Archive for the ‘Friendship’ Category

Leaving it behind

Hari ini entah kenapa saya kembali menceritakan soal pengalaman yang nyata kepada junior-junior alias teman saya di PMR. Rasanya seakan-akan memberi rasa pesimis kepada mereka bahwa untuk beberapa tahun ke depannya mereka tidak akan merasakan dan melakukan hal yang sama seperti yang mereka lakukan saat ini.

Bahwa masa SMA adalah masa yang paling indah ga akan pernah aku sangkal. Paling tidak masa SMA merupakan masa akademik yang paling indah dibanding kuliah, SMP atau SD. Mempunyai banyak teman, mengikuti banyak kegiatan, mengenal banyak orang, jalan-jalan dan nonton ramai-ramai dengan teman-teman SMA setiap minggu. Dan tidak sedikit pula yang sudah aku ceritakan mengenai SMA BHK dan PMR di blog ini. Bila aku diberi kesempatan untuk kembali ke masa SMA dengan kehidupan yang sama seperti aku masih berada di SMA dulu dengan teman-teman yang masih sama, aku ga mungkin menolaknya.

(more…)

A2121’s Blog

6 Comments Friendship, Internet

Ahh, sebelum lupa, ada yang baru bikin blog nih. Namanya Andriany, dengan nickname a2121 (saya ga ngerti maksud nicknya). Dia itu junior saya di PMR SMA BHK dan sekaligus jadi teman chat dan tumbal saya. :p Hahaha… (saya juga sering dijadiin tumbal ama dia. >_< Hahaha… )

Weblognya bisa diliat di a2121minded.blog.com dengan entry yang pertama kali dibuat tanggal 20 Oktober 2007. Yah, buat yang mampir ke blog saya, jangan lupa buat liat-liat blog dia juga. Anyway, tampaknya blognya ga punya fasilitas pingback. (_ _ !) Jadi kurang seru…

Tapi setelah di-comment sama orangnya sendiri (baca di bawah buat lengkapnya), ternyata dia juga udah buka blog baru di WordPress. Bisa diliat di a2121minded.wordpress.com.

That’s all. ;)

UPDATE:  Blog Andriany di a2121minded.blog.com telah dihapus dan semua aktivitas bloggingnya telah dipindahkan ke WordPress.

This entry was last modified on: December 22nd, 2007 at 1:05

The worst was worsen

Today was a bad day for me. My flu was getting worse than yesterday, and maybe today was the worst (and I hope it was because I just past it). Before, I always said that this condition just normal condition and wouldn’t disturb my daily activity but just for today, just one day, I felt very terrible to have this flu even just for a short time. The flu not only made my body weakens, but also disturbs my mind and my spirit for awhile.

It was begun yesterday when I felt that the flu got worsens. Yesterday my friends went to play DotA on an internet café near Binus campus and on the other hand I played Valkyrie Profile 2 : Silmeria on my friend’s boarding house (klo ga tau artinya itu ‘rumah kost’) and acted as a guard for his room (what the???). But it was okay as long as I could do it when I played. I even didn’t feel the time flow from 3 PM until about 6 PM and never thought that I got flu. The problem started when all my friends just came home from internet café. As I stopped my concentration on the game, I started coughing over and over. When I asked them about one of my friend, then no one answer my question as I was just an annoying people that was better not to tell me the answer. Yeah, that was a sentence that just was thought by me.

The next day (today), when I just got up from sleep, I realize that the flu got worse than yesterday. Then when I followed lecture on Anggrek campus, I started thinking negatively again. “Nobody ever care with me and my condition, now I’m alone. They are leaving me”. As there were two break times between three shifts of lecture, I didn’t go with my friends to food court. I preferred to stay on class room waiting the break time finished. Then the thought started to disturb my mind again, “Nobody want to talk to me”. In the fact, many people talked to me and I just keep silent and don’t say any word to reply them. For the second shift, I even didn’t say a word to anyone until the second break when I realized that it was wrong to have such thought. It was not everyone who avoided me, but it was me who avoided them. Then I started speaking to my friends until the lecture finished. Now I think it’s better for me not to surrender my mind and my spirit to my sickness. I have to think positively even when I get a sickness.

And the last, I hope that I can recover from this sickness as soon as possible. But today is a really annoying day. In fact, one of my friends did something annoying today. I just want to write it down on this blog, but after thinking for awhile I prefer not to write it at all.

This entry was last modified on: July 26th, 2007 at 2:01

Eragon!!! Hiks…

Huhuhuh… Sedih nian nasibkuwww… Rencananya hari ini (sebenernya saat gue posting nih blog gue harus bilang “kemaren”) mau nonton Eragon — film yang katanya keren ‘n se-genre ama LOTR. Awalnya mau nonton yang jam 3. Diundur jadi jam 5. Akhirnya ga jadi deh…

Padahal gue udah ngebet banget buat nonton Eragon. Udah ajak teman-teman dari segala penjuru dunia (ga ampe dunia lah yaaaa ) bahkan rada maksa juga sih. Hehehe… Bahkan kemaren gue sempat sedih banget dan berteriak sekencang-kencangnya (melalui Yahoo Messenger) ke teman gue yang juga ngebet pengen nonton n jalan-jalan (daripada kering di kost-kost-an).

Paginya gue berangkat dulu buat LnT di BNCC (alias latihan komputer. Tapi ga keliatan kaya latihan sih tadi ). Selesai latihan jam 1 sore gue ama Hery langsung ke kost Doddy. Yah, walau akhirnya sempat makan dulu karena ada yang kelaparan n katanya hampir pingsan gara-gara belum makan dari pagi (sapa tuh?). Sekitar jam 2-an akhirnya semua personil yang mau nonton berkumpul. Personil-personil tersebut terdiri dari gue sendiri, Doddy, Hery dan Ivan. Wekzzz… Padahal gue kira yang ikut bakal lebih banyak lagi.

Udah jam 2 lewat tapi masih belum berangkat juga ke Taman Anggrek (selanjutnya dibaca TA… wwkwkwkwkk… biz klo gue tulis “anggrek” doank bisa-bisa dikira kampus gue). Dan itu dilakukan demi menunggu Ivan buat mandi dulu… (jadi tumbal loeee…). Habis selesai nunggu “acara” Ivan, kita langsung jalan ke depan buat naik “Bee-ninety-one” alias B91 . Entah setelah melakukan perhitungan secara cermat, ternyata naik taksi lebih hemat dibanding dengan naik pesawat pembom itu, ekh, maksud gue metromini itu. Udah itu, supir taksinya rada mengerikan lagi. Bukan mengerikan gara-gara mukanya keliatan galak atau terlalu cute buat seorang supir taksi, bukan juga gara-gara nada bicaranya yang kasar, tapi gara-gara dia ga nyalain argometer nya. Bahkan dia bilang, “ya terserah aja deh mau bayar berapa. Pake harga yang biasa aja. Lagian kan udah sering.”

Nyampe di TA, sang driver bersabda lagi, “Yah terserah mau dibayar berapa. Lima belas ribu boleh. Dua puluh ribu juga boleh.” Yah elah, klo udah dibilang gitu mah ya tentu aja kita bayar lima belas ribu. Weeeew… Tau gitu kasi sepuluh ribu aja kali ya. Tapi kayanya sih nih supir memang baik (kayanya doank lohh). Jadi ga tega klo ngasi kekecilan. Tapi dengan demikian perhitungan yang dilakukan sebelum berangkat ke TA bener-bener akurat booooww… Lebih hemat, walau cuma ceceng doank.

Nyampe di TA udah jam 3 lebih, jadi kita ubah aja jadwal nonton kita jadi jam 5 sore. Sebelum beli tiket masih musti isi kocek dulu tebel-tebel, jadi kita semua pergi ke ATM deh buat ngambil duit. Langsung ngibrit ke “dua satu” di lantai 5 (ga tau kenapa namanya lantai 5, padahal gue itung semua lantainya ada 7 tuh). Di sono sudah banyak yang mengantri membeli tiket entah itu tiket Eragon, Deja Vu, ato film-film lainnya (mungkin juga tiket pesawat terbang buat pulang kampung). Tiba di barisan ke depan, kita langsung melihat ke arah layar monitor sang penjual tiket dengan rasa kagum karena banyak sekali noktah putih di layar monitornya. Yang lebih membuat kagum lagi itu ada dua noktah yang berkedap-kedip di bagian ujung dan paling depan. Kekaguman itu segera berganti kepada kekecewaan karena ternyata Eragon banyak banget fansnya. PARAHHHH….

Akhirnya apa yang kita lakukan hanyalah pasrah. Ga juga sih. Masa ampe ke TA cuma buat ngambil duit di ATM nya doank. Gile aja… akhirnya kita menghabiskan waktu di TimeZone bermain hal yang geje-geje dan setelahnya kita makan di McD. Biz itu ketawain orang yang jatuh-jatuh di permainan ice skating (ironisnya seharusnya kita yang diketawain klo kita yang main di sono ). Bahkan terkagum-kagum melihat seorang gadis berbaju putih yang lagi main iceskating juga. Hehehe… Bahkan ampe hampir kenalan boo… Tapi ga jadi biznya tuh orang langsung menghilang waktu kita mencari tempat yang lebih strategis buat memantau lebih dekat.

Jam 6 malem, kita pun pulang ke Binus dengan menggunakan taksi. Kali ini kita mendapat supir yang “super cool”, bahkan mungkin “too cool”. Hehehe… Kami pun tiba dengan selamat sentosa di Binus sebelum akhirnya berpisah buat pulang ke kediaman masing-masing.

Yah, gitu aja ceritanya…

Intinya :

  1. Lebih baik tinggalkan orang yang punya “acara” sendiri daripada orang itu mengganggu jadwal secara keseluruhan. Becanda lah… Masa sama teman gitu sih…
  2. Ngambil duit di ATM belum jaminan kita bakal bisa nonton atau masuk ke bioskop secara legal.
  3. Di TA itu bisa menjadi surga maupun menjadi neraka. Yaaa, surga bila tujuan kita berhasil. Neraka klo ternyata tujuan kita ga berhasil tapi kita bikin lagi tujuan baru yang ga jelas selama di TA.
  4. Ga semua yang lu dengar itu benar. Maksudnya, ga semua yang u pikir itu benar. Biar tuh cewe pake baju putih ‘n menghilang secara tiba-tiba, bukan berarti tuh cewe makhluk halus yang lagi cari cowo-cowo yang geje di TA buat dijadiin sesajen. (entah ada yang berpikir gitu apa kaga deh.)
  5. Ada berbagai karekter manusia yang akan ditemukan selama anda melakukan perjalanan dari Binus ke TA. Mulai dari supir taksi yang “aneh” tetapi baik hati, cewe yang tadi, serombongan anak SMA yang menarik hati teman gue ampe diliatin terus pas lagi makan di McD, ampe ketemu lagi supir taksi yang “cool”.

Selanjutnya,
Gue tetep pengen nonton Eragonnnn!!!!!

PS : Sedikit pengumuman, gue mungkin ga akan online dari tanggal 23 Desember 2006 ampe tanggal 1 Januari 2006 berhubung gue musti pulang kampoeng. Jadi yah, silahkan memberi komentar kepada blog-blog gue yang masih belum kalian komentari. Okeeee…? Thx…

This entry was last modified on: July 26th, 2007 at 1:47