Posts Tagged ‘bahasa’

Uneg-Uneg Mid 2016

Tengah malam di hari liburan, jadi ga tau apa yang mau dilakukan, padahal sekarang lagi libur lebaran. Akhirnya iseng-iseng implementasi SSL Let’s Encrypt di blog ini setelah udah pakai di tempat lain dalam satu bulan belakangan. Mumpung udah dipasang di blog ini, sambil lihat-lihat isinya yang makin ga karuan sama comment-comment yang entah sebenarnya cuma spammer atau orang-orang nyasar, jadi sekalian aja cerita-cerita pengalaman belakangan ini.

HelloBill

Umm, singkat cerita, saya mendirikan startup yang bergerak di dunia mobile POS (Point of Sales) dan fin-tech (finance technology) di platform iOS dan Android dengan nama HelloBill. Awalnya dimulai dari Juli 2015 bersama teman saya, Kevin Jeremy, dan juga salah satu kenalan yang saya kenal dari organisasi alumni SMA saya, Ponky Sutanto. Banyak suka duka selama 1 tahun ini, dan yap, sebagai orang yang udah pernah beberapa kali coba membangun usaha sendiri dan gagal, saya sendiri udah cukup mengerti resiko yang akan dihadapi. So, I try to enjoy the process of building this startup.

Kalau berminat tau lebih lanjut mengenai perusahaannya, buka aja hellobill.co.id. Belum banyak informasi sih karena masih kita kembangkan terus sampai saat ini, dan ada beberapa hal masih harus kita keep sendiri secara internal. But sooner or later, we will announce many interesting things.

Mohon doa restunya kalau berkenan. Hehehe…

Prominensa Technology

Ini sebenarnya nama perusahaan teknologi dan IT yang saya rintis dan bangun juga dari tahun 2014 lalu, tepatnya 1 Juni 2014 bersama teman-teman yang lainnya, bertepatan ketika saya mulai menyewa rumah di kawasan Tanjung Duren untuk coba usaha sendiri. But alas, it didn’t go well. Kalau dari analisa saya secara singkat, ada 3 faktor utama yang paling berpengaruh:

  1. Tim belum solid, kebanyakan masih part-time. Dan kalau pun full-time, projectnya belum sepenuhnya jalan.
  2. Modal yang kurang, boleh diakuin untuk bisnis di dunia IT memang harus punya modal yang cukup banyak, kecuali mau di level itu-itu aja, alias terima project freelance.
  3. Koneksi yang sempit. Kenyataannya aktor-aktor yang ada di dalam perusahaan ini semua dari latar belakang IT, jadi memang susah untuk punya teman dan pergaulan yang luas.

Sebenarnya mau dilanjutin lagi setelah HelloBill cukup stabil, tapi yaaaah, lihat lah. Mungkin juga nanti bikin perusahaan baru lagi dengan nama yang berbeda, tapi pengennya sih tetap pake Prominensa Technology karena kedengaran bagus dan keren aja.

Startup

Jujur aja, HelloBill bakal menjadi titik awal kesuksesan saya kalau memang ternyata akhirnya beneran sukses karena saya belajar jauh lebih banyak ketika membangun perusahaan ini, termasuk dunia korporasi dan management yang sebelumnya ga saya temui. Masih banyak ide-ide yang saya punya dan ingin saya realisasikan setelah HelloBill. Idenya apa? Ada deh… Kalau dikasih tau di sini nanti ga seru lagi. So, just wait and see.

Bahasa

Intensitas buat belajar bahasa belakangan ini agak kurang karena lumayan sibuk sama kerjaan di HelloBill. Tapi tetap, kalau ada waktu kadang-kadang saya masih tetap belajar juga, terutama Bahasa Jepang, Esperanto dan Spanyol. Belakangan (baca: 1 minggu ini) lagi keranjingan sama Bahasa Thailand. Untuk target sih tetap masih sama, akhir tahun harus bisa N4 Bahasa Jepang. 日本語を話します、でも少しだけ。笑

Akhir kata, Selamat Idul Fitri bagi yang merayakannya, mohon maafkan lahir batin kalau ada salah. Dan, yah blog ini akan tetap jarang diupdate, kalau lagi inget, sempat dan niat aja. Cau…

This entry was last modified on: September 7th, 2017 at 1:29

Portfolio: Jakarta Tourism Site

Sebagai sebuah situs yang dapat diakses oleh publik secara umum, saya ingin menunjukkan hasil kerja saya berupa situs pariwisata Jakarta. Proyek ini merupakan proyek pengembangan Content Management System multi-bahasa untuk Pemda DKI Jakarta melalui IT Directorate Bina Nusantara. Situs ini dapat diakses melalui jakarta-tourism.go.id.

Berikut adalah screenshot situs tersebut.

Enjoy Jakarta Screenshot

Enjoy Jakarta Screenshot

Situs ini dikerjakan sejak awal Desember 2008 dan diselesaikan dalam waktu kurang lebih 1 bulan. Menggunakan teknologi PHP 5, MySQL 5, Apache 2, dan dengan framework CodeIgniter. Desain dan layout dikerjakan oleh Herman, sedangkan saya mengerjakan bagian coding.

Fitur-fitur meliputi:

  • Multi bahasa (dapat menggunakan 2 bahasa bahkan lebih)
  • Fitur kalender, event dan news
  • Search dengan fasilitas full-text
  • Untuk backend tersedia fitur: file uploader (videos, images dan files), WYSIWYG editor, menu editor

Signature saya dapat dilihat pada header file dengan nama header HTTP X-Sig-Developed-By (untuk melihat header HTTP, dapat menggunakan addons Firebug atau Web Developer di Firefox).

This entry was last modified on: February 11th, 2009 at 22:57

Definisi pornografi menurut (sebagian) Pak Pejabat

Wuoooh, apa berita paling seru di Indonesia untuk 1 minggu belakangan ini? Kalau sering baca berita, pasti Anda akan menjawab RUU Pornografi yang disahkan menjadi UU Pornografi (disamping berita soal Obama vs McCain walau itu bukan berita dari Indonesia sih). Kenapa begitu heboh? Karena ada yang pro dan banyak yang kontra.

Flashback sedikit. Sekitar 1 tahun yang lalu sebenarnya RUU yang serupa sudah pernah dirancang, dengan nama yang berbeda dan aneh pula yaitu RUU Pornografi dan Pornoaksi. Entah dapat dari mana kata “pornoaksi” itu, padahal di Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBRI) saja belum dimasukkan kata “pornoaksi” itu. Kalaupun dijadikan Bahasa Inggris juga belum ada rasanya kata “pornoaction” atau semacamnya. Akhirnya RUU ini pun gugur dan kandas seperti kapal karam karena banyak yang menentang, mulai dari kalangan budayawan sampai kepada seniman.

(more…)

This entry was last modified on: November 3rd, 2008 at 2:40

Facebook: Bahasa Indonesia & Pirate

Ada berita baru lagi seputar perkembangan Facebook, yaitu terdapat pilihan Bahasa Indonesia. Kalau dipikir-pikir langkah Facebook ini cukup cepat mengingat pengguna Facebook dari Indonesia semakin meningkat bila dilihat dari peringkat ranking Alexa yang terus menanjak.

Setelah mencoba Facebook dengan Bahasa Indonesia, rasanya tetap saja aku merasa asing dengan bahasa sendiri. :D Banyak kata-kata yang cenderung kaku sebagai sebuah website social networking yang digunakan oleh banyak orang muda. Entah kenapa aku sempat membaca di forum diskusi untuk aplikasi Translation, di sana para translator menganggap bahwa pengguna Facebook cenderung orang yang “sudah dewasa”. Entah apa maksudnya dengan sudah dewasa itu, padahal untuk kalangan remaja juga cukup banyak. Hal ini yang mendasari menggunakan bahasa yang lebih formal seperti “saya” dan “Anda”.

Karena penerjemahan dilakukan oleh user dari Facebook itu sendiri, aku rasa itulah yang menyebabkan Facebook cukup cepat merilis bahasa Indonesia. Padahal bila dibandingkan dengan Friendster, Facebook memiliki frase dan kata yang unik dalam jumlah yang lebih banyak di tiap halamannya.

Pilihan untuk mengganti bahasa dapat dilakukan pada bagian bawah halaman Facebook. Dan dari sana terdapat cukup banyak bahasa yang sudah resmi diluncurkan maupun bahasa yang masih dalam tahap beta. Bahkan setelah mencoba melihat aplikasi Translation, terdapat juga Basa Jawa, walau kontributornya masih sedikit dan jauh dari tahap peluncuran resmi.

Yang menarik perhatianku adalah bahasa pembajak alias English (Pirate). Bahasa yang digunakan merupakan Bahasa Inggris dengan modifikasi yang lumayan amburadul dan cukup kocak. :D Bisa dikatakan bahasa slang tetapi bahasa slang yang ga standar sama sekali dan cenderung membingungkan bila baru pertama kali memakainya. Sebut saja friend menjadi “mate”, people menjadi “pirates”, network menjadi “fleets”, info menjadi “swag”, date of birth menjadi “First Set Sail” dan sebagainya. Banyak juga kata-kata yang mengandung huruf “r” digandakan menjadi “rrrrrr”. :D Pokoknya lucu dan memusingkan. :D

Lass and lad, ye’ must try these new language on th’ Facebook since it’s funny. ^^ Dun given up if ye feel dizzy after usin’ it. Dun forget to recruit many morrrrre matey to use tis pirates language and sailin’ on every port and corner usin’ this language. Thar be more oder language on next monthy me think. Ahoy to th’ new language. Arrrr!!!

This entry was last modified on: March 5th, 2009 at 13:46

Mainan baru: Google Translate

Nemu lagi nih mainan baru di internet. Hehehe… Namanya Google Translate. Bagi sebagian orang mungkin sudah tahu mengenai Google Translate ini, tapi yang membuatnya jadi seru adalah saat ini Google Translate menyediakan fasilitas translate atau penerjemahan dari Bahasa Inggris ke Bahasa Indonesia atau sebaliknya.

Setelah mendengar kabar ini dari salah seorang teman, aku pun langsung meluncur ke TKP. :D

Di sana ada dua kotak, yang pertama untuk menerjemahkan secara langsung kata-kata yang kita masukkan, sedangkan yang kedua untuk mengisi alamat website yang akan diterjemahkan langsung oleh Google Translate.

Dasarnya memang udah mau iseng, aku isi aja kotak pertama dengan kata:

Dewi Persik menunjukkan goyang patah-patah di sebuah pertunjukan Dangdut

Setelah diterjemahkan oleh Google Translate menjadi:

Dewi Persik, rocking shows broken-broken in a performance Dangerman

Dan saat itu juga aku ngakak melihatnya. :D Dan ga sampai di situ aja, aku masih sempat mencoba untuk mentraslate beberapa kalimat atau bahkan paragraf yang aku buat sendiri yang kadang menjadi lucu, tapi kadang juga dapat diterjemahkan dengan benar atau hampir benar dengan sedikit kecacatan.

Kemudian aku juga mencoba memasukkan http://etersoul.com/ ke kotak kedua dan beberapa saat kemudian muncul terjemahan dari Bahasa Indonesia ke Bahasa Inggris di halaman itu. Dan ternyata hasil terjemahannya jadi kacau balau, terutama karena banyaknya kata-kata yang ga dikenal oleh Google Translate ini. Beberapa diantaranya adalah kata-kata yang berimbuhan -ku atau ku- (aku) yang selalu tidak diterjemahkan. Dan beberapa kali juga aku ngakak melihat hasil terjemahannya. :D

Selain hanya iseng-iseng, setiap pengguna juga dapat membantu melakukan improvisasi terhadap fasilitas ini dengan menekan “Suggest a better translation” di bagian kanan bawah kotak pertama. Yah, diharapkan nanti Google Trasnlate ini ga cuma jadi mainan saja, tetapi bisa menjadi bagian yang serius yang bisa digunakan untuk mentranslate Bahasa Indonesia ke bahasa lainnya. ;)

Yuk, coba translate entry ini. :p Hahaha…