Review Singkat Internet Explorer 8

Persaingan web kembali memanas dengan hadirnya browser-browser baru yang merebut perhatian, sebut saja versi beta Mozilla Firefox 3.5, Safari 4, Google Chrome 2 dan Opera 10. Dan kali ini seperti tidak mau ketinggalan dengan browser-browser yang sedikit demi sedikit menggerogotinya usage share nya, Microsoft pun meluncurkan Internet Explorer (IE) 8 setelah melalui beberapa kali tahap beta dan release candidate. Aku sudah sempat mencoba browser baru ini dan akan sedikit mereviewnya dari sudut pandangku sendiri.

Screenshot of Internet Explorer

Screenshot of Internet Explorer

Tampaknya perubahan front-end dari IE 7 ke IE 8 tidak terlalu banyak. Tampilan user interface masih mirip dengan IE 7 dan banyak fungsi-fungsi yang sama yang ditawarkan seperti IE 7 sehingga pengguna IE 7 tidak akan terlalu sulit beradaptasi dengan browser ini. Sejak dimulainya instalasi pun tidak terlalu merepotkan seperti ketika IE 7 pertama kali diluncurkan. Masih teringat bahwa saat instalasi IE 7 di awal-awal peluncurannya, Microsoft mengharuskan penggunanya melakukan validasi keaslian lisensi Windows yang terpakai sehingga menyulitkan IE 7 digunakan oleh para pengguna Windows bajakan (yang tentu membuat beberapa penggunanya memilih untuk menggunakan browser alternatif saja) walau akhirnya keputusan itu dicabut setelah beberapa bulan. Untuk IE 8 kali ini, pengguna tidak diharuskan melakukan validasi sehingga instalasi dapat dilakukan dengan cukup cepat dan mudah tanpa masalah berarti.

Bagi para pengguna pada umumnya, beberapa fitur yang berguna antara lain adalah fungsi pencarian dari address bar yang mengadaptasi dari browser lain seperti Smart Location Bar di Firefox, domain highlighter untuk menegaskan nama domain seperti yang terdapat di Google Chrome, InPrivate browsing yang berguna untuk berselancar secara “bersih” dan tak terlihat yang mirip dengan Incognito Window dari Google Chrome, dan fungsi pembagian proses untuk mencegah agar keseluruhan browser crash bila terdapat satu tab yang crash seperti yang ada di Google Chrome (ini salah satu fungsi yang membuat IE maju 1 langkah dibanding dengan Firefox). Keempat fungsi itu bisa membuat IE 8 disandingkan dengan fitur-fitur dari browser lain. Selain itu ditambah satu fungsi lain lagi yang bernama Compability View yang akan aku bahas di bagian berikutnya di bawah.

Setelah membahas masalah fitur bagi para pengguna, mari kita membahas beberapa hal bagi para developer web. Hasilnya, IE 8 menunjukkan kemajuan yang pesat, walaupun masih jauh tertinggal dengan yang lainnya dalam hal standarisasi web dan internet. Test Acid2 dapat dilalui dengan sempurna tanpa cacat melalui IE 8 dan menampilkan gambar smiley yang berarti IE 8 sudah mengalami kemajuan dalam mengikuti standar CSS, HTML dan beberapa hal lainnya. Akan tetapi, pada test standarisasi lainnya, IE 8 masih tertinggal jauh dari browser lain, bahkan browser Firefox 2 sekalipun yaitu pada Acid3 yang mementingkan standarisasi pada DOM dan Javascript (ECMAScript). Tetapi tetap saja akan memberi angin segar bagi para web designer dan web developer yang biasanya dipusingkan dengan layout yang berbeda dan hack-hack CSS yang harus diterapkan pada IE sebelumnya.

Tetapi bagi developer yang sudah membuat perlakuan yang “khusus” bagi IE 7 dan mendapatkan situsnya “babak belur” di IE 8, Microsoft juga menyediakan fasilitas Compability View yang membuatnya dapat menampilkan sebuah website selayaknya masih berada di IE 7, termasuk juga segala hal yang menyulitkan developer sebelumnya. Hal ini mengingat akan banyak pengguna yang bertahan di versi 7 sebelum pindah ke 8, bahkan pengguna versi 6 saja sampai sekarang masih cukup banyak. IE 8 juga menyediakan Developer Tools yang bisa digunakan oleh para developer untuk mengembangkan webnya seperti layaknya Firebug di Firefox dan Dragonfly di Opera.

Masih banyak fitur lain yang belum sempat aku coba dan mungkin ga akan aku coba untuk seluruhnya mengingat aku memang bukan pemakai IE sekarang ini, hanya meng-install-nya sebagai “keharusan” seorang developer dalam mengecek kompabilitas tampilan web yang aku buat. Secara umum aku memberi penilaian yang positif untuk browser ini. :tup:

Selain itu tampaknya Microsoft harus melakukan sesuatu yang lebih WAH untuk menarik kembali penggunanya yang mulai berterbangan ke pelukan browser lain, karena kenyataannya akan sulit bagi IE 8 untuk mendapatkan usage share dari pengguna Firefox yang sebagian besar memiliki loyalitas tinggi, terbukti dengan download Firefox 3 yang memecahkan rekor, kecuali kalau itu hanya angka palsu secara signifikan dan hakim dari Guiness dikelabuhi (dan juga karena saya salah satu orang yang loyal pada Firefox :D ). Paling tidak, pengguna dari pihak korporat masih akan bertahan dengan browser ini karena biasa memang ga punya pilihan lain selain menggunakan IE (karena biasanya komputernya di-protect supaya ga bisa diinstall sembarang software).

At last, tidak ada salahnya mencoba browser baru ini dan biarkan Anda sendiri yang menilai seberapa signifikan experience yang akan Anda dapatkan dari browser ini. :)

This entry was last modified on: March 26th, 2009 at 21:06

One Response to “Review Singkat Internet Explorer 8”

  1. Internet Explorer 8 is very good because it is as stable as Opera. I hate the previous versions of IE like IE6 because it hangs frequently. ~

Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

:alien: :angel: :angry: :-l :blink: :blush: :cheerful: :cool: :cry: :devil: :dizzy: :ermm: :face: :getlost: :D :happy: :heart: :kissing: :lol: :ninja: :pinch: :| :( :shocked: :sick: :sideways: :silly: :sleeping: :) :p :unsure: :w00t: :wassat: :whistle: ;) :x :bat: :beer: :cake: :camera: :cat: :clock: :cocktail: :cup: :dog: :email: :film: :kiss: :lightbulb: :note: :phone: :present: :rose: :star: :tup: :tdown: :wiltedrose: :unlove: