Search Engine Optimization URL (Code)

Beberapa hari yang lalu sudah dijelaskan tentang apa itu Search Engine Optimization secara umum. Sebagai tambahan adalah bahwa SEO URL ini sering juga disebut sebagai Clean URL atau Friendly URL.

Sekarang dalam entry blog yang ini, saya akan membahas bagaimana cara memproses URL yang dimasukkan agar dapat diproses menjadi suatu halaman.

Pertama-tama, requirement yang diperlukan dalam membuat SEO URL adalah :

  1. Web-server Apache dengan modul Rewrite
  2. PHP
  3. File yang akan dialihkan dengan rewrite.

Setelah semua hal itu dipenuhi, maka yang harus dilakukan pertama-tama adalah membuat file .htaccess di root folder untuk mengalihkan semua URL yang dimasukkan ke dalam suatu file, misalnya index.php. Web-server Apache cukup pintar untuk membedakan URL yang harus dialihkan dengan URL sebuah file yang exists atau tidak perlu dialihkan. Berikut ini contoh dari .htaccess yang akan mengalihkan semua URL ke index.php

<IfModule mod_rewrite.c>
RewriteEngine On
RewriteBase /
RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} !-f
RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} !-d
RewriteRule . /index.php [L]
</IfModule>

Dari file tersebut bisa dilihat bahwa RewriteEngine dinyalakan. Kemudian RewriteBase untuk menandakan URL yang akan di-rewrite tersebut dimulai dari “/” atau root folder yang sama dengan .htaccess tersebut. Hal ini berarti semua URL yang di-request akan di-rewrite. Bila RewriteBase berisi “/folder/” maka hanya URL yang mengandung “/folder/” saja yang akan direwrite, misalnya URL “http://www.example.com/folder/test/”. Akan tetapi tidak untuk “http://www.example.com./test/page-1/”.

Kemudian RewriteCond berfungsi untuk membuat sebuah kondisi untuk rewrite. Dalam kasus tersebut, kondisi yang dicek adalah apakah URL yang di-request bukan file yang exists atau folder yang exists. Bila syarat tersebut terpenuhi, maka akan dilakukan rewrite sesuai dengan RewriteRule yang dalam contoh di atas menulis semua request ke file index.php yang terdapat di root folder.

Mengenai module rewrite ini dapat dilihat secara lengkap di http://httpd.apache.org/docs/1.3/mod/mod_rewrite.html

Setelah membuat file .htaccess, yang harus dilakukan berikutnya adalah membuat file index.php yang merupakan file yang akan memproses seluruh request yang dialihkan. Di dalam file ini harus dilakukan beberapa hal yaitu mengolah URL yang di-request, memecah request URL ke dalam beberapa bagian, misalnya domain, bagian 1, bagian 2, bagian 3, dan seterusnya yang dapat dilakukan melalui fungsi explode melalui PHP dan dipisahkan dengan tanda slash “/”. Bagian-bagian inilah yang akan diproses untuk menentukan halaman yang akan ditampilkan.

Itulah beberapa hal yang dapat saya jelaskan untuk membantu pembuatan sebuah situs dengan SEO. Semoga membantu.

This entry was last modified on: January 29th, 2008 at 20:29

Tagged with

Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

:alien: :angel: :angry: :-l :blink: :blush: :cheerful: :cool: :cry: :devil: :dizzy: :ermm: :face: :getlost: :D :happy: :heart: :kissing: :lol: :ninja: :pinch: :| :( :shocked: :sick: :sideways: :silly: :sleeping: :) :p :unsure: :w00t: :wassat: :whistle: ;) :x :bat: :beer: :cake: :camera: :cat: :clock: :cocktail: :cup: :dog: :email: :film: :kiss: :lightbulb: :note: :phone: :present: :rose: :star: :tup: :tdown: :wiltedrose: :unlove: