Review Buku: My Stupid Boss

Entah sejak kapan terakhir kali aku membeli buku buat diriku sendiri selain membeli majalah CHIP dan buku pegangan kuliah (ini pun terakhir kali beli di semester 2 :D ). Kemaren waktu ke Mall Taman Anggrek setelah nonton Dragonball: Evolution, aku menyempatkan diri ke Gramedia seperti biasanya. Di sana melihat-lihat buku dan akhirnya sempat baca sebuah buku berjudul My Stupid Boss karya Chaos@Work di salah satu rak buku. Setelah sempat membaca depan-depannya akhirnya aku tertarik membeli buku ini dan bergabunglah buku ini ke dalam kantong plastik Gramedia bersama dengan majalah CHIP yang baru aku beli. Dan inilah tampilan bukunya.

Selain gambar cover yang lucu, ternyata isi di dalam bukunya juga ga kalah lucunya.

Bercerita mengenai seorang karyawan asal Indonesia alias TKI yang bekerja di Malaysia. Ia bekerja di sebuah perusahaan yang dimiliki oleh seorang Indonesia juga. Walau sama-sama berasal dari Indonesia, ternyata hubungan antara karyawan dan boss ini tidak terlalu harmonis karena sering terjadi hal-hal yang membuat mereka harus ngadu keras kepala. Akhirnya sang karyawan ini pun membuat blog yang lantas dijadikan buku. Dan ga tanggung-tanggung, cerita di buku ini membuat tertawa dan juga kadang kesal kalau mikirin “apa jadinya yah nanti kalau boss gue sampe kaya gini?”.

Yang aku suka dari buku ini adalah gaya penulisannya yang lepas, lucu dan mengundang tawa, ditambah karena kebetulan memang ada kejadian lucu atau bahkan serius yang menjadi lucu sampai akhirnya dibukukan. Bagian yang paling aku suka adalah ketika si penulis menceritakan bagaimana dia menjadi “penerjemah” untuk buruh pabrik dari Bangladesh. Bagian ini membuat aku tertawa sampai rolling-rolling, ups, terguling-guling. :D

Mengenai nama penulisnya sendiri di buku ini dirahasiakan oleh penulisnya sehingga ia mencantumkan namanya sebagai Chaos@Work. Walau diangkat dari kisah nyata, banyak nama-nama di buku ini yang dirahasiakan seperti nama bos, nama perusahaan tempat ia bekerja, dan mungkin juga nama karyawan-karyawan yang bekerja di kantor dan pabrik. Yah, at least, hal ini menunjukkan itikad baik si penulis untuk tidak mencemarkan nama baik perusahaan yang “at least” telah membuat si penulis bisa mempublikasikan buku ini. Ga seperti review buku yang pernah aku tulis (walau belum pernah aku baca) yang berisi tentang sekolahku (dan juga menjatuhkan nama sekolahku) di mana penulisnya pura-pura bego seolah-olah dia ga sadar kalau nama samaran sekolah yang tertulis itu mirip sekali ama nama sekolahnya. Masih pake ngebantah pula kalau nama samaran itu ga ada hubungannya ama sekolahnya sendiri. Oh yeah, jadi melenceng deh gara-gara memori lama yang ngerusak. :|

Buat penulis bukunya yang tampaknya dekat juga dengan dunia internet, semoga sukses yah buat pekerjaan dan bukunya. Ini buku yang menghibur loh. :D Jadi, maju terus hadapi boss mu itu. Ga kebayang deh aku bisa tahan atau ga yah kalau dapat boss tempe macam gini. Hehehe… Ga nyesel beli buku ini, walaupun harganya bagiku agak mahal (mungkin karena aku jarang beli buku jadinya ga tau kalau harga buku sekarang sudah segituan :p ). Yah, sekali-sekali beli buku ga salah lah, apalagi buku yang menghibur dan inspiratif gini.

This entry was last modified on: March 29th, 2009 at 17:07

Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

:alien: :angel: :angry: :-l :blink: :blush: :cheerful: :cool: :cry: :devil: :dizzy: :ermm: :face: :getlost: :D :happy: :heart: :kissing: :lol: :ninja: :pinch: :| :( :shocked: :sick: :sideways: :silly: :sleeping: :) :p :unsure: :w00t: :wassat: :whistle: ;) :x :bat: :beer: :cake: :camera: :cat: :clock: :cocktail: :cup: :dog: :email: :film: :kiss: :lightbulb: :note: :phone: :present: :rose: :star: :tup: :tdown: :wiltedrose: :unlove: