Archive for June, 2008

Kapankah WALL-E datang?

Setelah sempat ditunda-tunda sampai 1 minggu lebih, akhirnya kemaren keinginan buat nonton Kungfu Panda akhirnya terpenuhi juga. :D Awalnya aku sudah pesimis kalau akhirnya ga bakal bisa nonton film ini di bioskop berhubung batal mulu buat nonton bareng temannya. Bahkan hari Sabtu yang lalu juga sudah berada di antrian untuk membeli tiket XXI di Mall Taman Anggrek, tapi setelah antri selama 1 jam akhirnya tiket pun ga didapat karena sudah penuh. :(

Kesan setelah menonton Kungfu Panda ini sendiri adalah menganggumkan. :D Sebelumnya aku sering mengganggap film animasi tidak terlalu bagus dan worthed untuk ditonton di bioskop. Tapi setelah menonton Kungfu Panda ini, ternyata pernyataanku itu ga benar. Durasi film yang pendek pun tidak terasa karena alur cerita dan efek visual yang bagus. Ga nyesal deh nonton film ini.

Daftar film yang “must-be-watched” selanjutnya adalah WALL-E, sebuah film mengenai sebuah (seorang?) robot yang bertualang bernama WALL-E. Trailer film ini sendiri sudah cukup lama beredar, akan tetapi pemutaran perdana film ini sendiri di luar negeri adalah bulan Juni ini (dari Wikipedia dan sejumlah situs lainnya dikatakan 27 Juni 2008 alias besok). Sedangkan untuk Indonesia, film ini baru diputar di bioskop-bioskop pada tanggal 13 Agustus 2008. Informasi ini baru saya dapatkan dari koran Kompas tanggal 20 Juni 2008 kemarin melalui sebuah iklan.

Rasanya film ini juga cukup worthed untuk ditonton di bioskop daripada menontonnya dari DVD bajakan yang jelas akan banyak beredar karena jeda waktu rilis yang cukup lama antara rilis di luar negeri dengan di dalam negeri. Tema yang diangkat pun cukup jarang yaitu mengenai robot, padahal film animasi belakangan ini kebanyakan mengangkat mengenai manusia (khususnya superhero), hewan, atau serangga.

Yah, mungkin bagi orang-orang yang udah ga sabar buat WALL-E sih boleh saja nonton lewat DVD atau media bajakan. Walaupun waktu itu pada intro sebuah film sempat diputarkan WALL-E dan Eve yang ingin menonton DVD bajakan yang didapatkan dari bumi dengan kualitas yang jelek, dan itu menjadi iklan yang kocak dan cukup menyentil. :p Tentu aku sendiri juga ga menyarankan buat menonton dari DVD bajakan. ;)

Canon, oh, Canon

Siapa sih yang ga pernah mendengar lagu Canon in D, ciptaan Johann Pachelbell? Aku rasa sih semua orang sudah akrab sama lagu ini. Lagu ini pun amat sering, bahkan terlalu sering diputar dan dibawakan baik di TV, radio, games, atau konser-konser. Bahkan orang yang iseng-iseng main alat musik juga sering memainkan lagu ini.

Bahkan ga jarang ada orang yang menjadikan lagu klasik ini menjadi lagu favoritnya. :) Termasuk juga aku.

Bukan hal yang aneh pula bila menemukan lagu ini diaransemen ulang oleh orang-orang sehingga tidak terasa hanya “itu-itu saja”. Ada aransemen ulang yang tetap dalam genre klasik, ada pula yang menjadi lebih nge-beat, dan bahkan menjadi lagu rock. YEAH!!! Ada yang dimainkan di piano, ada juga dengan biola, ada dengan gitar akustik, dan bahkan ada juga dengan gitar elektrik. OW YEAHH!!!

Kemaren aku baru aja mendapatkan video lagu Canon dari YouTuve yang sempat didownload temanku. Aransemen Canon itu dibawakan dengan gitar elektrik dengan nuansa yang benar-benar rock. :D Satu kata: Keren :D Aku sampai memerhatikan video ini berulang-ulang. Wowowowowowo…

Lucunya aku sendiri sebenarnya sejak hampir 1 tahun yang lalu mendapat tablatur lagu Canon untuk gitar klasik. Dan selama itu aku terus mencoba memainkannya, walau sejauh ini ga berhasil karena aku ngerasa ada yang “salah” dari tablatur yang aku dapatkan dari internet itu.

Tadi sore aku baru saja mencoba memainkannya lagi menggunakan tablatur yang sama. Dan ternyata, BISA. :D Apa yang aku lupakan dan aku cukup ceroboh untuk tak kuteliti adalah bahwa nada pada setiap senar secara berurutan adalah E B G D A D, di mana urutan yang umum adalah E B G D A E. Yah, cuma salah di senar bas terakhir yang ternyata harus diturunkan dari E ke D. :( Pantas saja selama ini rasanya ketinggian. Alih-alih nyalahin tablaturnya, ternyata yang salah itu justru ketidaktelitianku sendiri. Hahaha… Padahal pada awal tablatur sempat tertulis “don’t forget to drop that D“.

Saatnya bermain Canon lagi! ^^ (padahal sekarang lagi ada ujian dan ada proyek :p )

This entry was last modified on: June 22nd, 2008 at 23:53

Firefox 3: Next Generation

Setelah 1 tahun lebih proses pengembangan Firefox 3 (Fx 3), akhirnya kemarin secara resmi Firefox 3 dirilis juga. Bahkan ga tanggung-tanggung, niat untuk memecahkan rekor dengan jumlah download software terbanyak dalam 24 jam pun ingin ditorehkan oleh Mozilla. Keren!!! :D

Saya akan sedikit membahas mengenai Fx 3 kali ini.

Firefox 3 on Acid3 Test

Dari sisi penampilan, perubahan yang ditunjukkan dari Firefox 3 tidak terlalu mengesankan bagi saya. Dengar-dengar dari situs lain, Fx 3 sudah mengintegrasikan diri dengan themes pada operating system yang digunakan. Misalnya pada Windows Vista, Fx 3 akan mengintegrasikan diri dengan themes Aero Glass-nya. Pada Mac OS X dengan themes Aqua-nya. Sedangkan saya, menggunakan XP themesnya masih seperti dulu dan bisa dilihat di screenshot di atas. Tombol Back sendiri diperbesar dan icon-icon diperbarui. Terlihat lebih simple dibanding Fx 2. Tapi apalah arti sebuah penampilan standard bila banyak themes yang unik yang tersedia. ;)

Selain itu juga dapat terlihat pada address bar-nya, perubahan signifikan telah ditanamkan dalam Fx 3 ini. Sama seperti Opera 9.5 yang dirilis beberapa hari yang lalu, Fx 3 juga menanamkan fungsi mencari keyword dari situs-situs web yang sudah pernah dikunjungi. Cukup masukkan sebuah keyword, Fx 3 otomatis akan menampilkan semua alamat, judul halaman ataupun bookmark yang mengandung keyword tersebut. Cukup membantu bagi yang ingin mencari halaman web yang pernah dikunjungi tapi lupa alamat web tersebut secara lengkap. :)

Favicon yang terdapat tepat di ujung kiri address bar dapat diklik untuk menunjukkan status website yang dikunjungi apakah terenkripsi atau tidak. Selain itu terdapat tanda bintang di sebelah kanan address bar yang berguna untuk melakukan bookmark secara cepat.

Beralih ke masalah back-end. Justru kebanyakan perkembangan Fx 3 adalah dari sisi back-end. Ratusan memory leak sudah ditutup dan ini terbukti dengan menggunakan Fx 3, browsing rasanya lebih ringan dan tidak terbeban masalah memory RAM yang terlalu banyak seperti Fx 2 terdahulu. Bahkan dengan banyak tabs pun tidak terlalu mempengaruhi kinerja Fx 3, padahal saat saya menggunakan Fx 2 dan membuka banyak tabs sekaligus akan menimbulkan lag atau not responding dalam frekuensi yang sangat sering. Begitu pula dengan kecepatan saat start-up Fx 3 yang lebih cepat dibanding sebelumnya.

Membuka halaman web pun terasa lebih cepat. Selain itu berdasarkan informasi yang saya baca di web lain, Fx 3 memiliki kecepatan 3-4 kali lebih cepat dibanding Fx 2 dalam hal pemrosesan JavaScript dan rendering web, dan 6-7 kali lebih cepat dibanding IE 7. Dan ini memang terbukti setelah saya menggunakan Fx 3 ini ke halaman-halaman yang menggunakan cukup banyak JavaScript seperti Yahoo! dan Facebook.

Yang tak kalah menarik adalah bahwa Fx 3 sudah mampu melalui tes Acid2 secara sempurna dan memperoleh nilai 71 dari tes Acid3. Hal ini berarti Fx 3 sudah cukup mendukung banyak standar web yang ditetapkan sebelumnya seperti CSS 2 dan JavaScript. Bahkan penggunaan CSS 3 yang masih belum secara resmi dikeluarkan juga terlihat lebih baik daripada Fx 2, terlihat ketika saya menulis entry ini. Button-button yang ditampilkan pada WordPress menggunakan border-radius dan ditampilkan oleh Fx 3 dengan sangat halus, tidak seperti Fx 2 yang masih terlihat alias atau kegagalan membentuk lingkaran pada salah satu pojok.

Saat installasi, ada sedikit masalah yang saya temukan. Beberapa bookmarks menghilang, bahkan dalam beberapa kasus teman saya semua bookmarks-nya menghilang. Kemudian tentu saja masalah addons yang belum semuanya diperbaiki untuk mendukung Fx 3. Dari 19 addons yang saya install di Fx 2, terdapat 8 addons yang tidak compatible dengan Fx 3. Dari 8 addons tersebut, 6 di antaranya dapat diupdate, sedangkan 2 sisanya tidak ditemukan update karena memang tidak berada di bawah kumpulan addons Fx 3 yang resmi. Dan kebetulan, saya memang men-disable ketiga addons tersebut sejak Fx 2 saya karena memang jarang digunakan. :p Add-ons terpenting bagi saya sendiri adalah Firebug yang digunakan untuk menganalisis desain web, sayangnya sampai saat ini masih berada dalam tahap beta walau dapat digunakan dengan beberapa bug.

Sejauh ini Fx 3 menunjukkan keunggulannya dan membuat saya cukup terpesona. Kehilangan bookmarks bukan menjadi masalah besar dan sebanding dengan kinerja yang saya dapatkan dari Fx 3. Dan yang paling seru adalah karena saya juga berpartisipasi dalam membuat rekor download Fx 3 terbanyak dalam 24 jam dan mendapat sertifikat untuk itu. Yah, walau tidak bisa digunakan untuk apapun, paling tidak sertifikat itu bisa jadi kenang-kenangan karena sudah ikut memecahkan rekor dunia. Saat saya menulis blog ini sendiri, jumlah download sudah mencapai 7,3 juta downloads dan akan terus bertambah untuk 1 jam ke depan. :D

What to say anymore? I’m speechless at least… :| :p

This entry was last modified on: June 19th, 2008 at 1:37

No spam mail anymore?

Apa yang dikatakan para ahli soal spam bahwa lebih baik kita tidak mencantumkan alamat email di manapun yang bisa terlihat secara umum adalah cara yang terbaik untuk menjaga email bersih dari spam dan juga privasi lebih terjaga ternyata tidak ada salahnya. Hal ini sudah cukup terbukti paling tidak untuk saya sendiri. :)

Sebelum saya menyadari mengenai permasalahan privasi dalam penggunaan email, saya cukup sering menampilkan alamat email kepada pihak umum secara terbuka. Akan tetapi sejak lebih dari setengah bulan lalu saya menghapus alamat email saya di beberapa situs yang bisa diakses oleh orang-orang umum seperti di Friendster. Selain itu saya juga mengubah format email untuk menyulitkan email harvester (bot untuk mengumpulkan alamat email) dalam mengenai alamat email saya misalnya dengan mengubah @ menjadi [at]. Kini efeknya pun sudah mulai terlihat.

Bila beberapa bulan sebelum saya sadar mengenai privasi email ini saya mendapatkan sekitar 3 sampai 4 spam setiap harinya (bahkan saya ingat pernah mencapai rekor 10 spam dalam satu hari), kini saya justru hanya mendapat 1 sampai 2 email spam di email saya. Perubahan yang cukup signifikan. :D

Mungkin bagi para pemilik email yang sering mendapatkan spam di emailnya bisa mencoba mencari alamat emailnya di Google. Cukup masukkan alamat email Anda sebagai keyword di Google, dan dari situ akan ditemukan website-website yang menampilkan alamat email Anda secara “mentah-mentah”. Bila Anda merasa memang pernah menulis alamat email tersebut di situs itu, coba untuk menghapus atau mengubahnya agar tidak mudah terbaca. Bila ternyata tidak bisa diubah sendiri, Anda bisa mencoba untuk menghubungi pihak webmaster atau administrator website tersebut untuk bantuan. ;)

Satu hal yang perlu diingat bahwa jangan menulis alamat email di sembarang tempat yang dapat terlihat publik secara langsung. Anggaplah bahwa alamat email itu adalah alamat rumah atau nomor telepon pribadi Anda sehingga Anda tidak memberikan email Anda kepada tiap orang yang tidak Anda kenal secara sembarangan. Kecuali Anda sudah tahu resikonya bila Anda memberikan alamat email Anda kepada orang yang tidak dikenal atau dipercaya, sama seperti bila Anda memberikan nomor telepon, alamat rumah, nomor kartu kredit Anda kepada orang yang belum Anda kenal dengan baik. Begitu juga bila ingin mendaftar di suatu website, usahakan untuk hanya menyerahkan alamat email Anda kepada situs yang terpercaya sehingga alamat email Anda tidak “dijual” kepada pihak yang tidak bertanggung jawab.

Selamat memburu alamat email Anda sendiri ;)

Opera 9.50

Setelah lama dinantikan oleh banyak pengguna internet, salah satu browser ternama yaitu Opera pada akhirnya dirilis dengan versi teranyar 9.50. Proses pengembangan Opera 9.50 ini sendiri memakan waktu cukup lama yaitu sekitar satu tahun dan telah melewati beberapa tahap release seperti Beta yang sudah dapat dicoba oleh end-user sejak beberapa bulan yang lalu.

Saya baru saja mendownload dan menginstall Opera 9.50 ini ke komputer saya. Dan di sini saya akan menceritakan sedikit mengenai perubahan terbaru Opera 9.50 ini. Berikut adalah gambar screenshot dari Opera 9.50. (Klik pada gambar untuk ukuran penuh)

Opera 9.50 on Acid3 test page

(more…)

New Emoticons Set

Semalam (lebih tepatnya pagi tadi soalnya saya sampai jam 3 pagi), saya iseng-iseng mengutak-ngatik blog saya. Niatnya sih mau nambahin fasilitas WYSIWYG (What You See Is What You Get) di bagian comment yang ada di tiap entry atau post. Saya pun segera meluncur ke bagian plugins di WordPress.org dan mencari plugins yang cocok untuk itu.

Setelah beberapa saat mencari, saya pun menemukan sebuah plugins. Akan tetapi plugins itu sendiri mengakibatkan error pada beberapa bagian sehingga saya mengurungkan niat saya sebelumnya untuk menanamkan fasilitas editor WYSIWYG di bagian comment. Pencarian pun berlanjut, dan akhirnya saya menemukan plugins yang menarik yang selama ini memang sedang saya cari juga yaitu plugins untuk menampilkan daftar smilies atau emoticons. :tup:

Ternyata yang saya dapatkan melebihi apa yang saya harapkan. Plugin yang bernama Smilies Themer ini bukan hanya menampilkan daftar emoticons default WordPress saja, tetapi juga dapat mengedit dan menambahkan bahkan mengganti emoticons asli WordPress dengan emoticons pilihan kita sendiri. Bahkan tulisan yang mau diubah menjadi emoticons juga dapat kita tentukan sendiri. :) Saat itu saya juga menemukan plugin yang mendukung plugin utama, yaitu Smilies Themer Toolbar. Guna plugin ini sendiri untuk menampilkan daftar emoticon di bagian visual editor yang ada di back-end, dan juga agar bisa menempatkan daftar emoticon di bagian manapun di bagian front-end.

Yah semoga saja dengan penambahan fasilitas ini, lebih banyak yang mau ber-comment-ria di sini lagi dan “menghidupkan” commentnya dengan gambar-gambar emoticon yang lucu itu. ;)

(more…)

This entry was last modified on: June 9th, 2008 at 12:21

Uneg-uneg soal forum BHK

Post ini cuma sekedar uneg-uneg aja buat apa yang terjadi di forum SMA-ku di forum.smabhk.com.

Yah buat saat ini memang aku udah ga terlalu aktif lagi di forum itu. Aku, yang masih menjabat sebagai administrator utama forum itu, saat ini masih mengunjungi forum itu secara rutin untuk mengecek apakah terdapat gangguan server atau laporan dari anggota forum mengenai aktifitas yang ada di forum itu. Hanya saja frekuensi mengirim post alias posting sudah jarang sejak tahun 2008 ini.

Tapi satu peristiwa merepotkan yang mengharuskan aku aktif lagi, paling tidak selama peristiwa ini berlangsung lagi berulang-ulang kali. Peristiwa apa sih yang membuat aku harus “aktif” lagi di forum itu?

(more…)

This entry was last modified on: June 7th, 2008 at 13:45