for January, 2007

Masuk ke Beta

No Comments SMABHK.com

Hari cape juga. Tadi gue barusan ngurusin kerjaan gue di Fortitude. Sekarang mumpung lagi kosong ya gue nge-blog aja dulu… Hehehe… (Padahal udah pengen tidur dulu nih).

Semalam, ups, maksudnya pagi tadi sekitar jam 0 ampe jam 2 gue ngurusin forum diskusi SMABHK.com. Hari ini tuh forum resmi masuk ke tahap Beta Release dari tahap sebelumnya (Alpha Pre-Release). Tahap Alpha sebenernya cuma buat coba-coba doank ada yang error apa kaga, tapi kayanya memang ga ada masalah yang terlalu berarti selema 10 hari tahap Alpha jadi gue naikin aja statusnya jadi Beta. Ngubah konfigurasi cookie, redirect subdomain, dll gue coba berkali-kali tuh nih hari. Akhirnya forum nya dibuka lagi sekitar jam 1.30 pagi (lebih cepet 30 menit dari seharusnya). Semoga aja ga ada lagi yang error di tahap ini. Soalnya udah makin rame juga nih forum.

Udah ah, segitu aja dulu. Mau tidur siang dulu… Maksudnya tidur sore. Lagian besok gue ada UAS Bahasa Inggris. Cape dehhh… mending juga klo belajar, gue bingung mo belajar dari mana tuh. Hehehe… zzz…

A New Forum Available

No Comments SMABHK.com

Wah, wah… Cape juga ya ngembangin forum untuk SMABHK.com. hehehe… Tapi rasanya menyenangkan, apalagi kalau nanti udah rame. Sekarang memang masih sedikit yang ikutan di forum ini, tapi lama kelamaan pasti banyak juga yang buka nih forum, trus akhirnya register deh (smoga ).

Nah, masalahnya sekarang gue rada bingung nih musti nambahin kategori apa aja buat forum diskusi ini. Biznya belum ada yang posting di bagian Usul dan Saran (sekarang udah diubah jadi Advice and Question). Masa gue musti nanya satu-satu sih dari messenger… Huhuhu… Ayoo dunk, kasi saran napa?

Sebagai catatan aja, sebenernya gue udah buka forum ini untuk dicoba oleh umum sejak tanggal 19 Januari 2007. Mumpung waktu itu gue udah dapat akses ke website SMABHK.com jadi ya gue buka aja forum itu secepatnya, biznya gue pikir kalau kelamaan, takutnya malah ga ada yang ikut, soalnya website SMABHK.com itu pun udah ga pernah diupdate lagi sejak Maret 2006.. Itu berapa lama ya? 1, 2, 3, 6, yupp, 10 bulan ga diupdate… Yukz..!! Itu hampir satu tahun kaga diupdate-update. Gile bener… Banyak email yang udah gue terima dan nanya soal kelanjutan website itu.

Tapi, thx a lot for the support… Walau mungkin ada caci maki gara-gara kenapa website BHK ga pernah diupdate, tapi itu justru yang membangkitkan gue buat mengembangkan website itu menjadi lebih baik… Btw sekarang gue lagi perlu reporter buat website nya nih, soalnya ga mungkin lagi gue semua yang ngurus website itu. Gue kan ga sekolah di BHK lagi jadi gue kurang tau soal berita-berita n kejadian-kejadian yang ada di BHK. Hmmm, mungkin nanti gue bakal narik orang-orang dari OSIS nya atau dari Comptius aja.

Ahh, sekian dulu deh. Mau lanjutin lagi ngedit forumnya… Cauuu…

PS : For more information, please browse http://www.smabhk.com/forum

This entry was last modified on: July 26th, 2007 at 2:08

The worst was worsen

Today was a bad day for me. My flu was getting worse than yesterday, and maybe today was the worst (and I hope it was because I just past it). Before, I always said that this condition just normal condition and wouldn’t disturb my daily activity but just for today, just one day, I felt very terrible to have this flu even just for a short time. The flu not only made my body weakens, but also disturbs my mind and my spirit for awhile.

It was begun yesterday when I felt that the flu got worsens. Yesterday my friends went to play DotA on an internet café near Binus campus and on the other hand I played Valkyrie Profile 2 : Silmeria on my friend’s boarding house (klo ga tau artinya itu ‘rumah kost’) and acted as a guard for his room (what the???). But it was okay as long as I could do it when I played. I even didn’t feel the time flow from 3 PM until about 6 PM and never thought that I got flu. The problem started when all my friends just came home from internet café. As I stopped my concentration on the game, I started coughing over and over. When I asked them about one of my friend, then no one answer my question as I was just an annoying people that was better not to tell me the answer. Yeah, that was a sentence that just was thought by me.

The next day (today), when I just got up from sleep, I realize that the flu got worse than yesterday. Then when I followed lecture on Anggrek campus, I started thinking negatively again. “Nobody ever care with me and my condition, now I’m alone. They are leaving me”. As there were two break times between three shifts of lecture, I didn’t go with my friends to food court. I preferred to stay on class room waiting the break time finished. Then the thought started to disturb my mind again, “Nobody want to talk to me”. In the fact, many people talked to me and I just keep silent and don’t say any word to reply them. For the second shift, I even didn’t say a word to anyone until the second break when I realized that it was wrong to have such thought. It was not everyone who avoided me, but it was me who avoided them. Then I started speaking to my friends until the lecture finished. Now I think it’s better for me not to surrender my mind and my spirit to my sickness. I have to think positively even when I get a sickness.

And the last, I hope that I can recover from this sickness as soon as possible. But today is a really annoying day. In fact, one of my friends did something annoying today. I just want to write it down on this blog, but after thinking for awhile I prefer not to write it at all.

This entry was last modified on: July 26th, 2007 at 2:01

End Year Journey: Part 2: Sand and Salt Water

Thu, Dec 28 2006
Ga ada yang terlalu spesial hari ini. Masih tetap hujan dan langit tetap kelabu. Yang gue kerjain hari ini palingan juga cuma ke radio trus bantu-bantu gitu beres-beresin komputernya. Sepi booo ga ada teman lagi di sini.

Malamnya gue coba ngajarin orang sono pake internet di kantor Pakpak. Pas dicoba, ternyata halaman-halaman web yang pengen gue buka kebanyakan ga bisa dibuka. Usut punya usut, ternyata ada gempa di Taiwan yang menyebabkan kabel fiber optik di bawah laut putus. Jadinya sambungan internet yang global ga bisa diakses, dan kita cuma bisa ngakses halaman web yang lokal. Ga jadi deh ngajarin tentang internet di sono.

Fri, Dec 29 2006
Hmmm, hari ini gue ngapain yaaa? Rada lupa sih…

Oya, ni hari gue bantuin orang-orang di bagian produksi Radio Debar 100 FM buat pasang soundcard ‘n setting buat sound nya. Agak mumet sih biznya musti motong kabel trus nyambungin lagi. Weeew… Hari ini masih aja hujan terus dari pagi ampe siangnya. Untung sekitar jam 2 sore udah reda walau langit masih kelabu gitu. Hari itu ga tau tiba-tiba papa gue pengen ngambil foto hotel yang jadi proyeknya. Habis kita ngambil kamera di rumah, kita langsung ke proyek papa gue itu. Dari proyek, kita berdua pergi diam-diam ke pantai Mantung (jadi ga ketauan ama dede gue). Hmmm… Mantung itu sebenernya pelabuhan dan perjalanan sekitar 15 menit dari pusat kota Belinyu. Tapi di sekitar situ juga ada pantai yang banyak batu karang nya. Di pelabuhan sempat hujan sebentar ‘n kita musti berteduh. Setelah menunggu awan hitamnya lewat dari sono, kita langsung jalan lagi ke pelabuhannya. Eh, malah hujan lagi.. Parah!! Hujan koq pake kaget-kagetan yak… Setelah reda lagi kita langsung aja ke pantainya. Sebenernya pantainya itu dekat banget ama pelabuhannya tapi gara-gara jalannya rusak, biar pake motor juga musti ditempuh kurang lebih 5 menit. Di sono gue foto-foto (*narsis mode on*)… wkwkwkkwk… ‘n juga ngambil gambar pemandangan…

Pulang dari sono, kita beli duren yang dijual di pinggir jalan. Ada 5 biji duren yang digantung ‘n sebenernya kita cuma mau beli yang paling gede, tapi kata penjualnya harus dibeli semuanya alias ga dijual terpisah githu… Lelang dibuka dengan harga 50ribu. Kemudian bokap gue menawar dengan harga 40rb dan disetujui oleh pihak penjual, maka terjadilah pertukaran antara buah berduri dengan sebuah lembaran kertas berwarna biru…

Sampai di rumah, dede gue langsung nyap-nyap ngeliat kamera yang isinya foto-foto eksotis (bukan erotis) tentang pantai… Wkwkwkwk… Trus kita makan durennya. Walah!! Tuh duren yang paling gede malah ga manis booo… Masih terlalu muda untuk jatuh dari pohonnya.

Malamnya gue ama bokap gue berkunjung ke rumah saudara di sekitar sono. Di sono sempat minta duren lagi. Sayang banget… Padahal kalo tau dia juga punya duren, bahkan pohon durennya, kita ga usah beli duren yang rasanya sepet-sepet pas di perjalanan tadi sore.

Sat, Dec 30 2006

Hmmm, nih hari cuacanya lumayan cerah. Jadi sorenya gue sekeluarga pergi jalan-jalan ke pantai Penyusuk. Perjalanannya sih rada jauh, sekitar 15 KM dari pusat kota Belinyu (biar dibilang berkali-kali “pusat kota” tapi sebenernya juga bukan pusat kota sih. Mungkin artikan aja sebagai “rumah gue”… wkwkwkwk…). Di sono kita sempat main pasir trus juga foto-foto. Karena letak pantainya juga terpencil, mungkin itu yang membuat pantai ini lumayan sepi pengunjung. Atau mungkin gara-gara masih belum terlalu sore kali jadinya pada males datang.

Pulang dari pantai, kita melewati jalan yang sama waktu kita pergi ke pantainya. Sepanjang jalan ini ada beberapa desa yang penduduknya pada umumnya memelihara babi (not baby alias bayi). Yup, babi. Itu lohh, binatang yang katanya imut dan lucu (ga tau kenapa dibilang imut dan lucu oleh banyak cewe-cewe. Mungkin gara-gara banyak boneka yang dibuat pake warna pink kali ya.. Klo ngeliat yang sebenernya, hmm, baru deh nyadar klo ga imut…. Hmmm… Klo dipikir-pikir, lumayan lucu juga sih babinya). Noraknya, kita malah stopin mobil n ngerekam babi itu di kamera masing-masing… Wkwkwkkwkw…. Ampe orang-orang desanya juga bingung ngeliat kita. Habis ngeliat babi, ga tau tiba-tiba papa gue ngeliat ada yang jual rambutan di pinggir jalan. Pasti udah kebayang kan apa yang bakal dilakukan bokap gue… Terjadi lagi pelelangan dan tukar menukar barang dengan uang.

Sampai di rumah, kita istirahat sebentar ‘n gue mandi. Habis itu gue nemanin papa gue ngembaliin mobil yang udah dipake ke rumah saudara gue. Nyampe di sono, papa gue ngobrol-ngobrol dulu. Tiba-tiba aja perut gue bergejolak luar biasa. Tidak tahan dengan penderitaan yang gue lalui selama kurang lebih 6 menit, gue langsung ke WC dan menembakkan bom nuklir ke sasarannya. Kena diare deh gue… Ampe pulang ke rumah, perut gue tetap bergejolak dan memberontak. Udah ah, tidur pagian aja…

Sun, Dec 31 2006
Woiiii, ini hari terakhir alias hari ke-365 dari 365 hari yang ada setahun ini. Dalam kurang dari 24 jam, tahun akan berganti. Hari itu, ketenangan gue tidur terganggu oleh panggilan papa gue yang nyuruh cepat-cepat bangun ‘n mandi. Memang sih hari ini ada rencana buat ke pantai Parai di daerah Sungailiat. Yang ikut pergi bukan cuma kita sekeluarga, tapi juga ada anak buah papa gue yang ikut ngerjain proyek. Maklum udah 1 bulan di sono ngerjain proyek masa ga seharipun ada waktu buat istirahat n jalan-jalan. Lagian kan ini hari libur Idul Adha. Banyak yang motong sapi n kambing lohhh…

Perjalanan ditempuh sekitar 50 menit buat nyampe di Parai. Ternyata Parai itu bukan cuma sekedar hamparan pantai yang luas kaya Penyusuk dan Mantung. Parai itu sebenernya sebuah beach resort dan banyak fasilitas di sono. Misalnya aja permainan banana boat, jet ski, trus paralayang, cafe di tengah pulau karang, dll. Kita masuk ke sono, trus foto-foto. Tiba-tiba seorang satpam mendekati ke papa gue dan bersabda “Bapak tadi masuk udah bayar ke front officenya belum?”

“Belum”

“Sebenarnya dikenakan biaya 25ribu per orang kalau mau masuk ke sini, berapa orang yang Bapak bawa?”

“6 orang, jadi maunya gimana?”

“Hmmm, sebenarnya Bapak harus bayar ke front officenya, tapi kalau mau dibayar langsung cuma kena 50ribu koq”

“Oh, 50 ribu ya”

Setalah itu terjadi pertukaran… eh, bukan pertukaran deh, tapi pemberian. Trus tuh satpam ngacir deh. Dasar ada maunya aja tuh satpam.

Udah puas foto-foto dan melihat pemandangan (yang menurut gue biasa-biasa aja), kita langsung keluar dari Parai. Di gerbang keluar resort nya, kita sempat dengar ada orang yang mau masuk dan berdiskusi ama orang Parai nya. Eh, ternyata benar tuh musti bayar 25ribu per orang kalau masuk secara resmi. Tapi kan kita masuk secara ga resmi alias diam-diam. Sebenernya mau dibilang diam-diam juga ga bener soalnya memang kita ga tau ada tarif gituan koq.

Perjalanan dilanjutkan ke Pangkalpinang (sekitar 120 KM dari Belinyu kalo ga salah). Rencananya sih mau ke pantai Pasir Putih di sono, tapi ternyata rasa lapar yang menjadi penghalang. Sepanjang jalan banyak rumah makan. Dan sepanjang jalan juga, rumah makan itu tutup semua gara-gara hari libur. Akhirnya kita mampir dulu deh ke rumah saudara yang ada di Pangkalpinang. Makan, ngobrol-ngobrol, bikin email buat saudara, trus kembali lagi ke Belinyu. Untung perut gue yang bergejolak kemaren ga bergejolak lagi hari ini.

Sampai di Belinyu, gue ama papa gue balikin mobil lagi trus langsung ke radio lagi buat bantuin orang-orang radio, soalnya mereka mau siaran langsung malam ini dari cafe yang ada di sono. Tapi karena peralatannya belum siap, kita musti merakit peralatannya. Akhirnya peralatannya selesai dirakit dan sukses dalam tahap percobaan walau ribet banget buat ngerakitnya.

Malamnya pas pergantian tahun, yang gue lakukan adalah TIDUR… Biar dikata tidur juga gue ga bisa tidur soalnya berisik banget malem itu.

Mon, Jan 1 2007
Hmmm, ini hari di mana gue harus kembali ke Jakarta. Paginya gue berangkat ke Pangkalpinang sama keluarga n satu saudara gue yang ikut pulang dari Jakarta ke Bangka kemaren itu loh… Yang pulang ke Jakarta itu cuma gue ama saudara gue, sedangkan mama ‘n dede gue masih di Bangka ampe tanggal 5 Januari. Yah, akhirnya kita berdua (gue ama saudara gue itu) berangkat dari Bandara Depati Amir di Pangkalpinang ke Bandara Soekarno-Hatta di Jakarta jam 11. Kita menggunakan pesawat Sriwijaya Air. Setelah tiba di Jakarta, kita malah mendengar sebuah pesawat Adam Air jatuh dan hilang di daerah Sulawesi. Ternyata tahun baru udah diawali dengan tragedi yang menyedihkan.

Yah, ini lah cerita perjalanan gue selama lebih dari 1 minggu di daerah Bangka. Cape juga bikin nih blog… Any comment?

This entry was last modified on: July 26th, 2007 at 1:56

End Year Journey: Part 1: The Arrival

Ohohohoho…. Akhirnya gue nyampe juga di rumah gue setelah seminggu lebih berada di Bangka, sebuah pulau di ufuk barat agak utara dikit dari Jakarta. Hmmm… Kayanya utaranya agak banyakan deh… Wkwkwkw… Ga penting lah ya.

Oke kita mulai ceritanya.

Sat, Dec 23 2006

Dua hari sebelum natal tiba tapi gue udah tiba duluan di Bandara Depati Amir, Pangkalpinang dengan pesawat Batavia Air. Kali ini gue pulang ke Bangka dengan dede n nyokap gue sama saudara sepupu gue. Udah lama gue ga pake pake pesawat buat bepergian, mungkin udah sekitar 5 tahunan kali. Klo ga salah inget terakhir kali naik pesawat itu waktu nenek gue meninggal dunia 5 tahun lalu. Ternyata udah banyak yang berubah dalam hal pelayanan penerbangan sekarang ini. Moso pas naik pesawat ga dikasi permen sih, trus buat snack nya cuma ada roti satu biji (ga enak) ditambah air minum yang bau nya tidak menyenangkan. Tapi sudahlah, katanya memang tiket untuk maskapai ini memang murah. (tapi menurut gue tetep aja mahal)

Dari bandara gue langsung dijemput ama bokap gue yang udah nunggu di sono n langsung menuju ke rumah saudara di Pangkalpinang juga. Habis itu kita berangkat ke Belinyu. Sekitar dua jam kemudian kita sampai di Belinyu. Setelah beres-beres, gue ama bokap gue ngantar saudara sepupu gue itu ke rumahnya. Setelah itu kita ke proyek tempat papa gue kerja sekarang. Setelah memonitor proyek bokap gue, gue diajak ke stasiun radio Debar 100 FM yang ada di dekat proyek bokap gue itu. Radio ini ama proyek yang lagi dikerjain ama bokap gue ini milik teman bokap gue. Tapi bokap gue sering manggil beliau “bos”. Hehehe… Tapi gue manggilnya “Pakpak”. Ternyata ruang siar di sono ga gede-gede amat.

Trus di sono gue kenalan ama anak Pakpak yang namanya Albert dan Dewi. Albert ini seumuran ama gue tapi sekarang lagi kuliah di Singapura. Kalau Dewi itu adiknya Albert dan juga masih sekolah di Singapura. Tapi gue lebih kenal ama Albert dibanding ama Dewi. Nah dari hari ini lah gue mulai bekerja sama dengan Albert untuk memodifikasi (alias mindah-mindahin program, CPU, dll) dari kantor ke ruang siaran trus ke ruang produksi. Tapi hari ini cuma ngurusin CPU yang ada di ruang siaran doank. Walau cuma ngurusin satu CPU tapi ampe jam 12-an boooow… Hari ini juga gue beberapa kali naik motor gede… Weeew… Keren juga motornya… Tapi ga cocok klo misalnya gue yang pake… Wkwkwkwkwk…

Sun, Dec 24 2006
Hari ini gue bangun jam 9 pagi. Tapi lumayan nyenyak koq gue tidurnya, padahal gue kira bakal susah tidur gara-gara ga kebiasa tidur di Bangka. Udah bangun pagi gitu, eh, malah disambut ama hujan gerimis. Hari itu gue dikenalin ama Manajer Debar FM tapi juga sekaligus sebagai Sekretaris dari Pakpak. Trus dia minta gue buat program untuk menghitung stok bensin, solar dan gas. Maklum Pakpak punya beberapa pom bensin dan tempat pengisian solar untuk industri n juga punya dealer gas di daerah Belinyu.

Gue ama Albert berkolaborasi untuk membuat programnya. Dia yang memberi ide, gue yang membuat programnya. Programnya akhirnya selesai hari itu juga. Untungnya waktu membuat program itu ga mati lampu. Maklum di Belinyu listriknya “byar-pret”. Kadang idup kadang mati sesuka hati. Lagipula gue ngerjain programnya pake laptop jadi klo mati lampu juga ga ngefek. Hehehe..

Mon, Dec 25 2006 – Tue, Dec 26 2006
Hari ini juga gue bangun jam 9 pagi. Ga tau kenapa tapi mending gue bilang aja sekarang bahwa setiap hari gue bangun jam 9 pagi…
Btw ini hari Natal yaa…. Wkwkwkw… Merry Christmas… Hohohoho…

Lanjutt!!!! Tengah malem kedengaran suara SMS di HP gue mulu… Pasti udah pada tau lah isinya apa… Hehehe…
Hari ini gue ama Albert tukar menukar PC yang ada di ruang produksi ama di kantor. Jadi seluruh komputer yang ada jadi terupdate semua deh. Lumayan mumet juga biznya musti ada yang diinstall ulang Windows nya. Trus musti backup data-data yang ada di dalamnya yang gedenya ga tanggung-tanggung, trus musti install program-program yang diperluin. Selama 2 hari tepatnya sih gue ama Albert ngutak-ngatik komputer yang ada di sono dan sini…

Wed, Dec 27 2006
Hari ini Albert ama Dewi berangkat ke Jakarta. Berangkatnya pagi pula jadi ga ketemu ama mereka berdua deh hari ini. Untuk sementara ini tugas selesai, tinggal membereskan beberapa kekurangan aja di komputer-komputer yang udah di-“upgrade” kemaren. Ternyata hari itu baru sadar klo ternyata ada data yang ga di back-up. Wakh, jadi ada tugas baru lagi nih : nyari data yang ilang itu. Weeew… Ga semudah yang gue bayangkan… Nyari pake program Data Recovery yang prosesnya perlu waktu lama (karena CPU nya lambat ditambah harddisk yang udah rada tua) n akhirnya ga menghasilkan apapun juga. Cape deh….

To be continued…

(Btw gue lagi rada mumet nih, ga tau kenapa bisa begini. Banyak pikiran tapi ga tau apa yang sedang gue pikirkan. Entah pikirang tentang tugas kuliah atau tentang “dia” yang nomor HP nya gue hubungin malah dibalas “nomor telepon yang anda putar salah” . Ditambah lagi udah lama ga ketemu “dia”… Kangennn!!! Wkwkwkwkwkw….)

This entry was last modified on: July 26th, 2007 at 2:27