Posts Tagged ‘addons’

Firefox 3.5 Review

Setelah sekian lama Firefox 3.0 dirilis, akhirnya update terbaru untuk browser yang naik daun ini kembali diluncurkan kemarin, tepatnya tanggal 30 Juni 2009. Dan seperti biasa, aku sudah mencobanya selama 1 hari untuk aktivitas normalku, seperti browsing, Facebook, dan web developing, dan di sinilah aku akan menceritakan mengenai browser terbaru besutan Mozilla ini.

Dari sisi interface atau tampilan tidak banyak berubah dibandingkan dengan Firefox 3.0. Semua tampilan seperti susunan tombol, icon standard serta layout menu tidak terjadi perubahan dan Anda tidak akan tahu apakah sedang memakai Firefox 3.0 atau sudah mengupdate ke Firefox 3.5 kalau hanya melihat dari interface.

Satu hal yang baru dari Firefox 3.5 ini adalah fitur private browsing yang sudah muncul terlebih dahulu di browser Google Chrome di mana para Firefox tidak akan meninggalkan jejak history atau apapun bila menggunakan fitur private browsing ini. Semua history, cookie dan data pribadi lainnya akan otomatis dihapus oleh Firefox bila menutup fitur ini. Bagi yang masih bingung ingin menggunakan “fitur porno” ini, bisa mengaksesnya melalui Tools > Start Private Browsing.

(more…)

This entry was last modified on: July 1st, 2009 at 19:42

Adakah cara untuk mengubah layout profile di Facebook?

Bagi yang hanya ingin mendapatkan jawaban dari pertanyaan yang aku tulis di judul, maka jawabannya adalah: tidak ada, atau lebih tepatnya belum ada. Sejauh pengamatan saya, tidak ada cara secara native untuk mengubah atau mengganti layout Facebook (FB) seperti pada Friendster (FS) sampai tulisan ini diturunkan. Akan tetapi terdapat beberapa cara melalui application atau addons yang belakangan juga mendapat “reaksi keras” dari FB yang mempertahankan layout aslinya (baca di bawah untuk selengkapnya).

Lalu mengapa aku menulis tulisan ini? Bukan tanpa alasan tentunya, seperti biasa, selalu ada sebab dan akibat. Sebabnya adalah banyaknya orang yang mencari soal solusi masalah pengubahan layout pada FB agar (kemungkinan besar) menjadi seperti FS, yang notaben-nya merupakan salah satu situs pertemanan atau social networking yang paling populer di Indonesia hingga saat ini walaupun berangsur-angsur mulai turun penggunaannya dan sudah mulai berhasil disusul oleh Facebook.

(more…)

This entry was last modified on: March 5th, 2009 at 13:43

5 Addons Firefox untuk Web Developer

Entah kenapa belakangan ini aku senang memakai angka dalam judul. Bila sebelum-sebelumnya menulis daftar untuk hal-hal yang berbau sosial, sekarang kita kembali lagi kepada hal yang lebih teknikal, seperti biasa yaitu berhubungan dengan web developing.

Kali ini aku akan menuliskan 5 add-ons yang cocok dipakai untuk membantu seorang web developer atau web designer dalam membuat web. Addons nya antara lain:

  1. Firebug. Melalui addons ini, kita dapat menampilkan dan melakukan perubahan HTML dan CSS on-the-fly sehingga tidak perlu melakukan editing pada halaman web, disimpan dan kemudian dibuka lagi. Selain itu juga terdapat fungsi terintegrasi untuk melakukan debugging JavaScript dan melihat DOM. Fungsi tambahan yang ga kalah menariknya adalah fungsi untuk menganalisa traffic suatu halaman web dan berguna untuk melihat file apa saja yang didownload ketika membuka suatu halaman web, bahkan menampilkan HTTP Header yang tidak bisa dilihat dengan cara biasa.
  2. Web Developer. Ketika addons ini diaktifkan, akan tampil sebuah menu di dekat location bar. Addons ini multiguna dan banyak fungsinya, mulai dari menampilkan batas dari suatu element, mematikan JavaScript, menghapus cookie, memanipulasi cookie, memanipulasi field dalam suatu form, menampilkan comment tersembunyi, bahkan untuk melakukan validasi suatu halaman HTML atau CSS ke situs W3C.
  3. ColorZilla. Sebuah addons yang memiliki tujuan utama sebagai eyedropper dan color-picker, yaitu mengambil warna dari halaman web atau memilih warna dari pallete yang ada. Warna ini kemudian akan diterjemahkan ke dalam hexadecimal RGB. Selain itu terdapat juga fungsi tambahan seperti DOM Color Analyzer untuk melihat semua warna yang bisa ditemukan di suatu halaman web dan juga fungsi zooming.
  4. FireFTP. Sebuah FTP Client yang dapat dipergunakan untuk mengakses file di internet dengan cepat. FileFTP terintegrasi secara langsung melalui sebuah tab Firefox sehingga navigasi menuju addons ini menjadi lebih mudah dan dapat menjadi alternatif dari FTP client lainnya seperti FileZilla.
  5. Dummy Lipsum. Sebuah addons untuk menggenerate text dummy yang dapat diletakkan di suatu halaman web tanpa harus bersusah payah menulis suatu artikel contoh maupun membuat tulisan asal-asalan yang tidak terlalu enak dibaca. Dummy Lipsum akan menggenerate mulai dari sejumlah kata, kalimat bahkan sampai paragraf dengan susunan kata yang bagus dan tidak acak-acakan sehingga akan membuat tampilan web contoh menjadi lebih baik.

Walaupun banyak addons lain yang berhubungan dengan web developing dan web designing, kelima addons di atas menurutku sudah cukup memberikan bantuan dalam proses pengembangan suatu web. Beberapa addons yang patut dipertimbangkan juga adalah NoScript (mendisable / enable JavaScript dengan cepat), SQL Injection (menginject seluruh field form untuk mengetes kemungkinan SQL Injection) dan User Agent Switcher (mengganti nama user agent / masking / spoofing).

(more…)

Firefox 3: Next Generation

Setelah 1 tahun lebih proses pengembangan Firefox 3 (Fx 3), akhirnya kemarin secara resmi Firefox 3 dirilis juga. Bahkan ga tanggung-tanggung, niat untuk memecahkan rekor dengan jumlah download software terbanyak dalam 24 jam pun ingin ditorehkan oleh Mozilla. Keren!!! :D

Saya akan sedikit membahas mengenai Fx 3 kali ini.

Firefox 3 on Acid3 Test

Dari sisi penampilan, perubahan yang ditunjukkan dari Firefox 3 tidak terlalu mengesankan bagi saya. Dengar-dengar dari situs lain, Fx 3 sudah mengintegrasikan diri dengan themes pada operating system yang digunakan. Misalnya pada Windows Vista, Fx 3 akan mengintegrasikan diri dengan themes Aero Glass-nya. Pada Mac OS X dengan themes Aqua-nya. Sedangkan saya, menggunakan XP themesnya masih seperti dulu dan bisa dilihat di screenshot di atas. Tombol Back sendiri diperbesar dan icon-icon diperbarui. Terlihat lebih simple dibanding Fx 2. Tapi apalah arti sebuah penampilan standard bila banyak themes yang unik yang tersedia. ;)

Selain itu juga dapat terlihat pada address bar-nya, perubahan signifikan telah ditanamkan dalam Fx 3 ini. Sama seperti Opera 9.5 yang dirilis beberapa hari yang lalu, Fx 3 juga menanamkan fungsi mencari keyword dari situs-situs web yang sudah pernah dikunjungi. Cukup masukkan sebuah keyword, Fx 3 otomatis akan menampilkan semua alamat, judul halaman ataupun bookmark yang mengandung keyword tersebut. Cukup membantu bagi yang ingin mencari halaman web yang pernah dikunjungi tapi lupa alamat web tersebut secara lengkap. :)

Favicon yang terdapat tepat di ujung kiri address bar dapat diklik untuk menunjukkan status website yang dikunjungi apakah terenkripsi atau tidak. Selain itu terdapat tanda bintang di sebelah kanan address bar yang berguna untuk melakukan bookmark secara cepat.

Beralih ke masalah back-end. Justru kebanyakan perkembangan Fx 3 adalah dari sisi back-end. Ratusan memory leak sudah ditutup dan ini terbukti dengan menggunakan Fx 3, browsing rasanya lebih ringan dan tidak terbeban masalah memory RAM yang terlalu banyak seperti Fx 2 terdahulu. Bahkan dengan banyak tabs pun tidak terlalu mempengaruhi kinerja Fx 3, padahal saat saya menggunakan Fx 2 dan membuka banyak tabs sekaligus akan menimbulkan lag atau not responding dalam frekuensi yang sangat sering. Begitu pula dengan kecepatan saat start-up Fx 3 yang lebih cepat dibanding sebelumnya.

Membuka halaman web pun terasa lebih cepat. Selain itu berdasarkan informasi yang saya baca di web lain, Fx 3 memiliki kecepatan 3-4 kali lebih cepat dibanding Fx 2 dalam hal pemrosesan JavaScript dan rendering web, dan 6-7 kali lebih cepat dibanding IE 7. Dan ini memang terbukti setelah saya menggunakan Fx 3 ini ke halaman-halaman yang menggunakan cukup banyak JavaScript seperti Yahoo! dan Facebook.

Yang tak kalah menarik adalah bahwa Fx 3 sudah mampu melalui tes Acid2 secara sempurna dan memperoleh nilai 71 dari tes Acid3. Hal ini berarti Fx 3 sudah cukup mendukung banyak standar web yang ditetapkan sebelumnya seperti CSS 2 dan JavaScript. Bahkan penggunaan CSS 3 yang masih belum secara resmi dikeluarkan juga terlihat lebih baik daripada Fx 2, terlihat ketika saya menulis entry ini. Button-button yang ditampilkan pada WordPress menggunakan border-radius dan ditampilkan oleh Fx 3 dengan sangat halus, tidak seperti Fx 2 yang masih terlihat alias atau kegagalan membentuk lingkaran pada salah satu pojok.

Saat installasi, ada sedikit masalah yang saya temukan. Beberapa bookmarks menghilang, bahkan dalam beberapa kasus teman saya semua bookmarks-nya menghilang. Kemudian tentu saja masalah addons yang belum semuanya diperbaiki untuk mendukung Fx 3. Dari 19 addons yang saya install di Fx 2, terdapat 8 addons yang tidak compatible dengan Fx 3. Dari 8 addons tersebut, 6 di antaranya dapat diupdate, sedangkan 2 sisanya tidak ditemukan update karena memang tidak berada di bawah kumpulan addons Fx 3 yang resmi. Dan kebetulan, saya memang men-disable ketiga addons tersebut sejak Fx 2 saya karena memang jarang digunakan. :p Add-ons terpenting bagi saya sendiri adalah Firebug yang digunakan untuk menganalisis desain web, sayangnya sampai saat ini masih berada dalam tahap beta walau dapat digunakan dengan beberapa bug.

Sejauh ini Fx 3 menunjukkan keunggulannya dan membuat saya cukup terpesona. Kehilangan bookmarks bukan menjadi masalah besar dan sebanding dengan kinerja yang saya dapatkan dari Fx 3. Dan yang paling seru adalah karena saya juga berpartisipasi dalam membuat rekor download Fx 3 terbanyak dalam 24 jam dan mendapat sertifikat untuk itu. Yah, walau tidak bisa digunakan untuk apapun, paling tidak sertifikat itu bisa jadi kenang-kenangan karena sudah ikut memecahkan rekor dunia. Saat saya menulis blog ini sendiri, jumlah download sudah mencapai 7,3 juta downloads dan akan terus bertambah untuk 1 jam ke depan. :D

What to say anymore? I’m speechless at least… :| :p

This entry was last modified on: June 19th, 2008 at 1:37