Archive for November, 2008

Keroyokan di film lokal

Bagi orang-orang yang berlangganan koran Kompas, pasti setiap hari bisa melihat pada halaman Klasika terdapat jadwal film-film yang diputar di bioskop 21 (XXI) dan juga Blitz Megaplex. Ada lebih dari 10 jadwal film yang terpampang di sana mulai dari film-film barat, terkadang terdapat film mandarin, tapi yang lebih banyak belakangan ada film-film lokal.

Di sini terlihat perbedaan mencolok bagaimana poster dari film lokal berbeda cukup jauh dibanding dengan film-film luar. Kalau diperhatikan pasti terlihat jika dalam poster tersebut terlihat banyak orang, umumnya lebih dari 6 hampir bisa dipastikan bahwa film itu adalah film lokal alias film yang diproduksi oleh anak negeri ini sendiri. Sedangkan kalau melihat poster film luar, yang terlihat umumnya hanya 2 sampai 3 orang pemain utamanya saja yang diperlihatkan.

Sebagai contoh, kita lihat saja Kompas yang diterbitkan hari ini, Minggu, 30 November 2008. Inilah beberapa daftar film beserta jumlah orang yang terpampang di poster film itu untuk jadwal bioskop 21 (XXI).

(more…)

Funny Indian Songs

Hari ini iseng buka-buka YouTube. Tiba-tiba teringat lagu lucu yang pernah diberitahu oleh temanku. Akhirnya setelah benar-benar ga ada kerjaan, aku buka saja related videos nya dan menemukan beberapa lagu yang tidak kalah lucunya. Bagi yang ingin tertawa dan terhibur, dengan syarat mengerti bahasa Inggris secara tertulis, silahkan nonton beberapa video di bawah ini. :) Cheers.

(more…)

This entry was last modified on: November 29th, 2008 at 6:44

Bangun lebih pagi, peraturan aneh lagi

Kalau ada pertanyaan seperti ini “Yang mana yang lebih dulu bangun, ayam atau anak sekolah?”, bila sekarang masih bisa dijawab “ayam bangun lebih dulu”, maka jangan terheran-heran kalau ayam belum berkokok, murid sekolah sudah berseragam rapi. Yap, mereka yang menimba ilmu mungkin akan bangun lebih pagi daripada matahari yang terbit di ufuk timur.

Lagi-lagi pemerintah membuat peraturan aneh lagi, walaupun aturan ini bukan untuk diterapkan di seluruh Indonesia melainkan hanya di Jakarta. Seperti yang aku tulis di atas, bahwa murid sekolah harus bangun lebih pagi lagi daripada saat ini sejak tanggal 1 Januari 2009 nanti. Kalau biasa Anda melihat kerumunan anak-anak sekolah pada sekitar pukul 6.30 pagi karena bel sekolah akan berbunyi pukul 7.00, maka nanti bersiap-siap melihat anak-anak yang berseragam rapi (dan mungkin sebagian kucel karena terburu-buru takut telat) pada pukul 6.00 karena mereka harus berada di kelas pukul 6.30 pagi. Dan sebenarnya aku sudah pernah menulis tentang hal ini setengah tahun sebelumnya karena memang sudah ada isunya sejak lama.

Pemerintah memutuskan memajukan jam masuk sekolah dari pukul 7 pagi menjadi pukul 6.30 dengan alasan mengurangi kemacetan di Jakarta. Katanya sih untuk membagi beban volume kendaraan bermotor yang ke kantor alias bekerja dengan yang bersekolah karena anggapannya karena banyaknya jumlah kendaraan untuk murid sekolah dengan yang berangkat ke kantor menjadi penyebab kemacetan di kota Jakarta yang tercinta ini. Selain itu pemerintah juga menganjurkan jam kantor di setiap bagian ibukota dibuka dalam waktu yang berbeda-beda sehingga beban jalan akan terbagi lagi. Hal ini juga ga berarti ketika terjadi pembagian beban ini, tidak akan terjadi kemacetan lagi, karena berdasarkan tulisan yang saya di Kompas (24/11), hanya terjadi pengurangan kemacetan rata-rata 10 persen saja.

(more…)

Words about misery and life

Kemarin, aku mendapatkan sebuah kabar bahwa seorang temanku, Jonly telah meninggal dunia. Walau aku sempat mengenalnya hanya waktu di bangku SMA kelas 1 dan ga begitu dekat, berita ini cukup mengagetkan juga karena meninggalnya secara mendadak. Mendengar cerita dari sana sini banyak yang bilang beberapa hari sebelumnya ia masih sempat kuliah tanpa ada masalah apapun alias keadaannya normal saja, akan tetapi tiba-tiba saja sudah ada berita seperti ini. Penyebabnya juga masih belum diketahui secara jelas sampai sekarang.

Belakangan ini aku menjadi sering mendengar berita-berita serupa dari orang-orang. Yap, mengenai kematian secara mendadak. Tanpa berpikir panjang, tiba-tiba saja kematian bisa menghampiri dan tanpa belas ampun langsung mencabut nyawa kita dengan berbagai macam cara yang mungkin tidak pernah terpikirkan sebelumnya. Apakah karena penyakit, apakah karena kecelakaan, apakah karena bencana alam, semua bisa saja terjadi. Dan tentu saja, kematian seperti ini membuat orang-orang dekat di sekitarnya menjadi shock berat dan sulit menerima itu. Bayangkan saja, belum sempat mengatakan selamat tinggal, tiba-tiba saja semua sudah berlalu.

Selain mengenai temanku, aku masih ingat cerita mengenai seseorang yang diceritakan oleh pacarku. Seorang teman dekat dari adiknya, yang tiba-tiba saja harus berpisah dengan cara yang tragis, membuat orang tuanya shock akan hal ini, dan membuatku berpikir bahwa sebenarnya apa tujuan dari kita dilahirkan di dunia ini. Dan waktu itu sempat juga ditunjukkan profile Friendster-nya, dan ketika melihat fotonya, aku sempat kaget juga karena di sana dia terlihat sangat ceria. Ironisnya, saat profile itu ditunjukkan anak itu sedang berulang tahun (atau mungkin sudah lewat beberapa hari), dan di sana banyak teman-temannya yang masih mengirimkan ucapan selamat.

Yah, paling tidak ia tahu masih ada yang mengingatnya walau ia sendiri sudah tiada di dunia ini.

Sebenarnya apa tujuan kita hidup di dunia ini? Apakah kita hidup hanya untuk mempersiapkan kematian kita yang bisa kapan saja terjadi? Apakah kita hidup untuk membuat orang lain sedih karena kematian kita, apalagi bila terjadi secara mendadak? Kemudian pikiran pun beralih, apakah kita bisa memutuskan rantai yang selalu berulang ini: sedih karena orang lain, dan kemudian membuat orang lain sedih?

I still don’t have the answer, at least for now. Dan mungkin masih belum akan mendapat jawabannya sampai nanti aku akhirnya harus berada dalam rantai itu.

Be an instant hacker in 3 hours?

Jalan-jalan ke mall rasanya kurang lengkap kalau ga mampir ke toko buku semacam Gramedia. Yah, walaupun hanya untuk melihat-lihat saja atau mengisi waktu sebelum nonton rasanya jalan-jalan ke Gramedia menjadi bagian ga terlupakan ketika pergi ke mall. Tengok kanan, tengok kiri, celinguk kanan, celinguk kiri, mencari buku bagus dengan prinsip “lihatlah buku dari covernya”. Tiba-tiba ketika sampai di bagian rak buku Komputer, terlihat buku yang didominasi oleh warna hitam dengan hanya sedikit warna putih di buku itu. Dan di situ dapat dilihat pada judulnya terdapat kata “hacking” atau “hack”.

Tidak sampai di situ. Karena merasa tertarik, akhirnya kita pun membeli buku itu dengan harapan setelah membaca buku itu kita bisa menjadi seorang “hacker” yang mumpuni dan terkenal di kalangan teman-teman karena bisa “meng-hack” suatu sistem komputer atau yang mudahnya website. Sampai di rumah, pembungkus pun dibuka dan buku mulai dibaca, dan dalam 3 jam tidak terasa sudah 100 halaman dilewati dengan membaca dan hampir mencapai cover belakang buku. Dengan semangat membara kita membuka sebuah halaman web yang tertera di buku, dan melakukan langkah-langkah yang tercetak di buku. Ketika webpage sudah selesai loading, ternyata halaman web yang tampil di komputer sudah berbeda jauh dengan yang di buku, bahkan langkah yang ditulis di buku sudah tidak dapat dilakukan lagi.

(more…)

Lynx Browser

Di era modern sekarang ini di mana internet menjadi bagian dari hidup manusia, infrastuktur dan software yang mempermudah pengguna dalam menjelajahi internet menjadi suatu hal yang penting. Software yang sering kita namakan sebagai web browser (atau disingkat sebagai browser saja) menjadi tidak terelakkan untuk mengakses suatu situs web di internet.

Banyak browser yang menawarkan berbagai feature, banyak pula yang mengklaim dirinya sebagai browser tercepat, teringan, teraman, terlengkap fiturnya, dan ter-ter-ter lainnya. Mulai dari Mozilla Firefox, Internet Explorer (IE), Opera, Safari, Google Chrome sampai browser-browser lain yang memiliki pangsa pasar yang tidak lebih dari 1% ikut berkompetisi menarik perhatian kalangan netters.

Dan ada satu browser yang agak menarik perhatianku, dan mungkin ini jawaban yang dicari-dicari bila ingin mencari browser tercepat, teringan, teraman walau ga lengkap fiturnya. :D Namanya Lynx. Inilah tampilan Lynx ketika membuka halaman etersoul.com ini:

Screenshot of Lynx Browser

Screenshot of Lynx Browser

Sebagian besar orang yang melihat screenshot browser ini pasti akan bilang “browser apaan nih?” atau “jangan becanda deh?” atau malah “hidup di jaman apa tuh yang bikin (ama yang pake) tuh browser?”. That’s okay. Tapi aku masih belum akan menarik pernyataan bahwa ini merupakan browser teringan dan tercepat yang pernah ada.

Bila sebagian besar web browser yang sehari-hari kita gunakan merupakan browser visual di mana semua aspek multimedia dapat ditampilkan di sana seperti gambar, lagu dan video, maka Lynx merupakan text-based browser yang berjalan di atas console (dalam contoh di atas adalah Command Prompt). Yap, itulah sebabnya browser ini sangat sederhana dan hanya menampilkan text saja. Dan juga browser ini tidak mendukung JavaScript ;)

Lalu buat apa memakai browser yang tidak bisa menampilkan multimedia seperti browser kebanyakan? Buat apa pula melihat website yang hanya terdiri dari text dan tulisan semata? Jawabannya untuk melihat tulisan-tulisan yang ada di web itu sendiri.

Browser yang mendukung multimedia umumnya memiliki fitur seperti CSS yang mampu menyembunyikan suatu baris text atau element. Maka melalui Lynx, semua text itu akan tampil apa adanya tanpa perbedaan warna dan manipulasi lainnya. Selain itu Lynx juga umumnya dipakai untuk mengetahui cara kerja suatu spider bot atau crawler dari search engine. Bot seperti Google Bot dan Yahoo menelusuri dan melakukan indexing akan suatu web dengan cara yang hampir sama dengan yang ditampilkan Lynx, yaitu hanya melihat text saja. Dari text-text tersebut, bot akan mencari dan mengikuti links yang ada di halaman itu. Dengan fakta tersebut, browser ini juga dapat digunakan bagi para web developer atau designer yang mementingkan kualitas struktur (semantik) suatu web dibandingkan hanya tampilan semata karena struktur yang baik cenderung akan menghasilkan index yang baik pada search engine. Powerfull, eh?

Selain itu, walau interface atau tampilan browser ini cenderung “kuno” atau “jadul” sebenarnya browser ini masih dikembangkan sampai saat ini, dan mungkin salah satu browser yang paling tua yang bertahan sampai saat ini karena browser ini dikembangkan sejak tahun 1992. Jadi jangan melihat kacang dari kulitnya saja. ;)

Tertarik mencoba browser ini?

This entry was last modified on: November 18th, 2008 at 19:12

Hati-hati mem-forward email

Maraknya berita yang mengerikan belakangan seperti eksekusi pelaku bom Bali, monster Ancol sampai krisis keuangan global membuat sebagian kalangan menjadi ketakutan dan kalang kabut. Berita ini muncul dari berbagai media, mulai dari televisi, koran, telepon, SMS dan internet. Khusus untuk SMS dan internet sekarang penggunanya harus lebih berhati-hati lagi dalam menyampaikan informasi ke orang lain. Salah-salah bisa-bisa Anda ditangkap dan dijebloskan ke penjara oleh polisi.

Yup, baru saja ada kasus seseorang yang menyebarkan email mengenai krisis keungan global yang berimbas kepada bank lokal yang ditangkap dan diancam hukuman pidana penjara. Dikhawatirkan bila email itu sampai tersebar luas dan menyebabkan kepanikan, orang-orang bisa saja menarik dana yang disimpan di bank beramai-ramai sehingga menyebabkan peredaran uang yang berlebihan di masyarakat, sedangkan bank sendiri menjadi kekurangan dana. Dan akhirnya diketahui bahwa niat sebenarnya dari penyebar email hanya iseng menyampaikan kabar yang ia dengar dari koleganya.

Masih ingat juga beberapa minggu yang lalu ketika trio pelaku bom Bali yang akan dieksusi, tiba-tiba saja marak muncul berita berantai mengenai ancaman ledakan bom melalui SMS di beberapa lokasi. Dan ujung-ujungnya pelaku penyebar berita yang meresahkan ini ditangkap tapi orang itu berdalih bahwa hal ini hanya iseng belaka.

Dan yang dulu sempat heboh juga adalah berita mengenai salah satu operator telepon selular yang katanya merupakan hasil dari sponsorship dari gereja setan dan juga SMS santet yang mengubah warna layar menjadi merah. Pada akhirnya pelaku penyebaran ditemukan dan dia mengakui bahwa ia melakukan hal ini hanya sekedar iseng kepada teman-temannya.

Ternyata bukan hanya penyebar awal saja yang bisa dikenai hukum pidana, akan tetapi orang-orang yang turut serta menyebarkan rumor meresahkan ini juga bisa ditangkap oleh polisi. Singkat kata, bila seseorang ikut mem-forward berita yang tidak benar, maka pelaku bisa ditangkap karena dianggap ikut serta menyebarkan teror yang meresahkan masyarakat.

(more…)

This entry was last modified on: November 18th, 2008 at 14:26