Archive for March, 2009

Indonesian’s Idle

Fiuh, hari ini hari yang panas buat ngeblog dan berdiam diri di rumah. Rasanya pengen bergentayangan ke mall atau ke tempat mana gitu yang ada AC nya biar ga keringetan kaya gini mulu. Apalagi belakangan memang bener-bener ga ada kerjaan, pengen nyari duit, tapi ga ada duit yang datang. Adanya malah buang-buang duit sekarang. Mana bentar lagi duit ditarik lagi buat bayar SKS di Binus. Eyaaahhh… (_ _ !)

Kalau mau dibilang selama 2 bulan belakangan benar-benar nganggur ga ada proyek, rasanya jenuh banget. Dulu pas ada proyek kan seru tuh, ngoding-ngoding seharian di depan lappie, dari bangun tidur sampe sesaat sebelum tidur, dan berulang lagi esok harinya. Sekarang? Kayanya malah jadi ga produktif (menyedihkan) :(

Ngomong-ngomong soal idle alias nganggur, gue belakangan juga bingung ama banyak hal yang berhubungan dengan Binus, mulai dari sistem pembelajarannya, kejadian-kejadian aneh yang ada di sono, sampe orang-orangnya. Tapi seperti kebanyakan orang, gue bakal lebih senang ngomongin orang lain dulu dibanding hal lainnya, so ini lah yang ingin gue omongin. :D

(more…)

Bayar murah, mahal atau gratisan?

Suatu ketika ada orang yang bertanya kepadaku seputar pengembangan website.

Saya liat ada orang yang bikin web yang murah-murah begitu cuma beberapa ratus ribu sudah dapat fasilitas yang lengkap. Tapi kenapa kok yang ditawarkan dari beberapa developer lainnya bisa sampai berjuta-juta bahkan bermilyar-milyar?

Dan yang pasti hal ini selalu menjadi dilema bagi orang yang mau membuat web. Sama juga kasusnya ketika ada orang yang mau membuat sebuah software, memilih provider internet, atau hal-hal lainnya. Tentu bagi sebagian orang Indonesia, yang kemungkinan besar dipilih adalah yang paling murah, atau bahkan kalau boleh gratis alias ga membayar sama sekali.

Tentu bukan tanpa alasan bila seorang developer menawarkan sebuah website atau program dengan harga di atas “standar”, walau secara langsung ga ada standar dalam penentuan harga web. Standar ini bisa berubah-ubah sewaktu-waktu dengan negosiasi antara client dengan developer. Aplikasi yang dituliskan di sini dapat berupa aplikasi desktop, maupun aplikasi web, akan tetapi lebih ditekankan kepada aplikasi web.

(more…)

This entry was last modified on: March 8th, 2009 at 9:49

Perubahan terbaru wajah Facebook, segera

Baru saja masuk ke Facebook langsung disuguhi oleh sebuah pengumuman yang terletak di homepage-nya.

Changes to the Home page are coming soon
Learn about the new features ahead of time. This is happening soon; check out the home page tour now.

Seperti biasa, Facebook merupakan salah satu media social networking yang paling gencar melakukan update atau perubahan terhadap sistemnya. Dan kali ini Facebook akan merubah lagi layout homepagenya dengan layout baru yang dinyatakan lebih memberi kemudahan bagi para pengguna untuk mengetahui berita mengenai teman-teman dekatnya. Bahkan bukan hanya sampai di situ, Facebook bahkan menambahkan fasilitas mengupdate berita ini secara real-time, seperti apa yang terjadi di Facebook chat yang bisa menampilkan berita terbaru dari pengguna lain yang sedang chat dengan kita. Semuanya menjadi mungkin dengan teknologi AJAX yang memang sudah dimanfaatkan sepenuhnya oleh Facebook sejak lama.

Bila dilihat dari halaman tour untuk homepage barunya ini, tampaknya desainnya sedikit mengadopsi desain WordPress 2.7 yang merupakan salah satu platform blogging yang terpopuler saat ini, di mana filter-filter penting untuk berita dari aplikasi, teman, keluarga bisa diakses melalui menu sebelah kiri. Desain ini mengingatkan kita kembali kepada desain lama FB yang menuliskan daftar aplikasi yang kita gunakan di sebelah kiri juga, bedanya sekarang berfungsi sebagai filter feeds.

Dan tampaknya layout baru ini akan membuat Facebook menuai banyak kecaman lagi seperti ketika Facebook memutuskan melakukan migrasi dari desain lama ke desain baru sekarang ini, dan tinggal menunggu waktu sampai tiba-tiba muncul banyak Facebook dengan user yang beranggota jutaan yang menolak desain layout baru ini (padahal belum tentu semua yang bergabung itu merupakan pengguna-pengguna anti layout baru, mungkin saja cuma ikut-ikutan temannya atau menerima request atau invitation dari teman). Yah, hanya pengguna yang tidak bisa atau tidak mau beradaptasi saja yang akan melakukan itu semua, dengan kasus yang paling ekstrim adalah ga menggunakan Facebook lagi sekarang.

Toh lihat saja, setelah 1 tahun berlalu, jutaan orang membuat petisi mengenai desain baru Facebook sekarang, ratusan group anti layout baru Facebook dibuat, tampaknya pengguna Facebook malah makin banyak, dan tampaknya semua sudah hanya menjadi badai yang sudah berlalu sekarang, di mana para group dan petisi menjadi puing-puingnya.

Mari tunggu saja perubahan terbaru ini yang katanya akan diluncurkan “soon”.

Pesan tambahan: hati-hati bagi pengguna internet yang masih dibatasi oleh bandwidth dengan perubahan layout baru ini, kemungkinan akan terjadi pembengkakan bandwidth karena Facebook secara otomatis akan merefresh homepage secara teratur yang mungkin bisa menyedot cukup banyak bandwidth, terutama bila perubahan mencakup berita yang menggunakan gambar. Saran dariku, tutup saja halaman homepage Facebook bila memang ga digunakan, atau matikan fasilitas auto-refresh bila memang disediakan nantinya.

This entry was last modified on: March 5th, 2009 at 13:57

Spam dari Rusia

Beberapa hari belakangan aku mendapat spam berbahasa Rusia di inbox-ku di email yang terdapat di etersoul.com ini. Dan bukan hanya satu atau dua email setiap hari, terkadang bisa saja 3 atau bahkan 5 email dalam hanya satu hari. Padahal aku sudah mengubah format email yang terdapat di bagian footer supaya tidak mudah dibaca oleh spam bot. Spam ini berupa produk-produk yang menggunakan bahasa Rusia yang ga aku mengerti. Menggunakan filter email client Mozilla Thunderbird memang agak berhasil menanggulangi hal ini, akan tetapi tidak pada handphone yang aku aktifkan untuk mengecek email tiap 6 jam sekali, dan ini menjadi hal yang menyebalkan tentunya.

Entah mungkin spam bot yang memang sudah berevolusi sehingga bisa membaca string Javascript yang aku gunakan sebagai pengganti alamat email “mentah”, atau mungkin memang aku sudah agak terlambat mengganti karena memang aku baru mengganti dari format email yang “mentah” menjadi format yang ter-encode oleh Javascript. Karena memang aku baru mengganti formatnya sejak sekitar 3 minggu yang lalu.

Awalnya email ini bisa diblokir dengan membuat filter melalui CPanel. Aku membuat filter yang akan mendrop semua email yang berasal dari i7777i.com dan mail.ru, cara ini cukup berhasil, tapi hanya untuk beberapa hari saja. Setelah itu muncul email spam dari alamat lainnya, yang mungkin berasal dari .ru atau .com. Dan tampaknya mustahil untuk menyaring spam ini hanya berdasarkan alamat pengirimnya mengingat alamat pengirim bisa dimanipulasi.

Mungkin satu-satunya jalan adalah melakukan filter pada IP address pengirim yang berupa string 119.18.20x.xxx yang tampak di header setiap email. Entah apakah masih ada server email lainnya yang digunakan oleh spam bot ini, tapi paling ga aku masih harus melihatnya beberapa hari ke depan untuk memastikan filter yang aku buat berhasil karena sejauh ini memang hanya IP range 119.18.200.xxx dan 119.18.201.xxx saja yang digunakan untuk mengirim email bila dilihat dari header.

Kalau memang ternyata masih menerima spam ini, satu-satunya jalan adalah aku terpaksa menutup accountnya dan mengganti ke account email yang baru atau bertahan dengan spam-spam ini yang mungkin makin waktu makin banyak karena terdeteksi bahwa account email yang sekarang masih aktif.