I fell deeper

Semakin dalam kau memikirkan dia, semakin dalam pula rasa cinta yang tumbuh di dalam hatimu.

Hmm, ga tau apakah apa yang aku tulis itu benar tapi rasanya belakangan ini aku makin memikirkan orang yang aku sukai saat ini. >_<

Dua minggu belakangan, pikiran itu makin bertambah dalam. Dimulai dari saat ajang orientasi di SMA saya yang dulu. Dia saat itu menjadi salah satu panitianya. Entah mengapa selama 4 hari penyelenggaraan kegiatan tersebut aku selalu datang dan tak mau melewatkan saat kekerabatan di mana saya dapat melihat dan bertemu dia karena sesi ini diadakan di lapangan. Selama 4 hari itu, dia sempat menyapaku ketika melihat saya. Dia melakukan dengan senyum yang tentu saja membuatku makin bisa positif thinking. Beberapa kali pula aku menunggu dia pulang. Yah walaupun hanya untuk bertemu dan mengucap “bye” (tentu aja aku kecewa soalnya ga bisa antar dia pulang). Seperti biasa kalau ketemu dia pas pulang sekolah, dia selalu nanya “belum pulang?” :)

Kemudian hari Senen kemaren pada saat aku dan teman-teman selesai menonton film Transformer untuk yang kedua kalinya, aku bertemu dia di Citraland. Hal ini benar-benar di luar dugaan. Saat itu dia tidak melihatku dan aku harus memanggilnya beberapa kali sebelum dia menengok ke arahku. Saat itu hanya sepintas kata yang dapat kukatakan padanya.

Aku: “Hai”
Dia: “Hei”
Aku: “Lagi ngapain?”
Dia: “Ini mau nonton”
Aku: “Ooo, ya…”, terdiam sejenak, “Bye”
Dia: “Bye”

Hanya segelintir kata saja. Saat mengucapkan “bye” itulah rasanya aku merasa ragu untuk berpisah hanya dalam waktu singkat. Selain itu aku juga merasa dia agak ragu untuk mengucapkan “bye”. Sulit untuk dijelaskan dengan kata-kata. Ingin rasanya untuk berbicara panjang lebar waktu itu, apalagi sangat jarang aku bisa ketemu langsung dengan dia dan hanya berbicara berdua. Saat itu dia bersama dua temannya yang ada di depannya (sehingga mereka ga melihat dia sedang berbicara denganku) dan akupun sedang bersama-sama dengan teman. Rada ga enak lah kalau dia harus ketinggalan teman-temannya yang ga merhatiin. Aku juga ga enak sama teman-teman yang lagi nungguin dan jadi spectator untuk kegiatan sapa-menyapa itu. :p

Tapi apa yang kurasakan benar-benar menyenangkan dan membuatku bahagia. Sampai saat berada di Gramedia bersama teman-temanku, mereka mengatakan bahwa aku bengong melulu di toko buku itu. :) Hahaha… Ya bagaimana ga bengong? Kan waktu itu lagi senang-senangnya dan ga nyangka aja.

Perasaan ini makin dalam dari waktu ke waktu. Tapi entah sampai kapan aku harus menyimpan perasaan ini. Hanya saja aku memerlukan waktu yang tepat untuk mengakui perasaanku ke dia.

2 Responses to “I fell deeper”

  1. Hmmm.. :|
    Ternyata u yg blg bye duluan yah?
    Mau suruh gw comment apa lg?
    Emg c klo ketemu di jalanan itu susah.. Ingin bicara tapi kaki harus terus melangkah.. :))
    klo blm puas, lain kali ajak aja dia ke CL lg.. :)) jalan berdua aja.. Nah, sialhakan anda mengobrol sepuasnya.. :D

  2. btw waktu yg tepatnya itu kapan? :|
    “Sampai berfungus..” :|

Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

:alien: :angel: :angry: :-l :blink: :blush: :cheerful: :cool: :cry: :devil: :dizzy: :ermm: :face: :getlost: :D :happy: :heart: :kissing: :lol: :ninja: :pinch: :| :( :shocked: :sick: :sideways: :silly: :sleeping: :) :p :unsure: :w00t: :wassat: :whistle: ;) :x :bat: :beer: :cake: :camera: :cat: :clock: :cocktail: :cup: :dog: :email: :film: :kiss: :lightbulb: :note: :phone: :present: :rose: :star: :tup: :tdown: :wiltedrose: :unlove: