Archive for February, 2010

Catatan Akhir Januari 2010

Ga disangka sudah 1 bulan lagi berlalu, dan kini kita sudah berada di penghujung bulan Januari 2010. Entah kenapa rasanya waktu sangat cepat berlalu dan 31 hari terasa sangat pendek sekali. Dan tentu cepatnya waktu yang berlalu juga sedikit banyak berpengaruh ke blog ini mengingat aku juga masih jarang menulis lagi di sini. Toh, yang jelas aku menjamin selama 1 bulan harus ada 1 tulisan yang aku buat di sini.

Ada beberapa hal yang terjadi di bulan ini dan cukup menarik untuk aku bahas di sini. Tetapi tentu saja karena isi dari entry ini hanya merupakan catatan akhir Januari 2010, maka semua yang aku tulis di sini hanya berupa rangkuman sederhana saja. Let’s get it on.

Mozilla Firefox 3.6 Namoroka

Kata pepatah, setelah 3.5, terbitlah 3.6 (pepatah baru dariku). Begitu juga kenyataan yang harus dilewati oleh Mozilla dengan merilis browser andalan mereka, Firefox 3.6 (Fx 3.6) yang memiliki codename Namoroka. Kehadiran Fx 3.6 ini aku rasa cukup disambut antusias, dan beberapa orang mungkin harus membiasakan diri dengan beberapa hal baru di sini, mulai dari behavior ketika membuka tab baru dan fitur mengubah skin dengan persona. Yap, 2 fitur baru ini merupakan fitur andalan dari Fx 3.6 ini.

Aku sendiri tidak menganggap fitur ini sebagai fitur baru, bukan karena fitur ini mencontek Google Chrome, tetapi lebih karena aku sudah menggunakan Fx 3.6 sejak Beta 1, serta menggunakan Persona sebagai sebuah addons ketika masih menggunakan Fx 3.5. Jadi ketika Mozilla meluncurkan Fx 3.6, semua sudah terasa tidak ada yang baru lagi.

Mengenai fitur lainnya seperti menambahnya kecepatan ketika membuka aplikasi Firefox sendiri tidak terlalu banyak terasa. Fitur notification untuk plugins yang baru hadir di versi ini cukup berguna ketika vendor plugins sudah merilis versi baru dari plugins nya. Kecepatan processing untuk JavaScript cukup terasa khususnya pada web yang banyak menggunakan AJAX, bahkan di web Chrome Experiment sekalipun walau masih tidak se-smooth ketika membukanya dengan Google Chrome. Beberapa fitur pada backend baru juga sudah bertambah seperti peningkatan kemampuan pada HTML5, CSS3 serta memperbaiki standarisasi yang ada dengan dicapainya poin 94/100 di Acid3.

Satu hal yang cukup menarik perhatianku adalah kesiapan addons ketika Fx 3.6 diluncurkan secara resmi. Bila dulu addons menjadi momok menakutkan bagi beberapa orang yang ingin mengupdate browser ini, kini addons sudah siap digunakan hampir sebanyak 90% ketika Fx 3.6 diluncurkan sehingga tidak perlu lagi takut untuk melakukan downgrade hanya karena banyak addons yang tidak bekerja di Fx terbaru ini.

Bila Anda masih menggunakan Fx 3.5, sebaiknya Anda mencoba mengupgrade ke Fx 3.6. ;)

Skripsi

Ah, memang yang paling menarik dan paling membuat deg-degan bagi mahasiswa yang sudah ada di semester-semester akhir adalah skripsi atau tugas akhir. Aku juga tidak terlepas dari hal ini. Mulai dari perasaan senang ketika beberapa hal sudah selesai, tetapi juga rasa takut yang mencekam sampai saat ini.

Untuk saat ini kelompokku sudah menyelesaikan aplikasi dan penulisan untuk skripsinya, dan hasil penulisan ini sudah dikumpulkan 2 hari yang lalu dalam bentuk softcover. Tapi memang ga semuanya bisa sempurna bahkan ketika sudah mengumpulkannya, soalnya masih ada beberapa yang ternyata kurang dari hasil terakhir tersebut.

Yang paling menarik selama pengerjaan skripsi ini, bisa terlihat orang-orang di angkatan dan jurusanku yang benar-benar berniat mengerjakan skripsi atau tidak, atau juga orang yang mengejar skripsi untuk sebuah gelar bernama “S.Kom” atau justru orang-orang yang berniat mendapat nilai bagus. Aku sendiri ga tau aku termasuk bagian yang mana, atau justru aku termasuk ke semuanya, relatif terhadap waktu dan kondisi yang ada kali yah.

Pada akhirnya kini yang harus kami lakukan adalah menunggu jadwal sidang pendadaran skripsi dikeluarkan dan berharap yang terbaik dari sidang tersebut. Entah napa aku jadi ingin cepat-cepat mengakhiri masa ini karena merasanya semakin lama berada di dalam keadaan ini, tekanannya semakin besar. Arghh, sudahlah, yang penting sekarang dapat S.Kom dulu, satu tujuan, satu konsentrasi, satu akhir. Huff… Daripada mengalami penyesalahan mendalam juga karena tujuan awalku ga tercapai, lebih baik aku mengubahnya dulu untuk sementara. Hehehe…

Kerja dan Masa Depan

Setelah selesai skripsi, lantas aku mau ke arah mana? Tentu saja wisuda terlebih dahulu. Inilah saat-saat yang paling ditunggu oleh setiap orang yang menyelesaikan program sarjana dan setelah melewati masa sulit selama 3 sampai 4 tahun lamanya. Bagi yang kurang beruntung atau yang memiliki jalan berbeda, mungkin mengalaminya lebih lama lagi.

Lantas setelah wisuda, mau ke mana lagi kita mengarahkan tujuan kita? Ketika masih SD, jelas kita akan melanjutkan ke SMP. Ketika di SMP, kita melanjutkan lagi ke SMA. Ketika SMA, beberapa langsung bekerja, sedangkan sisanya melanjutkan kuliah S1. Lalu bagaimana setelah kuliah S1 sudah selesai? Apakah lanjut ke S2? Atau justru bekerja terlebih dahulu? Atau malahan ga tau arah yang jelas dan memilih menganggur terlebih dahulu?

Tampaknya banyak orang yang mengalami dilema pada masa-masa seperti ini, dan tampaknya yang paling mengalami pembebanan dalam pikiran adalah orang-orang yang mencari kerja. Pekerjaan seperti apa yang diharapkan; gaji yang diinginkan berapa; tempat kerja di mana; lingkungan kerjanya seperti apa; semua ini menjadi momok yang menakutkan bagi sebagian orang. Sebagian sudah memiliki target yang jelas ingin bekerja di perusahaan tertentu, beberapa lagi pasrah di perusahaan manapun dia diterima asal bisa bekerja, beberapa lagi sudah memiliki harapan yang sangat tinggi untuk gaji dan lingkungan tertentu.

Aku sendiri? Hmmm, termasuk ke dalam golongan yang terlunta-lunta di tengah-tengah dalam hal bekerja. Inilah nasib karena pemikiran setelah 2 tahun belakangan menjadi programmer freelance: pengen membuat perusahaan sendiri. Tapi sampai sekarang masih belum jelas scope nya seperti apa dan harus berkonsentrasi di bagian apa. Jujur saja sih, banyak sekali orang yang mengajakku membuat perusahaan-perusahaan, sebagian besarnya berupa software house. Tapi untuk saat ini aku belum bisa menerimanya karena kebanyakan dari mereka pun tidak memiliki arah yang jelas akan dibawa ke mana “perusahaannya” itu. Hanya karena menerima sebuah proyek kecil, lantas kebanyakan dari mereka mengharapkan proyek-proyek besar dan prestius datang dengan cepat. Ditambah lagi dengan beberapa pengalaman yang sudah aku alami belakangan ini. Inilah kenapa aku tidak terlalu tertarik ketika ada orang lain yang mengajakku membuat “perusahaan” baru.

Tapi kita lihat saja bagaimana nanti selanjutnya karena di dalam pikiranku sendiri aku sudah memiliki beberapa rencana untuk masa depanku. Tinggal tunggu tanggal mainnya. ;)

Kesimpulan

Inilah beberapa hal yang menarik bagiku selama bulan Januari ini. Sama seperti sebelumnya, aku sudah menulis beberapa draft di blogku ini, tetapi di tengah jalan tiba-tiba terhenti begitu saja. Suatu waktu nanti aku akan mempublikasikannya bila sempat. Dan harapannya, pertengahan bulan Februari ini aku sudah agak bebas karena harusnya skripsiku sudah tuntas seluruhnya, dan tentu saja semoga mendapat nilai yang baik pula. Mari kita tunggu saja apakah tulisanku akan makin banyak di bulan Februari nanti. :D