Posts Tagged ‘Arkavidia’

Bandung Lautan Coding

Judul di atas agak lebay karena Bandung sebenernya kota hujan (Bogor yah harusnya? :D ). Bagi yang sering chat lewat YM, pasti tau kalau selama 5 hari belakangan aku jarang online. Kalaupun online biasanya melalui eBuddy sehingga jangan bingung kalau message yang dikirim ga aku balas, karena nyampe ke handphone ku aja fifty-fifty.

Ceritanya ke Bandung ini buat ikutan lomba yang namanya Arkavidia yang diselenggarain himpunan jurusan Teknik Informatika nya ITB alias Institut Teknologi Bandung. Ada 2 lomba yang diselenggarain, yaitu Software Design dan Programming Contest (PC), tapi aku cuma jadi peserta programming comtest nya aja (cerita soal gimana bisa tiba-tiba ikut kaya ginian lagi bisa dibaca di entry-entry sebelumnya yah :D ). Lomba buat PC nya sendiri itu tanggal 4 April 2009, tapi kita-kita udah pergi ke sono tanggal 1 April 2009, berhubung supaya bisa berangkat bareng-bareng sama 2 tim yang ikut Software Design. Sedangkan untuk tim PC sendiri ada 5 tim yang masuk final sudah termasuk timku. Ditambah dengan satu penanggung jawab (yang ternyata dosen SisMul ku sendiri :| ), totalnya ada 19 orang yang berangkat tanggal 1 itu. Otomatis 5 hari ga ikutan kuliah dan lab dengan dispensasi tentunya, entah apakah bisa ikutan quiz susulan buat lab soalnya nilai praktek itu 100% dari quiz. :(

(more…)

This entry was last modified on: April 5th, 2009 at 22:43

Menuju Final

Setelah beberapa hari menunggu, lebih tepatnya 2 hari sih, akhirnya pengumuman finalis lomba programming Arkavidia yang diselenggarakan oleh ITB diumumkan juga. Tim yang aku bentuk bersama teman-teman satu sekolahku, Eta Carina ternyata tembus ke final walau harus mati-matian juga karena berada di peringkat 29 yang merupakan 2 terakhir yang masuk final dengan nilai 410. Pengumumannya dapat dilihat di situs arkavidia.com.

Entah harus senang atau bagaimana, bermodal pengalaman lomba sewaktu SMA dan belum pernah mengikuti pelatihan sebelumnya, kami akhirnya malah masuk ke final. Padahal sebelumnya aku tidak optimis kalau kami bisa masuk ke final semudah itu, apalagi melihat jumlah tim yang terdaftar berjumlah lebih dari 100 tim. Dan mengerjakan soal pun menggunakan metode barbar alias hantam saja kalau misalnya sudah menemui jalan buntu, maksudnya dengan coding tanpa memperhatikan efisiensi dan mungkin akan menghabiskan banyak memory dan waktu dari yang ditentukan.

Akhirnya mungkin harus mengikuti pepatah, sudah kepalang basah, sekalian nyemplung aja. Dan nyemplung bukan sekedar nyemplung, nanti di final harus lebih baik lagi, jangan sampai malah menjadi di peringkat terakhir alias turun lagi ke peringkat 30 dari 30 finalis. Dengar-dengar sih untuk semua finalis dari Binus akan disediakan fasilitas bus dan akomodasi dari pihak Binus nya untuk menuju Bandung. Yah, hitung-hitung lumayan lah ga perlu keluar modal. :D

Ayo berusaha lagi untuk final. :D Doakan semoga mendapat hasil yang bagus yah di final nanti, syukur-syukur masuk 3 besar. :D