Posts Tagged ‘layout’

Perubahan terbaru wajah Facebook, segera

Baru saja masuk ke Facebook langsung disuguhi oleh sebuah pengumuman yang terletak di homepage-nya.

Changes to the Home page are coming soon
Learn about the new features ahead of time. This is happening soon; check out the home page tour now.

Seperti biasa, Facebook merupakan salah satu media social networking yang paling gencar melakukan update atau perubahan terhadap sistemnya. Dan kali ini Facebook akan merubah lagi layout homepagenya dengan layout baru yang dinyatakan lebih memberi kemudahan bagi para pengguna untuk mengetahui berita mengenai teman-teman dekatnya. Bahkan bukan hanya sampai di situ, Facebook bahkan menambahkan fasilitas mengupdate berita ini secara real-time, seperti apa yang terjadi di Facebook chat yang bisa menampilkan berita terbaru dari pengguna lain yang sedang chat dengan kita. Semuanya menjadi mungkin dengan teknologi AJAX yang memang sudah dimanfaatkan sepenuhnya oleh Facebook sejak lama.

Bila dilihat dari halaman tour untuk homepage barunya ini, tampaknya desainnya sedikit mengadopsi desain WordPress 2.7 yang merupakan salah satu platform blogging yang terpopuler saat ini, di mana filter-filter penting untuk berita dari aplikasi, teman, keluarga bisa diakses melalui menu sebelah kiri. Desain ini mengingatkan kita kembali kepada desain lama FB yang menuliskan daftar aplikasi yang kita gunakan di sebelah kiri juga, bedanya sekarang berfungsi sebagai filter feeds.

Dan tampaknya layout baru ini akan membuat Facebook menuai banyak kecaman lagi seperti ketika Facebook memutuskan melakukan migrasi dari desain lama ke desain baru sekarang ini, dan tinggal menunggu waktu sampai tiba-tiba muncul banyak Facebook dengan user yang beranggota jutaan yang menolak desain layout baru ini (padahal belum tentu semua yang bergabung itu merupakan pengguna-pengguna anti layout baru, mungkin saja cuma ikut-ikutan temannya atau menerima request atau invitation dari teman). Yah, hanya pengguna yang tidak bisa atau tidak mau beradaptasi saja yang akan melakukan itu semua, dengan kasus yang paling ekstrim adalah ga menggunakan Facebook lagi sekarang.

Toh lihat saja, setelah 1 tahun berlalu, jutaan orang membuat petisi mengenai desain baru Facebook sekarang, ratusan group anti layout baru Facebook dibuat, tampaknya pengguna Facebook malah makin banyak, dan tampaknya semua sudah hanya menjadi badai yang sudah berlalu sekarang, di mana para group dan petisi menjadi puing-puingnya.

Mari tunggu saja perubahan terbaru ini yang katanya akan diluncurkan “soon”.

Pesan tambahan: hati-hati bagi pengguna internet yang masih dibatasi oleh bandwidth dengan perubahan layout baru ini, kemungkinan akan terjadi pembengkakan bandwidth karena Facebook secara otomatis akan merefresh homepage secara teratur yang mungkin bisa menyedot cukup banyak bandwidth, terutama bila perubahan mencakup berita yang menggunakan gambar. Saran dariku, tutup saja halaman homepage Facebook bila memang ga digunakan, atau matikan fasilitas auto-refresh bila memang disediakan nantinya.

This entry was last modified on: March 5th, 2009 at 13:57

Berlomba-lomba mengganti tampilan Facebook

Ternyata memang benar animo pengguna internet di Indonesia yang berkeinginan mengganti tampilan layout Facebook seperti pada Friendster sangat besar. Sejak aku menuliskan mengenai “Adakah cara untuk mengubah layout profile di Facebook” pada tanggal 17 Februari 2009 yang lalu, tiba-tiba saja banyak blog serupa yang memberitahukan seputar cara mengubah tampilan Facebook melalui GreaseMonkey, Yontoo layer atau pun application yang ada di Facebook, walaupun tampilan ini hanya berlaku di pihak pengguna atau browser pengguna yang menginstall plugins saja.

Lonjakan traffic juga sempat terjadi di blog ini dari search engine seperti Google dan Yahoo!. Bahkan yang biasanya hanya 100 visitors dalam sehari bisa mencapai 200 visitors beberapa hari belakangan (dari data di WP.com Stats).

Dan sayangnya tidak semua blog atau situs yang menuliskan mengenai cara merubah tampilan profile Facebook menuliskan juga bahwa segala solusi yang ditawarkan hanya ditampilkan dalam lingkup browser pemakai, dan juga untuk sementara ini hanya berlaku untuk browser turunan Mozilla seperti Firefox dan SeaMonkey, serta Internet Explorer. Seperti biasa, biarlah pembaca yang menilainya setelah menggunakan solusi ini karena memang juga sudah banyak menyadari mengenai hal ini setelah mencoba solusi yang ditawarkan.

Last word, bagi yang sudah puas dengan hasil yang didapatkan walau hanya di browser sendiri, silahkan bermodif ria. ;)

This entry was last modified on: March 5th, 2009 at 13:41

Adakah cara untuk mengubah layout profile di Facebook?

Bagi yang hanya ingin mendapatkan jawaban dari pertanyaan yang aku tulis di judul, maka jawabannya adalah: tidak ada, atau lebih tepatnya belum ada. Sejauh pengamatan saya, tidak ada cara secara native untuk mengubah atau mengganti layout Facebook (FB) seperti pada Friendster (FS) sampai tulisan ini diturunkan. Akan tetapi terdapat beberapa cara melalui application atau addons yang belakangan juga mendapat “reaksi keras” dari FB yang mempertahankan layout aslinya (baca di bawah untuk selengkapnya).

Lalu mengapa aku menulis tulisan ini? Bukan tanpa alasan tentunya, seperti biasa, selalu ada sebab dan akibat. Sebabnya adalah banyaknya orang yang mencari soal solusi masalah pengubahan layout pada FB agar (kemungkinan besar) menjadi seperti FS, yang notaben-nya merupakan salah satu situs pertemanan atau social networking yang paling populer di Indonesia hingga saat ini walaupun berangsur-angsur mulai turun penggunaannya dan sudah mulai berhasil disusul oleh Facebook.

(more…)

This entry was last modified on: March 5th, 2009 at 13:43

Menata ulang layout chat di YM

Pernah mencoba Yahoo! Messenger versi 8? Masih ingat dengan layout chat di YM8 itu? Kalau masih ingat, maka layoutnya adalah seperti ini:

people_1: hai
people_1: apa kabar nih?
next_people: hai juga
next_people: baik2 aj koq
next_people: gimana kerjaan u?
people_1: yah, oke lah

Setiap kali mengirim message yang baru, maka tulisan akan diawali dengan nama sender atau pengirim message tersebut. Bagi beberapa orang, layout seperti ini merupakan layout yang paling nyaman karena bisa mengetahui siapa pengirimnya di setiap baris. Dan mungkin juga karena kebiasaan yang membuat layout ini masih disukai banyak orang.

Bagiamana dengan YM 9? Mulai dari YM 9, layout chat agak berubah dan menjadi semacam gangguan bagi pengguna-pengguna YM yang lama. Layoutnya dengan percakapan yang sama seperti di atas kurang lebih seperti ini:

people_1: hai
apa kabar nih?
next_people: hai juga
baik2 aj koq
gimana kerjaan u?
people_1: yah, oke lah

Bisa dilihat di atas bahwa penulisan untuk orang yang sama akan berada di bawah nama pengirimnya bila dikirim secara berturut-turut. Di satu sisi memang terlihat lebih rapi karena username menjadi agak berkurang jumlahnya, tetapi tentu saja orang yang terbiasa dengan layout YM 8 akan lebih nyaman menggunakan layout YM 8.

Lalu bagaimana cara mengubah layout itu pada YM 9? Caranya mudah saja. Cukup klik pada screen di jendela percakapan (bagian yang terdapat percakapan, bukan pada area mengetik), kemudian tekan Shift + 0 atau Shift + 3 untuk layout YM 8, Shift + 2 untuk layout YM 9, dan Shift + 1 untuk layout YM 9 akan tetapi dengan message pertama langsung di bawah nama penulisnya.

Perlu diketahui bila dalam jendela itu telah terdapat banyak message, maka proses untuk mengubah layout ini agak lama. Oleh sebab itu untuk mempercepat waktu mengubah layout, tutup dulu jendela percakapan, kemudian baru gunakan cara di atas.

Semoga membantu. ;)

A small change that can changes many things

Baru saja blog ini dimodifikasi layoutnya. Beberapa orang mungkin ga terlalu sadar bagian mana yang dimodifikasi, karena memang modifikasi yang aku lakukan ga terlalu besar dan ga mengubah layout secara keseluruhan.

Sebelumnya, ketika Anda membuka halaman yang hanya berisi 1 entry, maka halaman itu menggunakan tipe wide column atau singel column di mana hanya ada content saja tanpa sidebar. Tapi belakangan aku ngerasa kalau layout seperti ini, pengunjung akan sulit melakukan navigasi ke situs ini karena hanya ada beberapa link yang dapat diklik pengunjung yaitu navigasi, entry sebelumnya, entry sesudahnya dan related post. Padahal di sisi lain ada kemungkinan kalau seorang pengunjung “nyasar” ke satu entry di blog ini melalui search engine, padahal di blog ini juga ada entry yang dicarinya tersebut.

Akhirnya aku pun menambahkan sidebar di bagian pinggir halaman arsip sekarang. Hitung-hitung juga demi beberapa tracking script yang aku pasang di sidebar yang sebelumnya cuma muncul beberapa halaman. :) Dan ini menyebabkan under-estimate pada beberapa statistik yang dikumpulkan di website ini dengan menggunakan aplikasi lain seperti MyBlogLog.

Walaupun sekarang sudah memiliki navigasi tambahan di tingkat archive, masalah timbul pada performa blog ini. Karena melakukan loading terhadap sidebar, jumlah query pun meningkat dan memperberat kerja server. Di sisi lain dalam ketika sedang dilakukan loading tracking script juga menyebabkan halaman entry menjadi lebih lama muncul. Navigasi dibalas dengan performa. :(

Tapi memang itulah yang sering harus dikorbankan. Sama seperti men-develop suatu website, terkadang security yang tinggi menyebabkan performa berkurang dan terbatas.

This entry was last modified on: October 5th, 2008 at 22:49

Web browser compability in rendering webpage

2 Comments General, Internet

Membuat webpage bagi beberapa orang cukup mudah, apalagi menggunakan software yang berbasiskan grafis seperti Macromedia Dreamweaver (sekarang Adobe Dreamweaver) dan Microsoft FrontPage. Banyak web desainer pemula akan mencoba hasil pekerjaannya menggunakan satu web browser. Tapi yang kadang tidak disadari adalah belum tentu tampilan dari satu web browser mirip dengan web browser lainnya. Hal ini tidak akan terlalu menjadi masalah bila kalangan atau target pasarnya tidak terlalu besar dan luas atau untuk digunakan sendiri. Akan tetapi ketika masuk ke dalam tahap produksi (publikasi) di mana pengguna yang mengakses webpage itu berasal dari berbagai daerah, menggunakan berbagai browser, dan dengan pengalaman web yang berbeda – mulai dari pemula sampai profesional – tentu hal ini bisa menjadi masalah besar.

(more…)

This entry was last modified on: April 13th, 2008 at 1:44