Archive for February, 2009

Sehat itu susah ternyata

Setiap orang pasti ingin dirinya sehat. Siapa sih yang mau dirinya sendiri sakit? Walau begitu tentu ada saja orang yang mau menginginkan orang lain sakit. Dan yang pasti bila sedang jatuh sakit, rasanya tidak akan pernah enak daripada saat kita sehat. Makan menjadi ga nafsu, mau pergi jalan-jalan juga susah, orang lain jadi terganggu, belum lagi kita sendiri merasa ga enak karena menyusahkan orang lain atau membuat orang lain khawatir dengan keadaan kita (tentunya bagi yang merasa menyusahkan atau membuat khawatir orang lain).

Kalau sakit itu susah, lantas bagaimana kalau sehat? Yah, tentu saja lebih baik menjaga kesehatan daripada jatuh sakit. Tapi siapa bilang kalau mau sehat itu bisa lebih gampang beraktivitas daripada waktu kita sakit? :) Paling ga, kalau sehat kita ga perlu ikut mengantri minum air kobokan tangannya Ponari dan Batu Bertuah karya JoKo Guling-Guling (who?) yang terkenal itu.

(more…)

Selanjutnya, apalagi?

Ga terasa sudah masuk ke semester 6 sejak 3 hari yang lalu. Hanya tinggal 1 semester atau tepatnya 1 tahun lagi untuk mencapai kelulusan dari Binus dan mendapat gelar, itupun kalau ga ada halangan sama sekali. Kalau aku sekarang bertindak sebagai anak SMA (sekalian mengenang masa SMA dulu), berarti aku sudah duduk di kelas 3 SMA dan menapaki semester kedua yang berarti Ujian Akhir Nasional (UAN) yang mengerikan bagi sebagian besar anak SMA itu sudah dekat. :pinch:

Dan memang sama seperti analogi anak SMA itu, aku pun harus semakin giat mengingat kesempatanku untuk memperbaiki IP sudah tinggal sedikit yaitu hanya semester ini dan semester selanjutnya yang merupakan semester terakhir. Selanjutnya bila anak SMA mulai mencari-cari di mana universitas yang akan dipilih, maka aku di sisi lain juga harus ling-lung karena pekerjaan apa yang akan aku cari. Apalagi sekarang ini sedang heboh-hebohnya yang namanya “krisis ekonomi global” yang melanda semua negara, ga terkecuali Indonesia. Selain itu juga harus bersaing dengan sekitar 1000 orang lulusan S1 TI Binus yang masih fresh graduate, belum lagi ditambah dengan puluhan ribu lulusan untuk jurusan yang sama dari perguruan tinggi lainnya.

(more…)

Berlomba-lomba mengganti tampilan Facebook

Ternyata memang benar animo pengguna internet di Indonesia yang berkeinginan mengganti tampilan layout Facebook seperti pada Friendster sangat besar. Sejak aku menuliskan mengenai “Adakah cara untuk mengubah layout profile di Facebook” pada tanggal 17 Februari 2009 yang lalu, tiba-tiba saja banyak blog serupa yang memberitahukan seputar cara mengubah tampilan Facebook melalui GreaseMonkey, Yontoo layer atau pun application yang ada di Facebook, walaupun tampilan ini hanya berlaku di pihak pengguna atau browser pengguna yang menginstall plugins saja.

Lonjakan traffic juga sempat terjadi di blog ini dari search engine seperti Google dan Yahoo!. Bahkan yang biasanya hanya 100 visitors dalam sehari bisa mencapai 200 visitors beberapa hari belakangan (dari data di WP.com Stats).

Dan sayangnya tidak semua blog atau situs yang menuliskan mengenai cara merubah tampilan profile Facebook menuliskan juga bahwa segala solusi yang ditawarkan hanya ditampilkan dalam lingkup browser pemakai, dan juga untuk sementara ini hanya berlaku untuk browser turunan Mozilla seperti Firefox dan SeaMonkey, serta Internet Explorer. Seperti biasa, biarlah pembaca yang menilainya setelah menggunakan solusi ini karena memang juga sudah banyak menyadari mengenai hal ini setelah mencoba solusi yang ditawarkan.

Last word, bagi yang sudah puas dengan hasil yang didapatkan walau hanya di browser sendiri, silahkan bermodif ria. ;)

This entry was last modified on: March 5th, 2009 at 13:41

Triple Problemo Solved

Ada 3 masalah di komputer yang berhasil aku atasi dalam 1 bulan ini, yaitu permasalahan berupa (1) berkedipnya layar monitor sesaat sampai paling kronis adalah layar monitor mati total tetapi CPU tetap menyala, (2) harddisk yang bekerja dengan lambat, atau malah bisa dibilang sangat lambat, (3) shutdown Windows XP yang lama pada waktu status-nya “Saving your settings”. Ketiga solusi ini setelah aku lihat memang agak sulit untuk dicari jawabannya jadi aku posting saja di sini dengan harapan bisa membantu yang mengalami kejadian yang sama.

Untuk masalah pertama yaitu berkedipnya layar monitor sudah berlangsung sejak lama. Layar monitor sempat mati selama kurang dari 1 detik dan kemudian nyala lagi, seakan-akan monitor sedang mengganti resolusinya. Kejadian ini semakin hari semakin sering sampai suatu ketika layar menjadi mati total sedangkan CPU masih menyala, bahkan menekan tombol reset pada CPU tidak berpengaruh untuk me-reboot komputer. Diagnosis pertama adalah masalah driver, tetapi setelah dicoba dengan driver terbaru dari Nvidia ternyata tidak ada perubahan (VGA yang saya pakai waktu itu adalah GeForce 6600GT).

Setelah mencari-cari di Google, dan di sana banyak orang memberikan solusi, yang kemudian dilanjutkan dengan mencoba segala solusi itu, ternyata tidak ada yang berhasil dan layar masih berkedip. Bahkan seringkali mengesalkan karena ketika monitor mati, tidak ada aktifitas yang bisa dilakukan selain mencabut aliran listrik atau menekan tombol Power dengan paksa, baru bisa memulai aktifitas dengan komputer lagi dan bersiap-siap dengan masalah yang sama. Dengan begitu, banyak pekerjaan yang tidak sempat di-save.

(more…)

Terms of Use Facebook yang kontroversial

Yap, Facebook lagi, Facebook lagi. Lagi-lagi Facebook, lagi-lagi Facebook. Apakah aku sebegitu fans berat dengan Facebook sampai-sampai menulis soal Facebook 3 kali berturut-turut? Ga juga, aku hanya pengguna biasa yang bisa dikatakan ga termasuk dalam kriteria kecanduan dengan Facebook (FB). Hanya kebetulan saja topik mengenai Facebook datang dan kemudian pergi silih berganti dan ini cukup menarik untuk dibahas.

Kali ini berhubungan dengan masalah Terms of Use yang dibuat oleh Facebook. Bagi orang yang belum tahu, Terms of Use atau Terms of Service — yang dalam bahasa Indonesia nya kurang lebih adalah Aturan Penggunaan atau Persetujuan Penggunaan — merupakan “kontrak” yang disediakan oleh penyedia layanan — termasuk juga FB dan situs lainnya — yang mengikat antara situs yang dipakai dengan penggunanya. Kontrak ini hampir sama dengan kontrak di dunia nyata di mana bila sudah “ditanda-tangani” maka kontrak tersebut akan mengikat kedua belah pihak.

(more…)

This entry was last modified on: March 5th, 2009 at 13:42

Adakah cara untuk mengubah layout profile di Facebook?

Bagi yang hanya ingin mendapatkan jawaban dari pertanyaan yang aku tulis di judul, maka jawabannya adalah: tidak ada, atau lebih tepatnya belum ada. Sejauh pengamatan saya, tidak ada cara secara native untuk mengubah atau mengganti layout Facebook (FB) seperti pada Friendster (FS) sampai tulisan ini diturunkan. Akan tetapi terdapat beberapa cara melalui application atau addons yang belakangan juga mendapat “reaksi keras” dari FB yang mempertahankan layout aslinya (baca di bawah untuk selengkapnya).

Lalu mengapa aku menulis tulisan ini? Bukan tanpa alasan tentunya, seperti biasa, selalu ada sebab dan akibat. Sebabnya adalah banyaknya orang yang mencari soal solusi masalah pengubahan layout pada FB agar (kemungkinan besar) menjadi seperti FS, yang notaben-nya merupakan salah satu situs pertemanan atau social networking yang paling populer di Indonesia hingga saat ini walaupun berangsur-angsur mulai turun penggunaannya dan sudah mulai berhasil disusul oleh Facebook.

(more…)

This entry was last modified on: March 5th, 2009 at 13:43

Say Bye to FS and FB Spam

Kalau Anda pengguna Friendster (FS) atau Facebook (FB), pasti Anda sering donk mendapat email-email dari kedua situs itu. Bahkan terkadang bukan hanya sering, bisa jadi seharian isi dalam email Anda bertambah hanya untuk FS dan FB ini, apalagi bila Anda orang yang tergolong “populer”.

Masalahnya terkadang email-email yang kita dapatkan itu tidak diharapkan terutama karena email tersebut sebagian besar merupakan email pemberitahuan atau notifikasi dari FS atau FB mengenai update atau perubahan yang terjadi pada account yang dimiliki. Misalkan saja ketika ada orang yang menulis comment atau testimonial di profile FS Anda, atau ada permintaan dari orang lain untuk menjadi teman, atau bahkan ketika ada yang memberi komentar pada foto di FB di mana Anda di-tag walau isi komentar itu bukan ditujukan ke Anda. Sebaliknya bila Anda sudah pasti mengecek kedua situs tersebut, baru kemudian mengecek email, maka bisa dikatakan bahwa email itu hanya email yang sia-sia belaka. Kecuali bila Anda seperti saya yang mengaktifkan notifikasi FB untuk mengetahui secara langsung melalui Yahoo! Messenger bila terdapat perubahan terbaru dari FB.

Oleh sebab itu, bila memang email ini ga diperlukan oleh Anda tetapi tetap dikirim ke email Anda, bisa dikatakan bahwa email tersebut merupakan email spam. Beberapa orang akan mengirimkan email itu ke kotak spam.

(more…)

This entry was last modified on: February 16th, 2009 at 2:15