Archive for July 25th, 2007

Search Engine Optimization (Basic)

3 Comments General

Seringkali sewaktu anda membuka website, anda akan menemukan suatu halaman yang diakses dengan alamat URL seperti di bawah ini:

http://www.example.com/comment.php?pid=15&cid=371

Dari alamat itu dapat dibagi menjadi beberapa bagian yaitu :

  • www.example.com merupakan domain dari website.
  • comment.php merupakan nama halaman yang akan menjadi file yang diproses.
  • ? (question mark) merupakan pemisah antara halaman proses dengan parameter.
  • pid=15 merupakan parameter GET untuk diproses oleh comment.php. Dari paramter tersebut, pid merupakan nama parameter (parameter name), sedangkan 15 adalah nilai parameter (parameter value). Umumnya pid merupakan singkatan, bisa berupa page ID, atau yang sebagainya untuk mempermudah mengingat dalam proses pengolahan input di comment.php.
  • cid=371 merupakan parameter GET yang kedua setelah pid=15. Parameter ini dapat dibolak-balik dan tidak masalah dalam penempatannya.
  • & (ampersand) merupakan pemisah antar parameter. Dalam contoh di atas, parameter pid dipisah dari parameter cid.

Terkadang terdapat halaman yang membutuhkan parameter yang sangat panjang misalnya untuk verifikasi session. Dalam beberapa kasus, parameter yang terlalu panjang tidak akan optimal untuk dimasukkan di search engine seperti Google atau Yahoo. Selain mempersulit search engine untuk mencatat alamat tersebut, orang-orang juga akan kesulitan ketika menginput suatu halaman karena terlalu banyak tanda baca. Umumnya orang awam juga tidak mengerti maksud dari penggunaan tanda-tanda tersebut.

Oleh sebab itu, banyak website saat ini yang menggunakan teknik Search Engine Opmization (SEO) untuk mempermudah menginput suatu halaman ke dalam address bar.

SEO adalah sebuah teknik untuk mempermudah search engine seperti Google, Yahoo dan lainnya, untuk melakukan indeksasi pada halaman web. SEO dapat dicapai dengan beberapa cara, misalnya memperbaiki judul halaman web dengan kata yang lebih umum, menggunakan META tag yang berisi deskripsi dan keyword yang tepat, serta menggunakan alamat URL yang mudah diingat oleh banyak orang dan juga mengandung keyword yang umum.

Dalam tulisan ini, yang akan dibahas adalah SEO URL yaitu penerapan SEO pada alamat web yang umumnya agak sulit dilakukan karena cara ini harus digabungkan dengan programming (khususnya PHP).

Contoh SEO URL yang paling mudah adalah pada alamat setiap entry maupun halaman blog ini. Berikut ini adalah contoh alamat yang menggunakan SEO:

http://www.example.com/post-15/comment-371

Dengan menggunakan alamat di atas, search engine akan dengan mudah mengenali suatu halaman. Selain itu, orang juga dapat dengan mudah mengingat alamat tersebut dibanding menggunakan yang non-SEO. Selain hanya menggunakan alamat tersebut, ada pula beberapa web yang menggunakan “file palsu”, misalnya dengan membuat alamat di bawah ini:

http://www.example.com/post-15/comment-371.html

“File palsu” tersebut juga merupakan salah satu cara untuk mempermudah search engine mencatat suatu halaman.

Sayangnya teknik ini baru dapat diterapkan di server yang menggunakan Apache dengan tambahan fungsi Rewrite yang diaktifkan untuk menulis ulang alamat yang diminta (request) ke suatu halaman khusus. Penggunaan dan penulisan script SEO juga memerlukan pengetahuan bahasa PHP yang cukup karena alamat tersebut harus diolah dalam suatu file khusus.

To be continued…

This entry was last modified on: January 29th, 2008 at 20:40